Banda Aceh – Baitul Mal Kota Banda Aceh menggelar kegiatan Pembinaan dan Pengukuhan Baitul Mal Gampong se-Kota Banda Aceh dengan mengusung tema “Dengan Kolaborasi BMK dan BMG, Kita Kuatkan Tata Kelola ZISWAF yang Transparan dan Akuntabel Demi Kemandirian Ekonomi Umat di Tingkat Gampong”.
Kegiatan yang berlangsung pada 30–31 Juli 2026 di Aula Gedung Mawardy Nurdin tersebut bertujuan memperkuat kapasitas pengelola zakat di tingkat gampong agar mampu menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Ketua Baitul Mal Kota Banda Aceh, Yusuf Al Qardhawy, mengatakan Baitul Mal Gampong memiliki peran strategis dalam menghimpun, mengelola, dan menyalurkan zakat kepada para mustahik sebagaimana diamanatkan dalam Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2018.
Karena itu, menurutnya, pembinaan terhadap panitia zakat di tingkat gampong menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF).
“Para panitia zakat dari gampong ini akan dibekali enam materi mulai dari penguatan kelembagaan Baitul Mal Gampong, mengenal ekosistem ZISWAF di Kota Banda Aceh, penguatan pengelolaan data dan informasi Baitul Mal Gampong, hingga sinergi BMK dan BMG dalam peningkatan pengumpulan zakat,” ujar Yusuf saat membuka kegiatan, Kamis (30/7/2026).
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai kolaborasi penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS), pendayagunaan Baitul Mal, serta pemahaman tentang kedudukan, fungsi, dan kewajiban Baitul Mal Gampong.
Yusuf menjelaskan, setiap gampong mengirimkan satu orang panitia zakat untuk mengikuti kegiatan tersebut. Setelah menyelesaikan pembinaan, para peserta akan dikukuhkan sebagai amil zakat.
“Besok mereka akan dikukuhkan dan penyebutannya menjadi amil zakat. Kami yakin pekerjaan menjadi amil zakat adalah pekerjaan yang sangat mulia karena mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat, khususnya fakir miskin dan para mustahik lainnya,” katanya.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pembinaan dengan sungguh-sungguh serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas di gampong masing-masing.
Melalui kegiatan tersebut, Baitul Mal Kota Banda Aceh berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara Baitul Mal Kota dan Baitul Mal Gampong sehingga pengelolaan ZISWAF di Kota Banda Aceh semakin profesional, transparan, akuntabel, dan mampu mendorong kemandirian ekonomi umat di tingkat gampong.
Editor: Dahlan










