Home / Pemerintah Aceh

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:33 WIB

Program MBG Berpotensi Putar Rp7 Triliun, Sekda Aceh Minta Bahan Baku Dibeli dari Daerah

mm Tiara Ayu Juneva

Rapat koordinasi penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipimpin Sekda Aceh M. Nasir, membahas optimalisasi penggunaan bahan baku lokal, Kamis (22/01/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Rapat koordinasi penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipimpin Sekda Aceh M. Nasir, membahas optimalisasi penggunaan bahan baku lokal, Kamis (22/01/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh — Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menegaskan pentingnya pemanfaatan bahan baku lokal dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aceh. Menurutnya, program nasional tersebut harus menjadi penggerak ekonomi daerah, bukan justru membuka ketergantungan pada pasokan dari luar provinsi.

Penegasan itu disampaikan M. Nasir saat rapat koordinasi penyelenggaraan MBG bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Aceh, Koordinator Wilayah MBG, serta Kepala Satuan Tugas (Satgas) MBG kabupaten/kota, di Kantor Gubernur Aceh, Kamis (22/01/2026).

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Mendukung Penuh Pembangunan Pembangkit Listrik Panas Bumi

Nasir mengungkapkan, hingga saat ini ratusan dapur MBG telah terbentuk di berbagai daerah di Aceh dan jumlahnya terus bertambah. Jika seluruh target lebih dari 900 dapur MBG terealisasi, maka diperkirakan sekitar Rp7 triliun anggaran akan beredar melalui program tersebut.

Menurutnya, potensi anggaran yang sangat besar ini harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menggerakkan perekonomian daerah dengan memastikan belanja bahan baku dilakukan di Aceh.

“Distribusi memang harus lancar, tapi yang lebih penting adalah stok bahan baku tersedia di daerah. Jangan sampai justru membeli bahan baku dari luar Aceh,” tegas Nasir.

Baca Juga :  Dapur MBG Seunuddon Dibuka, Wagub Dorong Gizi Anak Aceh

Ia menambahkan, apabila minimal 70 persen kebutuhan bahan baku dapur MBG dibelanjakan dari Aceh, maka sekitar Rp5 triliun dana akan berputar di dalam daerah dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Sekda Aceh meminta pemerintah kabupaten/kota bertanggung jawab memastikan ketersediaan pasokan bahan baku di wilayah masing-masing. Ia juga menginstruksikan dinas teknis terkait agar dikerahkan untuk mendorong masyarakat meningkatkan produksi, baik melalui penanaman sayur-mayur, pengembangan peternakan, maupun sektor pangan lainnya.

Baca Juga :  Rapat Kerja Biro PBJ Aceh Bahas Evaluasi 2025 dan Rencana Strategis 2026

“Ini bukan cerita kosong, uangnya sudah ada di MBG,” ujar Nasir menegaskan.

Dengan optimalisasi pemanfaatan bahan baku lokal, Sekda Aceh optimistis Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam menggerakkan ekonomi daerah serta menekan angka kemiskinan di Aceh.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Sambut Kedatangan Gubernur Kaltim, Serahkan Bantuan Rp1,5 Miliar untuk Korban Banjir dan Longsor

Pemerintah Aceh

Gubernur Muzakir Manaf Pimpin Upacara HUT ke-80 RI di Banda Aceh

Pemerintah Aceh

Sosialisasi Perpres No. 46 Tahun 2025 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

News

Marlina Perkuat PKK Aceh, Jemput Dukungan Nasional demi Dampak Nyata ke Desa

Pemerintah Aceh

Wagub Fadhlullah Menerima Kunjungan Purna Praja IPDN Angkatan 32, Ini Pesannya

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Ikuti Rakor Inflasi dan Kemiskinan Nasional

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Apresiasi Relawan Rumah Zakat, Tekankan Peran Dukungan Psikologis Korban Bencana

Pemerintah Aceh

Marlina Muzakir Dikukuhkan Ibunda Guru Aceh, Siap Dukung Guru