Aceh Tengah – Pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana di wilayah Koramil 05/Linge terus berjalan. Hingga Sabtu (21/2/2026), total 529 unit Huntara yang tersebar di enam desa masih dalam tahap pengerjaan dengan progres bervariasi.
Di Desa Penarun, pembangunan 71 unit bantuan BNPB oleh CV Karya Genatrik telah mencapai 44 persen. Sementara di Desa Umang sebanyak 97 unit oleh CV Kale Nate mencapai 23 persen. Untuk Desa Reje Payung, 91 unit yang dikerjakan CV Cahaya Sentosa berada pada progres 12 persen.
Sedangkan di Desa Kute Reje (lokasi Delung Sekinel) sebanyak 97 unit oleh CV Tri Satria Mandiri, Desa Delung Sekinel 101 unit oleh CV Burni Pepilon, serta Desa Jamat 72 unit oleh CV Aka Raya, masing-masing masih pada progres 8 persen dan dalam tahap pematangan lahan serta pemasangan rangka bangunan.
Danramil 05/Linge Lettu Inf Mukhlis mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan dan pendampingan guna memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana.
“Kami terus mengawasi dan berkoordinasi dengan pihak pelaksana agar pembangunan Huntara ini berjalan lancar dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat,” ujar Lettu Inf Mukhlis.
Pembangunan Huntara tersebut diharapkan mampu memberikan hunian sementara yang layak bagi warga terdampak bencana di Kecamatan Linge.(*)
Editor: Dahlan














