Home / Ekbis

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:49 WIB

Perkuat Jejak Global di Arab Saudi, BSI Matangkan Operasional Kantor Cabang Luar Negeri untuk Perkuat Ekosistem Haji dan Umrah Indonesia

mm Redaksi

PT Bank Syariah Indonesia (BSI) terus mempersiapkan pembukaan Kantor Cabang Luar Negeri di Arab Saudi sebagai langkah strategis memperkuat ekosistem keuangan syariah Indonesia dan layanan bagi jamaah di Tanah Suci. Foto: Dok. Istimewa

PT Bank Syariah Indonesia (BSI) terus mempersiapkan pembukaan Kantor Cabang Luar Negeri di Arab Saudi sebagai langkah strategis memperkuat ekosistem keuangan syariah Indonesia dan layanan bagi jamaah di Tanah Suci. Foto: Dok. Istimewa

Makkah – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) semakin mengukuhkan langkah ekspansi internasional dengan mematangkan persiapan operasional Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) di Kerajaan Arab Saudi. Inisiatif strategis ini menjadi bagian dari komitmen BSI untuk menghadirkan layanan keuangan syariah yang terintegrasi dari Tanah Air hingga Tanah Suci, sekaligus memperkuat posisinya sebagai mitra utama ekosistem haji dan umrah Indonesia.

Momentum tersebut semakin signifikan setelah BSI memperoleh initial approval dari Bank Sentral Kerajaan Arab Saudi (SAMA) untuk membuka Kantor Cabang Luar Negeri pada tahun 2024. Kehadiran BSI di Arab Saudi diharapkan tidak hanya memperluas jaringan internasional perseroan, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam menghadirkan layanan perbankan syariah yang lebih dekat, mudah diakses, dan bernilai tambah bagi jemaah haji dan umrah, diaspora Indonesia, pelaku usaha, serta seluruh pemangku kepentingan di ekosistem ekonomi syariah.

Prospek pengembangan layanan di Arab Saudi didukung oleh basis nasabah yang sangat kuat. Setiap tahun Indonesia memberangkatkan rata-rata sekitar 203 ribu jemaah haji, dengan sekitar 170 ribu orang atau 83% di antaranya merupakan nasabah BSI. Di segmen umrah, berdasarkan data Siskopatuh tahun 2025, sebanyak 1,6 juta masyarakat Indonesia melaksanakan ibadah umrah dan sekitar 84% memanfaatkan layanan BSI. Angka tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat sekaligus mempertegas kepemimpinan BSI dalam ekosistem keuangan syariah untuk haji dan umrah.

Baca Juga :  Rupiah Menguat ke Rp16.256 Usai Mendengar Iran-Israel Gencatan Senjata

Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, mengatakan bahwa penguatan kehadiran di Arab Saudi merupakan bagian dari visi jangka panjang perseroan untuk membangun konektivitas layanan keuangan syariah lintas negara yang mampu menjawab kebutuhan nasabah secara menyeluruh. “Arab Saudi merupakan pusat ekosistem haji dan umrah dunia serta memiliki arti strategis bagi BSI. Kehadiran kami di sana merupakan wujud komitmen untuk mendampingi masyarakat Indonesia lebih dekat dengan menghadirkan layanan keuangan syariah yang mendukung perjalanan ibadah secara end-to-end, mulai dari tahap persiapan di Indonesia hingga aktivitas selama berada di Tanah Suci,” ujar Wisnu.

Baca Juga :  BSI Genjot Layanan Digital untuk Tingkatkan Penetrasi Pasar Keuangan Syariah

Ia menambahkan bahwa persiapan operasional yang sedang dilakukan tidak hanya mencakup pembangunan infrastruktur dan kepatuhan regulasi, tetapi juga penguatan kapabilitas layanan agar mampu memberikan pengalaman transaksi yang aman, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan jemaah.

“Kami terus menyempurnakan seluruh aspek kesiapan operasional sebagai bagian dari proses pembukaan layanan BSI di Arab Saudi. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, kami berharap kehadiran BSI dapat segera memberikan manfaat nyata bagi jemaah haji, jemaah umrah, diaspora Indonesia, dan memperkuat hubungan ekonomi syariah antara Indonesia dan Arab Saudi,” tambahnya.

Sebagai bentuk komitmen pelayanan pada musim haji 2026, BSI juga mempererat kolaborasi dengan BPKH Limited sebagai mitra strategis di Arab Saudi menghadirkan booth layanan di sejumlah titik strategis di Makkah dan Jeddah. Kehadiran BSI di booth ini untuk memberikan informasi, edukasi, dan pendampingan kepada jemaah Indonesia, sekaligus memperkenalkan berbagai solusi layanan keuangan syariah yang mendukung kebutuhan mereka di Tanah Suci.

Baca Juga :  Investasi Aceh Barat 2025 Tembus Rp764,79 Miliar, Layanan Perizinan 100% Online

BSI juga meluncurkan inisiatif “Peduli Lansia” melalui penyediaan stiker khusus bagi jemaah lanjut usia sebagai simbol kepedulian dan upaya menghadirkan layanan yang lebih inklusif. Program ini melengkapi komitmen BSI dalam mendukung kelancaran dan kenyamanan ibadah, terutama bagi kelompok jemaah yang memerlukan perhatian lebih.

Melalui penguatan kehadiran di Arab Saudi, BSI tidak sekadar memperluas ekspansi bisnis internasional, tetapi juga membangun fondasi ekosistem keuangan syariah yang menghubungkan Indonesia dengan pusat ibadah umat Islam dunia. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perseroan untuk menghadirkan layanan yang semakin relevan, memperkuat daya saing industri keuangan syariah nasional, dan mendukung Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam ekonomi syariah global.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Ekbis

Transaksi Digital Naik 24 Persen, BSI Siapkan Likuiditas Rp45 Triliun Sambut Idul Fitri 2026

Ekbis

BSI Agen di Aceh Tembus 19.293 Jaringan, Catat Transaksi Rp69 Triliun Sepanjang 2025

Ekbis

Jumlah Pengusaha RI Baru 3,5 Persen, Pemerintah Ingin Capai 15 Persen

Daerah

FKIJK Aceh Peduli: Kolaborasi Lintas Provinsi Renovasi Masjid Syuhada di Aceh Tamiang

Ekbis

Sherpa G20 Afrika Selatan Bahas SDGs, Reformasi Keuangan, dan Tantangan Global

Ekbis

Pemerintah Fokus Percepat Investasi dan Jaga Konsumsi Rumah Tangga

Ekbis

Bonto Matene Jadi Kampung Zakat, Warga Terima Bantuan Ekonomi

Ekbis

Peukan Moto Aceh 2026 Resmi Dibuka, Sekdako Jalaluddin Dukung Pengembangan Kendaraan Listrik