Home / Sport

Rabu, 23 Juli 2025 - 07:00 WIB

PSSI Gelar National Coaching Conference 2025, Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelatih Indonesia

mm Redaksi

PSSI sukses menyelenggarakan National Coaching Conference (NCC) 2025 pada 18–20 Juli. Dok. PSSI

PSSI sukses menyelenggarakan National Coaching Conference (NCC) 2025 pada 18–20 Juli. Dok. PSSI

Jakarta — PSSI sukses menyelenggarakan National Coaching Conference (NCC) 2025 pada 18–20 Juli di Jakarta International Stadium (JIS). Konferensi ini menjadi ajang pembelajaran, validasi, dan kolaborasi para pelatih dari berbagai level lisensi, mulai dari D hingga AFC Pro.

Sebanyak 230 peserta terpilih hadir setelah melalui proses registrasi dan seleksi lewat Learning Management System (LMS). Mereka terdiri dari pelatih berpengalaman seperti Rahmad Darmawan, Aji Santoso, Kurniawan Dwi Yulianto, Nilmaizar, hingga Bima Sakti. Sejumlah mantan pemain yang kini merintis karier sebagai pelatih, seperti M. Ridwan, Samsul Arif, dan Rahmat M. Rivai, juga turut berpartisipasi.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Indonesia masih membutuhkan lebih banyak pelatih berkualitas untuk mendukung pembinaan sepak bola nasional. “Diperkirakan Indonesia membutuhkan setidaknya 36 ribu pelatih, sementara saat ini baru tersedia 15 ribu pelatih aktif. Jumlah ini masih jauh dari negara maju seperti Jepang,” ujarnya.

Baca Juga :  Buka Turnamen Sepak Bola, Syech Muharram Minta Pemain Junjung Tinggi Sportifitas dan Tegakkan Syariat Islam Dalam Berolahraga

Konferensi tiga hari ini menghadirkan pemateri dari dalam dan luar negeri. Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, berbagi pengalaman memimpin skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memaparkan rahasia sukses membawa timnya menjuarai Liga 1 dua musim beruntun. Sementara itu, pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, membahas filosofi permainan dan pendekatan taktikal yang diterapkannya di Liga 1.

Baca Juga :  Seleksi Usai, PBVSI Banda Aceh Siap Tempur di Pra PORA 2025

Dari timnas kelompok usia, Nova Arianto menjelaskan strategi yang membawa Timnas U17 lolos ke Piala Dunia U17 2025. Adapun pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki, menyampaikan pandangannya terkait perkembangan pesat skuad putri dalam setahun terakhir. PSSI juga memperkenalkan pembaruan silabus kursus kepelatihan terbaru.

Tidak hanya dari Indonesia, konferensi ini juga dihadiri oleh FIFA Technical Expert, Professor Adam Kelly, yang menyampaikan materi tentang Talent Identification, serta Deputi Direktur Teknik AFC, Takeshi Ono, yang memaparkan tren sepak bola dan perkembangan kepelatihan global.

Wakil Ketua Umum PSSI Ratu Tisha menegaskan pentingnya agenda tahunan ini untuk menyatukan visi para pelatih. “Agenda ini mempertemukan seluruh elemen sepak bola, terutama kalangan pelatih, untuk bertukar pikiran dan menyatukan visi demi kemajuan sepak bola nasional,” katanya.

Baca Juga :  PSSI Gelar FIFA MA Course Super League di Bogor, Siapkan Wasit Berkualitas Jelang BRI Super League 2025/2026

Ia juga menekankan bahwa konferensi ini menjadi ajang validasi lisensi, mengingat masa berlaku lisensi hanya tiga tahun dan wajib diperbarui secara berkala. “Diharapkan para pelatih dapat meningkatkan kualitas, tidak hanya dari sisi teknikal, tetapi juga integritas, respek, dan menjunjung fair play sebagai prinsip utama,” ujarnya.

Setelah terakhir digelar pada 2019, PSSI berencana menjadikan NCC sebagai kegiatan rutin tahunan untuk memperkuat ekosistem kepelatihan, yang menjadi fondasi pengembangan sepak bola Indonesia.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Sport

Upaya Panitia Turnamen Amuren Cup ke VIII Bersama Pihak Terkait Menyongsong Percepatan Izin
MotoGP Mandalika 2025

Sport

MotoGP Mandalika 2025 Cetak Rekor, Sport Tourism Bergeliat

Sport

Timnas U-22 Indonesia Latihan Jelang SEA Games, Uji Coba Lawan Mali

Sport

Polsek dan TNI Amankan Turnamen Voli HUT Pemuda Gunong Tarok ke-25

Sport

Papua Pegunungan Pertahankan Gelar Juara Piala Pertiwi

Pemko Banda Aceh

Ribuan Warga Ramaikan CFD Banda Aceh, Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Silaturahmi dan UMKM

Pendidikan

O2SN Pendidikan Khusus 2025 Resmi Ditutup, Kadisdik Aceh: Anak-anak Emas Siap Harumkan Nama Daerah di Tingkat Nasional
Timnas Indonesia

Sport

Timnas Indonesia Turun Peringkat FIFA Usai Kekalahan Tipis