Home / Pemerintah Aceh / Pendidikan

Rabu, 8 Oktober 2025 - 22:12 WIB

Perkuat Transparansi, Disdik Aceh Terima Kunjungan Monev dari Komisi Informasi Aceh

mm Tiara Ayu Juneva

Perkuat Transparansi, Disdik Aceh Terima Kunjungan Monev dari Komisi Informasi Aceh. Foto: Dok. Disdik Aceh

Perkuat Transparansi, Disdik Aceh Terima Kunjungan Monev dari Komisi Informasi Aceh. Foto: Dok. Disdik Aceh

Banda Aceh – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, S.T., D.E.A, didampingi tenaga ahli Disdik Aceh, Arman Fauzi, serta sejumlah pejabat eselon III dan IV, menerima kunjungan kerja dari Ketua dan jajaran Komisi Informasi Ace (KIA) di rang kerja Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Selasa (7/10/2025).

Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) yang dilakukan oleh

KIA sebagai wujud pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) mereka dalam mengawasi keterbukaan informasi publik di lembaga pemerintahan.

Dalam pertemuan tersebut, Kadisdik Aceh menyambut baik kunjungan monev Ketua KIA, Junaidi, beserta tim yang bertujuan menilai pelaksanaan keterbukaan informasi publik di Dinas Pendidikan Aceh. Menurut Marthunis, kunjungan ini menunjukkan kepercayaan Komisi Informasi Ace terhadap komitmen Dinas Pendidikan dalam menjalankan keterbukaan informasi secara maksimal.

“Kami berkomitmen penuh untuk melaksanakan keterbukaan publik di Dinas Pendidikan Ace demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan dapat dipercaya oleh seluruh masyarakat.,” ujar Marthunis.

Baca Juga :  Mahasiswa UINSI Samarinda Raih Juara II MTQ Internasional di Maroko

la menambahkan bahwa keterbukaan informasi ini _meliputi berbagai aspek, seperti pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), survei kepuasan masyarakat, layanan informasi dan pengaduan bagi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), serta pengelolaan kalender pendidikan dan rapor pendidikan.

Marthunis juga menjelaskan bahwa Dinas Pendidikan

Aceh telah melaksanakan instruksi khusus terkait pelaksanaan wisuda di sekolah yang sat ini tidak dilakukan, sebagai bagian dari upaya penataan sistem pendidikan yang lebih baik dan transparan.

la menegaskan bahwa tujuan utama pengembangan keterbukaan informasi adalah menyediakan media penyebaran informasi yang akurat serta transparan kepada masyarakat, sekaligus sebagai sarana mendapatkan feedback dan masukan dari berbagai lapisan masyarakat pendidikan.

Baca Juga :  Kemenag Gelar Asesmen Nasional Literasi Dasar Beragama 2025 untuk Guru dan Siswa SD

“Kunjungan kerja ini diharapkan dapat mempererat kerja sama antara Dinas Pendidikan Ace dan Komisi Informasi Ace dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan dapat terus ditingkatkan,” tambah Marthunis.

Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Aceh, Junaidi, menegaskan pentingnya keterbukaan informasi publik, khususnya di bidang pendidikan. la mengapresiasi inovasi-inovasi berbasis digital yang telah dikembangkan ole Dinas Pendidikan Ace dalam rangka meningkatkan transparansi.

“Kami mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan yang telah menciptakan inovasi berbasis digital. Dari beberapa kunjungan kami ke badan publik, baru Dinas Pendidikan Aceh yang memiliki inovasi digital lebih dari dua,” ungkapnya.

Junaidi mendorong agar Dinas Pendidikan terus mengembangkan inovasi yang berfokus pada penyediaan informasi yang dibutuhkan publik, seperti data penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Menurutnya, penyampaian informasi tersebut akan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan pendidikan.

Baca Juga :  Menag Dorong Pesantren Pimpin Kebangkitan Peradaban Islam

Lebih lanjut, Junaidi menyoroti hasil monev tahun sebelumnya yang menunjukkan peningkatan kualitas dan kuantitas informasi publik di lingkungan Dinas Pendidikan Aceh. Hal in mencerminkan keseriusan dan komitmen pimpinan, khususya Kepala Dinas Pendidikan, serta sinergi yang baik dengan tim Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Dinas Pendidikan Ace dalam menialankan sistem keterbukaan informasi yang transparan dan akuntabel.

“Ini adalah bukti komitmen pimpinan dan kerja sama yang solid dalam meningkatkan pelayanan informasi publik di Dinas Pendidikan Aceh,” tutup Junaidi.

Kunjungan ini menjadi bagian penting dari upaya pembinaan dan penguatan badan publik agar terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

News

Aiyub Abbas Sah Jabat Sekjen Partai Aceh, Kemenkumham Setujui Perubahan Struktur DPP PA

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Dorong Akuntabilitas Pengadaan Barang/Jasa melalui Pencatatan Non Tender

Pemerintah Aceh

Murthalamuddin Ajak Sekolah di Bener Meriah Bangun Pendidikan Bermakna dan Berdaya Saing
Diwarsyah Terima Penghargaan

Pemerintah Aceh

Wakili Gubernur Aceh, Diwarsyah Terima Penghargaan

Pemerintah Aceh

Aceh Tegaskan Komitmen Kawal Perdamaian di Konferensi 20 Tahun MoU Helsinki

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Ajak Perusahaan Global Investasi Sawit Berkelanjutan, Aceh Bebas Deforestasi

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Tinjau RS Regional Meulaboh, Minta Pemerintah Aceh Kembalikan Anggaran Pembangunan

Daerah

618 CPNS Pemerintah Aceh Formasi 2024 Terima SK Pengangkatan