ACEH TENGAH – Komandan Kodim (Dandim) 0106/Aceh Tengah, Letkol Czi Rudy Haryanto, mengajak para pemuda di Kabupaten Aceh Tengah untuk memanfaatkan kesempatan penerimaan calon prajurit TNI Angkatan Darat (AD) Tahun Anggaran 2026. Ia juga mengingatkan masyarakat agar bijak bermedia sosial dan tidak mudah terpengaruh berita bohong atau hoaks.
Ajakan tersebut disampaikan Dandim 0106/Aceh Tengah saat menghadiri kegiatan Safari Subuh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Tengah di Masjid Besar Al Abrar, Kampung Gunung Balohen, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 jamaah tersebut turut dihadiri Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si., Kapolres Aceh Tengah AKBP Siswono, S.H., S.I.K., M.H., Rektor IAIN Takengon Prof. Dr. Ridwan Nurdin, M.CL., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah H. Wahdi, M.S., M.A., Ketua MPU Aceh Tengah Amri Jalaludin, serta unsur pemerintah daerah dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Letkol Czi Rudy Haryanto menyampaikan bahwa penerimaan calon Bintara dan Tamtama TNI AD menjadi kesempatan bagi generasi muda yang ingin mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui jalur militer.
Ia mengimbau para pemuda yang berminat agar mempersiapkan diri sejak dini serta mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang berlaku.
Dandim juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, terutama informasi yang beredar melalui media sosial.
Menurutnya, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta provokasi dapat mengganggu kerukunan dan persatuan masyarakat.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial, menjaga persaudaraan, serta turut menciptakan suasana yang aman dan kondusif di Kabupaten Aceh Tengah.
Sementara itu, Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si., berharap kegiatan Safari Subuh dapat terus dilaksanakan sebagai sarana mempererat silaturahmi dan mendekatkan pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda dengan masyarakat.
Menurutnya, Safari Subuh tidak hanya menjadi kegiatan ibadah, tetapi juga wadah memperkuat komunikasi dan sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, tokoh agama, kalangan akademisi, dan masyarakat dalam membangun Aceh Tengah yang damai dan maju.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Aceh Tengah AKBP Siswono juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia turut mengingatkan pentingnya kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas.
Kegiatan dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Dr. Tgk. Ali Mustafa, M.A., mengenai pentingnya keikhlasan dalam pengabdian, berbagi ilmu dan kemampuan, serta membangun silaturahmi dan kepedulian sosial sebagai bagian dari pengamalan nilai-nilai Islam.
Safari Subuh Forkopimda Aceh Tengah tersebut berakhir sekitar pukul 06.07 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.(*)
Editor: Dahlan











