Home / Aceh Barat / Pemerintah

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:43 WIB

Pemkab Aceh Barat dan DPRK Temui DPRA, Perjuangkan Anggaran Rumah Sakit Regional Meulaboh 2026

mm Tiara Ayu Juneva

Pemkab Aceh Barat dan DPRK Aceh Barat melakukan audiensi dengan DPRA di Banda Aceh terkait perjuangan anggaran pembangunan Rumah Sakit Regional Meulaboh, Selasa (6/1/2025). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat dan DPRK Aceh Barat melakukan audiensi dengan DPRA di Banda Aceh terkait perjuangan anggaran pembangunan Rumah Sakit Regional Meulaboh, Selasa (6/1/2025). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Meulaboh – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat bersama Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat melakukan audiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) terkait kelanjutan anggaran pembangunan Rumah Sakit Regional Meulaboh, di Banda Aceh, Selasa (6/1/2025).

Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM, Wakil Bupati Said Fadheil, SH, Sekretaris Daerah, Asisten II, Ketua dan Wakil Ketua DPRK Aceh Barat, Komisi IV DPRK, Kepala Dinas Kesehatan, manajemen serta Ketua Dewan Pengawas RSUD Cut Nyak Dhien.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Dampingi Wamen Fahri Hamzah Tinjau Pembangunan Rumah Susun Santri di Dayah Darul Qur’an Aceh

Sementara dari pihak DPRA, hadir unsur pimpinan DPRA, Wakil Ketua, Komisi V DPRA, para ketua fraksi, Sekretaris Dewan, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Aceh.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterima, anggaran pembangunan Rumah Sakit Regional Meulaboh belum tersedia pada tahun anggaran berjalan, sehingga Pemkab Aceh Barat meminta dukungan DPRA untuk memperjuangkan alokasi anggaran pada tahun 2026.

“Rumah Sakit Regional ini lahir pada masa Mualem menjabat sebagai Wakil Gubernur Aceh dan menjadi program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur periode ini. Bahkan, masuk dalam sembilan program cepat gubernur,” kata Tarmizi.

Baca Juga :  Bupati Aceh Barat Instruksikan Camat Larang Lomba Panjat Pinang

Ia menargetkan Rumah Sakit Regional Aceh Barat dapat diresmikan pada tahun 2028. Untuk mewujudkan hal tersebut, kata Tarmizi, dibutuhkan anggaran sebesar Rp80 miliar pada tahun 2026, kemudian dilanjutkan dengan skema multiyears sebesar Rp150 miliar pada tahun 2027 dan 2028.

“Jika nantinya sudah diresmikan dan diserahterimakan kepada daerah, maka menjadi kewajiban pemerintah daerah untuk mencari dan menyiapkan sumber anggarannya,” ujarnya.

Baca Juga :  Aceh Barat Fokus Genjot Sektor Produktif di Tahun 2026

Dalam audiensi tersebut, Tarmizi mengungkapkan bahwa pimpinan DPRA, pimpinan fraksi, serta Komisi V DPRA menyatakan komitmen untuk memperjuangkan anggaran dan menyelesaikan pembangunan Rumah Sakit Regional Aceh Barat.

“Kita berharap Rumah Sakit Regional Aceh Barat bisa diresmikan pada tahun 2028, sebelum berakhirnya masa pemerintahan Gubernur Mualem dan Wakil Gubernur Dek Fad,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, Tarmizi menyebutkan bahwa dalam waktu dekat pimpinan DPRA akan bertemu langsung dengan Gubernur Aceh, Mualem, guna membahas kelanjutan pembangunan Rumah Sakit Regional Aceh Barat.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Fadhlullah Silaturahmi dengan Direksi PT. PIM, Tegaskan Dukungan Pemerintah Aceh untuk Pengembangan Perusahaan

Aceh Barat

Isi Kekosongan Jabatan, Bupati Aceh Barat Tunjuk Plt Kadis Pertanian dan Sekretaris Dinas Pangan

Aceh Besar

Kadis Pertanian Aceh Besar Ikuti Rakor Monitoring Percepatan Optimalisasi Swasembada Pangan Nasional

Aceh Barat

Malam Renungan Suci Teuku Umar ke-127: Bupati Tarmizi Ingatkan Generasi Muda Akan Nilai Perjuangan

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Dampingi Kepulangan Banleg DPR RI Usai Kunker di Aceh

Aceh Barat

Dorong SPBE Lebih Optimal, Pemkab Aceh Barat Gelar FGD Penyusunan Dokumen Pemerintah Digital

Aceh Barat

Polsek Kaway XVI Gelar Gerakan Pangan Murah, 400 Sak Beras Subsidi Ludes Diserbu Warga

Pemerintah

HUT ke-80 RI, Gerakan Pangan Murah di Banda Aceh Bantu Masyarakat Dapatkan Sembako