Redelong – Seorang remaja putri bernama Rasyiqa Aufa (18) dilaporkan meninggalkan rumah tanpa kabar di Kampung Isaq Busur, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah. Laporan tersebut diterima oleh Polsek Bukit pada Minggu, 19 April 2026.
Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K., melalui jajarannya menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan dari keluarga dan saat ini tengah melakukan upaya pencarian serta penyelidikan secara intensif.
“Begitu menerima laporan, personel langsung bergerak melakukan pencarian dan pengumpulan informasi di lapangan. Kami juga berkoordinasi dengan pihak keluarga serta masyarakat sekitar,” ujar Kapolres.
Berdasarkan keterangan pelapor, Muharniati, A.Md, yang merupakan kakak kandung korban, Rasyiqa diketahui meninggalkan rumah pada Jumat, 17 April 2026, sekitar pukul 21.00 WIB tanpa memberi tahu keberadaannya kepada siapa pun.
Selama ini, Rasyiqa tinggal bersama kakaknya di Kampung Isaq Busur dan turut membantu usaha kelontong keluarga. Sejak meninggalnya ibu kandung, korban disebut cenderung lebih sering menyendiri dan melamun.
Adapun ciri-ciri korban antara lain memiliki tinggi badan sekitar 152 cm, berbadan kurus, rambut hitam ikal pendek, mata bulat, serta gigi putih.
Pihak keluarga telah berupaya melakukan pencarian ke sejumlah lokasi, termasuk rumah teman dan kerabat terdekat, namun hingga kini belum membuahkan hasil.
Kapolres mengimbau masyarakat yang mengetahui atau melihat keberadaan Rasyiqa Aufa agar segera melapor ke kantor polisi terdekat.
“Kami berharap peran aktif masyarakat. Jika ada informasi sekecil apa pun terkait keberadaan yang bersangkutan, segera sampaikan kepada kami agar dapat segera ditindaklanjuti,” tambahnya.
Polres Bener Meriah menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pencarian secara maksimal guna menemukan korban dan memastikan keselamatannya.(*)
Editor: DahlanReporter: Rahmat Ramadhan











