Home / Daerah / Pemerintah Aceh

Rabu, 10 Desember 2025 - 15:44 WIB

Posko Tanggap Darurat Minta Tarif Transportasi ke Aceh Tidak Melonjak di Tengah Bencana

mm Redaksi

Banda Aceh – Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh mengimbau seluruh penyedia jasa transportasi—baik darat, laut, maupun udara—untuk tidak memberlakukan tarif di luar batas kewajaran selama masa penanganan bencana. Hal ini disampaikan Juru Bicara Posko, Murthalamuddin, di Banda Aceh, Rabu (10/12/2025).

Menurutnya, kondisi Aceh yang sedang menghadapi bencana besar seharusnya menjadi momentum bagi semua pihak untuk saling membantu, bukan sebaliknya membebani masyarakat maupun relawan dengan harga transportasi yang tidak wajar.

Baca Juga :  Status Gunung Bur Ni Telong Turun ke Level I (Normal)

“Kita sedang dirundung bencana. Mohon agar harga yang ditetapkan tidak di atas batas kewajaran dan tidak memberatkan masyarakat. Tindakan seperti itu juga akan berdampak negatif terhadap penanganan bencana di Aceh,” ujar Murthalamuddin.

Ia menyoroti adanya penggunaan boat nelayan oleh warga untuk menyeberang sungai akibat jembatan yang terputus oleh banjir. Meski sangat membantu mobilitas warga, harga layanan tersebut tetap harus berada dalam batas kewajaran.

Baca Juga :  Truk Terguling di Muara Satu, Hujan Deras Bikin Jalan Licin

Juru bicara posko itu juga meminta para penyedia jasa transportasi udara, darat, dan laut untuk mematuhi standar harga yang wajar agar pihak-pihak yang datang membantu, termasuk relawan dan lembaga kemanusiaan, tidak terbebani biaya tinggi.

“Ongkos yang diberlakukan jangan berlebihan. Memberlakukan harga terlalu mahal justru menodai rasa kemanusiaan,” tegasnya.

Murthalamuddin mengajak semua pihak untuk bahu-membahu mendukung upaya penanganan pascabencana yang saat ini dilakukan Pemerintah Aceh bersama Pemerintah Pusat dan berbagai elemen bangsa.

Baca Juga :  Wagub Aceh Pimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT ke-80 RI di Banda Aceh

Ia juga secara khusus mengingatkan para pemilik jasa sewa mobil agar tidak mematok tarif di luar kewajaran, terutama bagi lembaga serta relawan yang terlibat langsung dalam proses penanganan pascabencana.

“Hari ini semua pihak membantu Aceh yang luluh lantak akibat banjir dan tanah longsor. Mari kita sama-sama mendukung, termasuk dengan memberikan harga yang sewajarnya,” tutupnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Hukrim

Proyek Preservasi Jalan dan Jembatan Lambaro – Batas Sigli Rp12 Miliar Disorot, Alamp Aksi Minta APH dan Itjen PUPR Turun Tangan

Daerah

DPRK Aceh Utara Bersama BFLF Bantu Balita Bocor Jantung Asal Paya Bakong

Daerah

TNI Hadir di Pedalaman Papua, Masyarakat Wondenggobak Nikmati Pengobatan Gratis

Daerah

Dorong UMKM Bangkit, Pemko Lhokseumawe Gelar Bazar Ramadhan 2026 di Lapangan Hiraq

Daerah

Polda Aceh Kerahkan 661 Personel Amankan Hari Buruh Internasional
Operasi Zebra Seulawah 2025

Daerah

Operasi Zebra Seulawah 2025 Dimulai, Pengendara Diimbau Patuh

Daerah

Kak Ana Istri Gubernur Aceh Kunjungi Simeulue, Ketua KPA Ucapkan Terima Kasih dan Apresiasi

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Janji Bangun Jembatan Darurat di Kuala Baru, Singkil