Home / Pemko Banda Aceh

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:15 WIB

Wali Kota Illiza Dorong Perbaikan Pelayanan Publik Setelah Penilaian Ombudsman RI Aceh 2025

mm Redaksi

Penyerahan rapor opini pelayanan publik disaksikan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Aceh, Dian Rubianty, dan jajaran Pemko Banda Aceh, Selasa (3/3/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Penyerahan rapor opini pelayanan publik disaksikan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Aceh, Dian Rubianty, dan jajaran Pemko Banda Aceh, Selasa (3/3/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Illiza Sa’aduddin Djamal menerima langsung hasil Opini Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025 dari Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Aceh, Selasa (3/3/2026), di Kantor Ombudsman RI Aceh, kawasan Pango, Ulee Kareng.

Penyerahan rapor penilaian dilakukan oleh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Aceh, Dian Rubianty, kepada Pemerintah Provinsi Aceh, Pemerintah Kota Banda Aceh, dan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Pemerintah kabupaten/kota lain mengikuti secara virtual melalui Zoom Meeting.

Baca Juga :  Diskominfotik Ramaikan Maulid Raya Banda Aceh dengan Festival

Berdasarkan rekapitulasi, Pemko Banda Aceh memperoleh nilai akhir 61,98, dengan kategori kualitas pelayanan “Cukup” dan opini kualitas “Sedang”.

Wali Kota Illiza menyampaikan apresiasi atas penilaian tersebut dan menegaskan komitmen Pemko Banda Aceh untuk terus melakukan perbaikan. Penilaian sektor pendidikan tahun 2025 dilakukan langsung di satuan pendidikan, salah satunya SMP Negeri 3 Banda Aceh yang menjadi sampel.

“Kategori penilaian ‘Sedang’ akan kami jadikan motivasi untuk terus meningkatkan mutu pelayanan pendidikan, baik manajemen layanan, respons terhadap pengaduan guru dan siswa, hingga komunikasi dengan orang tua,” ujar Illiza.

Baca Juga :  Wali Kota Illiza Serahkan Raqan APBK Banda Aceh 2026 ke DPRK

Pemko Banda Aceh juga memanfaatkan aplikasi Sinansikula oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, menyediakan kanal pengaduan melalui website dan media sosial, membenahi sarana prasarana ramah warga berkebutuhan khusus, serta mendukung pendidikan inklusif. Evaluasi rutin mingguan dan penguatan peran Guru BK menjadi langkah konkret meningkatkan budaya pelayanan publik yang responsif.

Baca Juga :  Ramadan 1447 H, Afdhal Khalilullah Apresiasi Peran Muhammadiyah Banda Aceh dalam Bidang Sosial dan Pendidikan

Terkait Dinas Sosial, Wali Kota menjelaskan survei kepercayaan masyarakat tercatat 0 karena kendala teknis saat pengisian barcode oleh responden. Pemko telah mengkonfirmasi ke Ombudsman Aceh dan menegaskan hal ini menjadi bahan evaluasi agar ke depan kualitas pelayanan publik terus meningkat.

“Rapor dari Ombudsman bukan sekadar penilaian, tetapi instrumen refleksi untuk memastikan pelayanan publik di Banda Aceh semakin profesional, transparan, dan berpihak kepada masyarakat,” tegas Illiza.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Banda Aceh Bidik Predikat Utama Kota Layak Anak 2026, Perkuat Perlindungan Anak

Pemko Banda Aceh

Illiza dan KPIA Sepakat Awasi Konten Digital, Dorong Ruang Siber Sehat di Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Konsultasi Publik RKPD 2027, Wali Kota Illiza Paparkan Capaian IPM dan Penurunan Angka Kemiskinan Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Banda Aceh Bergerak Menuju Kota Digital, Illiza: Internet Permudah Aktivitas Warga

Pemko Banda Aceh

Perkuat Sinergi Daerah, Disdik Dayah Banda Aceh Hadiri Rakernas APEKSI XVIII 2026

Pemko Banda Aceh

Calon Kafilah MTQ Banda Aceh Ditempa Lewat Pembinaan LPTQ

Pemko Banda Aceh

Pasca Pencurian Kabel, PUPR Banda Aceh Pasang Kembali Dua Pompa Underpass Beurawe

Pemko Banda Aceh

Jelang Tahun Ajaran Baru, Anak Yatim di Kuta Alam Terima Bantuan Tas dan Perlengkapan Sekolah