Meulaboh – Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, meluncurkan kepengurusan bank sampah induk kecamatan dan bank sampah unit gampong di Cafe Meulaboh Premium, Minggu (16/11/2025). Langkah ini menjadi bagian persiapan Aceh Barat meraih Adipura.
Tarmizi menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, mulai dari pelatihan tiga kali, kemah Adipuran bagi Satgas Gampong, hingga pembentukan struktur pengurus bank sampah hari ini.
“Kita bukan hanya fokus pada target untuk mendapatkan Adipura saja, tapi kita ingin kedepan kota Meulaboh ini bersih dari sampah. Ketika tamu dari luar datang, mereka melihat kota ini bersih atau kotor, itu menjadi gambaran Aceh Barat,” kata Tarmizi.
Ia menambahkan, edukasi anak-anak juga menjadi fokus. “Jika mereka melihat sampah, mereka tahu bahwa sampah itu ada nilainya dan akan membuang sampah pada tempatnya. Saat ini, tong sampah terpilah sudah ditempatkan di sejumlah titik di Meulaboh,” ujarnya.
Untuk Kecamatan Johan Pahlawan, Tarmizi menargetkan pengadaan 500 unit tong sampah. Ia berharap masyarakat memahami pentingnya membuang sampah pada tempatnya.
Bupati menekankan perhatian pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA), yang menerima 130 ton sampah per hari. “Sampah harus dikelola, perlu alat berat seperti ekskavator dan buldozer. Ekskavator sudah ada, sekarang kita beli buldozer khusus untuk TPA,” kata Tarmizi.
Ia juga mengimbau seluruh perusahaan di Aceh Barat untuk terlibat melalui dana CSR. “APBD terbatas, amanah 3 persen hampir Rp 50 miliar, jadi perlu kerjasama seluruh perusahaan mendukung program pemerintah,” tutup Tarmizi.***
Editor: RedaksiReporter: Redaksi










