Home / Aceh Barat / Pemerintah

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:47 WIB

Isi Kekosongan Jabatan, Bupati Aceh Barat Tunjuk Plt Kadis Pertanian dan Sekretaris Dinas Pangan

mm Redaksi

Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, MM menyerahkan SK Plt Kepala Dinas Pertanian kepada Hendra Marsidi, S.TP di ruang kerja Bupati, disaksikan jajaran pejabat Pemkab Aceh Barat, Selasa (6/5/2026). Foto: Dok. Istimewa

Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, MM menyerahkan SK Plt Kepala Dinas Pertanian kepada Hendra Marsidi, S.TP di ruang kerja Bupati, disaksikan jajaran pejabat Pemkab Aceh Barat, Selasa (6/5/2026). Foto: Dok. Istimewa

Meulaboh – Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura kepada Hendra Marsidi, S.TP, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian.

Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menunjuk Diana Verawati, S.Pt, yang menjabat sebagai Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan, sebagai Plt Sekretaris Dinas Pangan. Penyerahan SK tersebut berlangsung di ruang kerja Bupati Aceh Barat, disaksikan oleh Sekretaris Daerah, para Asisten Setdakab, Inspektur, Kepala Dinas Pangan, serta jajaran pejabat terkait.

Bupati Tarmizi mengatakan, Penunjukan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan dua jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, sembari menunggu penetapan pejabat definitif.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Besar Gelar Operasi Pasar untuk Stabilkan Harga Pangan Menjelang Lebaran

Bupati Tarmizi menegaskan bahwa meskipun berstatus sebagai pelaksana tugas, kedua pejabat yang ditunjuk diharapkan tetap bekerja secara maksimal dan penuh tanggung jawab.
“Jabatan Plt bukan alasan untuk bekerja setengah hati. Justru ini menjadi momentum menunjukkan kinerja terbaik, hingga nantinya ditetapkan pejabat definitif,” ujar Tarmizi.

Ia juga menekankan pentingnya peran Dinas Pertanian dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
Menurutnya, pengelolaan lahan persawahan, penyediaan bibit unggul, serta peningkatan produktivitas menjadi kunci utama dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Lebih lanjut, Tarmizi meminta jajaran Dinas Pertanian untuk aktif membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah pusat, termasuk kementerian dan direktorat jenderal terkait.
“Keuangan daerah kita terbatas, sehingga perlu strategi jemput bola ke pusat. Program harus sinkron agar dukungan anggaran bisa kita dapatkan,” tegasnya.

Baca Juga :  Aceh Barat Usung Desa Pasi Pinang Jadi Percontohan Anti Korupsi

Tarmizi juga menyebut bahwa sektor pertanian menjadi harapan besar bagi Aceh Barat ke depan. Saat ini, sekitar 70 persen masyarakat Aceh Barat menggantungkan hidup pada sektor pertanian.

Berbagai upaya telah dilakukan, seperti pembentukan kelompok tani, termasuk KTNA, Tani Merdeka, dan kelompok tani lainnya. Namun, ia menilai masih diperlukan intervensi nyata untuk mengoptimalkan potensi yang ada.
“Lahan ada, alat mesin pertanian (alsintan) juga tersedia. Tapi perlu intervensi lebih lanjut kepada masyarakat, seperti bantuan pompa dan pendampingan intensif,” jelasnya.

Tarmizi juga menargetkan peningkatan produksi hasil pertanian, bahkan mendorong lahirnya brand lokal “Beras Aceh Barat” sebagai identitas daerah di sektor pangan.
Sementara itu, di sektor pangan, ia mengingatkan bahwa tantangan utama saat ini adalah pengendalian inflasi.

Baca Juga :  Bupati Tarmizi Apresiasi Dukungan DPRK pada KUA PPAS 2026

Oleh karena itu, Dinas Pangan diminta aktif memantau harga pasar serta mendorong gerakan menanam di tengah masyarakat.
“Sering turun ke pasar, pastikan harga tetap stabil. Kita juga harus menggalakkan gerakan menanam sebagai langkah menjaga ketahanan pangan,” tambahnya.

Bupati Tarmizi juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, khususnya antara Dinas Pertanian, Dinas Pangan, dan seluruh SKPK, dalam mewujudkan swasembada pangan di Aceh Barat.
“Dengan kerja sama yang solid, kita optimis Aceh Barat bisa mandiri pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” tutupnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Bumikan Ekonomi Syariah di Aceh Besar, Syech Muharram Sangat Dukung Program Lembaga MES

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Ikut Rakor Nasional Evaluasi Pemulihan Banjir dan Longsor di Sumatera

Pemerintah

Camat Teupah Tengah Memprakarsai Pengenalan Budaya Simeulue kepada Turis Mancanegara
TAKE Resmi Diluncurkan

Aceh Barat

Gampong di Aceh Barat Dapat Insentif Ekologi, TAKE Resmi Diluncurkan

Aceh Barat

RDP Honorer Non Database, Pemkab Aceh Barat Upayakan Solusi Sesuai Regulasi

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Gandeng ITS dan USK Bangun SDM Unggul

Daerah

Fadhlullah Silaturahmi dengan Direksi PT. PIM, Tegaskan Dukungan Pemerintah Aceh untuk Pengembangan Perusahaan

Aceh Barat

TK Negeri 2 Meulaboh Jadi Lokasi Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Anak oleh Bunda PAUD Aceh Barat