Banda Aceh – Kegiatan Perlombaan da’i keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) bagi santri Dayah Se Aceh Tahun 2025 resmi dibuka. Kegiatan tersebut digelar oleh Dinas Pendidikan Dayah Aceh Berkolaborasi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Aceh yang dilaksanakan sejak Senin hingga Kamis, tanggal 24 hingga 27 November 2025 di Grand Nanggroe Hotel, Lueng Bata, Banda Aceh.
Plh Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Andriansyah mengatakan kegiatan perlombaan da’i kamtibmas tahun 2025 terselenggara atas kerja sama Dinas Pendidikan Dayah dengan Polda Aceh. Ia menyebutkan lomba da’i Kamtibmas ini merupakan kegiatan tahun kedua, setelah pertama kali dilaksanakan pada tahun 2024. Kegiatan tersebut kembali digelar sebagai bagian dari kalender rutin dan diharapkan dapat menjadi agenda tetap setiap tahun.
“Tujuan kegiatan ini untuk mengasah kemampuan para santri, demi mengembangkan potensi diri dalam menyampaikan pesan-pesan tentang Kamtibmas kepada masyarakat secara luas,” katanya, Selasa, 25 November 2025.
Ia menyebutkan perlombaan tersebut diikuti oleh 38 peserta yang berasal dari 19 kabupaten atau kota di Aceh. Sementara itu, empat peserta dari kabupaten atau kota lainnya di Aceh tidak dapat hadir karena berhalangan yaitu, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Bener Meriah dan Aceh Barat Daya.
Sementara itu, Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., yang diwakili oleh Dirbinmas Polda Aceh, Kombes Pol. Donny Kuswoyo, S.I.K., M.H.Li., menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Dayah Aceh, jajaran dan seluruh peserta yang terlibat dalam perlombaan da’i Kamtibmas.
Lomba tersebut, kata dia, terselenggara dengan tujuan mencari cikal bakal da’i yang berkemampuan menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas melalui ceramah agama islam.
“Adapun para peserta lomba berasal dari santriwan dan santriwati dayah terbaik yang ada di kabupaten dan kota. Kita patut bangga dan ini merupakan pelaksanaan lomba yang kedua kalinya di laksanakan,” ucapnya.
Ia berpesan kepada seluruh peserta terbaik yang mewakili masing-masing kabupaten dan kota, baik yang nanti meraih juara maupun tidak, tetap terus berkarya dan berdedikasi bagi negara. Menurutnya da’i kamtibmas memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat di setiap kesempatan.
“Dengan meningkatnya kesadaran kamtibmas, lingkungan yang aman, tertib, dan sejahtera akan terwujud. Para Dai Kamtibmas juga berperan dalam memberikan pesan-pesan moral dan edukasi serta menumbuhkan rasa ketertiban di tengah masyarakat,” tambahnya
Ia juga berharap lomba da’i kamtibmas dapat terus berlanjut sebagai agenda tahunan dan menjadi inovasi yang memberi manfaat bagi masyarakat.
“Semoga kegiatan ini berjalan berkelanjutan dan semakin memperkuat peran santri dalam mewujudkan keamanan dan harmoni di Aceh,” sebutnya.
Selain itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang diwakili oleh Karo Kesra Setda Aceh, Dr. Drs. Yusrizal, M.Si mengatakan para da’i memiliki posisi strategis untuk menyampaikan pesan-pesan moral, motivasi, dan penguatan nilai, sehingga masyarakat terdorong menjaga ketertiban dari hati nurani yang paling dalam.
“Kegiatan ini juga memberi ruang kepada santri untuk mengasah kemampuan retorika, pemahaman teks keagamaan, kecerdasan sosial, dan kepekaan terhadap dinamika masyarakat. Santri yang tampil hari ini adalah duta-duta dayah dan saya yakin setiap peserta membawa semangat besar untuk menunjukkan potensi terbaiknya,” ucapnya.
Yusrizal memaparkan kegiatan ini tak hanya sekedar kompetisi, namun kegiatan ini adalah ajang menyiapkan generasi muda Aceh yang siap berkhidmat untuk agama dan bangsa dengan cara yang lebih kreatif, adaptif, dan berpengaruh.
Ia berharap, melalui perlombaan ini akan lahir da’i-da’i muda yang mampu menyampaikan dakwah secara moderat, penuh hikmah, dan berpijak pada nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.
“Kita ingin para santri menjadi kekuatan moral yang menebarkan ketentraman, menyemai persatuan, dan memperkuat karakter masyarakat Aceh yang religius,” ucapnya.
Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Dayah Aceh dan Polda Aceh yang telah memprakarsai kegiatan ini. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan memperkuat sinergi antara institusi pemerintah, aparat keamanan, dan lembaga pendidikan dayah.
“Demikian yang dapat kami sampaikan pada kesempatan ini. Akhirnya, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Kamtibmas bagi Santri Dayah Tahun 2025 secara resmi saya nyatakan dibuka,” ucapnya.***
Editor: RedaksiReporter: Redaksi













