Pidie Jaya – Tim Fahmil Qur’an Putri Kabupaten Aceh Besar berhasil melaju ke babak semifinal Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 Tingkat Provinsi Aceh tahun 2025, setelah menyingkirkan tim dari Kabupaten Bireuen dan Aceh Tamiang pada babak penyisihan yang berlangsung di Gedung Bappeda Kabupaten Pidie Jaya, Senin (1/11/2025).
Tim Fahmil Qur’an Putri Aceh Besar yang terdiri atas Azka Dara Maulidya, Kayyisa Farras, dan Izza Mushviya tampil sangat percaya diri sejak awal pertandingan. Pada babak soal pemerataan, mereka berhasil meraih nilai 1.350, mengungguli tim dari Aceh Tamiang yang memperoleh 925 poin dan Bireuen dengan 850 poin.
Keperkasaan tim Aceh Besar semakin terlihat di babak soal rebutan. Hampir 90 persen dari seluruh soal rebutan berhasil mereka jawab dengan benar. Azka Dara dan rekan-rekannya tampil cepat dan kompak hingga menutup pertandingan dengan perolehan nilai total 2.050 poin. Tim Aceh Tamiang berada di posisi kedua dengan 1.225 poin, sementara Bireuen harus puas di posisi terakhir dengan 850 poin.
Dengan hasil gemilang tersebut, Tim Fahmil Qur’an Putri Aceh Besar yang dibina oleh Risa Khairiyah dan Almas Raihanah dipastikan melangkah ke babak semifinal MTQ ke-37.
Ketua Kafilah Aceh Besar, Farhan AP, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perjuangan para peserta yang telah mengharumkan nama daerah.
“Alhamdulillah, kita semua patut bersyukur atas perjuangan adik-adik di cabang Fahmil Qur’an Putri. Tentu perjuangan masih panjang. Kami berharap para pelatih dan peserta terus belajar dan mempersiapkan diri menghadapi babak selanjutnya,” ujar Farhan yang juga menjabat sebagai Asisten I Setdakab Aceh Besar, dilansir dari laman resmi Pemkab Aceh Besar, Senin, 3 November 2025.
Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Besar, Rusdi, S.Sos., M.Si., selaku Sekretaris Kafilah Aceh Besar, mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberikan doa dan dukungan.
“Kami berharap segenap warga Aceh Besar senantiasa mendoakan agar para kafilah selalu diberi kesehatan dan mampu mengembalikan kejayaan Aceh Besar pada masa lalu,” ujarnya.***
Editor: DahlanReporter: Syaiful AB













