Home / Daerah

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:27 WIB

Pikiran Rakyat Gandeng SPS Aceh Bangun Gedung Kegiatan Masyarakat untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

mm Redaksi

Pertemuan antara Plt Ketua SPS Provinsi Aceh, Muktarrudin Usman dan Ketua Umum SPS Januar P Ruswita sekaligus Komisaris Pikiran Rakyat didampingi Ketua Yayasan Pikiran Rakyat Puspatriani Agustina di Kafe Jabarano, di Jalan Lengkong Besar, Kota Bandung pada Kamis (30/4/2026) malam. Foto: Dok. Istimewa

Pertemuan antara Plt Ketua SPS Provinsi Aceh, Muktarrudin Usman dan Ketua Umum SPS Januar P Ruswita sekaligus Komisaris Pikiran Rakyat didampingi Ketua Yayasan Pikiran Rakyat Puspatriani Agustina di Kafe Jabarano, di Jalan Lengkong Besar, Kota Bandung pada Kamis (30/4/2026) malam. Foto: Dok. Istimewa

Bandung — Pikiran Rakyat menggandeng Serikat Perusahaan Pers Aceh untuk merealisasikan pembangunan Gedung Pusat Kegiatan Masyarakat bagi korban bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.

Rencana tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Yayasan Pikiran Rakyat dan SPS Aceh yang berlangsung di Restoran Jabarano, Jalan Lengkong Besar, Kota Bandung, Kamis (30/4/2026) malam.

Komisaris Pikiran Rakyat sekaligus Ketua Umum SPS, Januar P. Ruswita, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk nyata kepedulian insan pers terhadap masyarakat terdampak bencana, sekaligus memastikan bantuan dari para pembaca dapat diwujudkan secara tepat sasaran.

Baca Juga :  Wali Kota Banda Aceh Salurkan Bantuan Tahap III APEKSI untuk Korban Banjir Aceh Utara, Lhokseumawe, dan Langsa

Ketua Yayasan Pikiran Rakyat, Puspatriani Agustina, menegaskan bahwa bantuan yang dihimpun dari para donatur akan dikelola secara transparan dan akuntabel.

“Transparansi menjadi prinsip utama agar bantuan ini benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap proses administrasi, termasuk penyusunan nota kesepahaman (MoU), dapat segera dirampungkan agar pembangunan dapat segera dimulai melalui peletakan batu pertama.

Plt Ketua SPS Aceh, Muktarrudin Usman, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mengawal pelaksanaan pembangunan hingga selesai. Lokasi pembangunan telah ditetapkan di Desa Sukajadi Paya Bujuk, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, yang menjadi salah satu wilayah terdampak parah akibat banjir pada akhir November 2025.

Baca Juga :  Wagub Aceh Lepas Kafilah STQH, Optimis Raih Prestasi Lebih Tinggi

“Ini adalah amanah yang harus kami jalankan dengan penuh tanggung jawab,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kondisi di lapangan masih memerlukan perhatian, terutama terkait akses jalan yang masih tertutup lumpur serta ketersediaan air bersih yang belum sepenuhnya pulih.

Gedung yang akan dibangun dirancang sebagai fasilitas multifungsi. Lantai dasar akan difungsikan sebagai pusat layanan kesehatan dasar, seperti posyandu, penyuluhan kesehatan, edukasi gizi, serta posko siaga bencana dan penyimpanan peralatan medis.

Baca Juga :  Sekda Bener Meriah Lepas Dokter Internship, Apresiasi Pengabdian 12 Bulan

Sementara itu, lantai dua akan digunakan sebagai ruang serbaguna berkapasitas sekitar 50 orang untuk kegiatan musyawarah warga, aktivitas kepemudaan, dan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemulihan sosial masyarakat secara berkelanjutan di Aceh Tamiang.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Tim Futsal Aceh Besar Optimis Lolos ke PORA 2026

Daerah

Kapolresta Banda Aceh Kukuhkan Tim Patroli Perintis Presisi 
Kasdam IM

Daerah

Kasdam IM Brigjen Yudha Fitri Hadiri Upacara Hari Pahlawan

Aceh Besar

Masyarakat Seulimuem Serahkan Bantuan 3 Ton Beras dan Dana Rp19,9 Juta untuk Korban Banjir Aceh

Daerah

Kapolres Pidie Jaya Pimpin Sertijab Kasat Reskrim, AKP Saiful Kamal Resmi Menjabat

Daerah

Bank Aceh Salurkan Zakat Rp500 Juta untuk 1.216 Mustahiq
TP PKK Aceh Timur

Daerah

TP PKK Aceh Timur Adu Kreativitas di Lomba Masak Ikan

Daerah

Wagub Aceh Dorong Pelayaran Internasional Krueng Geukueh-Penang Beroperasi Maksimal