Home / Aceh Barat

Jumat, 16 Januari 2026 - 23:31 WIB

Peringatan Isra Mi’raj di Aceh Barat, Wabup Ajak Masyarakat Perkuat Nilai Syariat Islam

mm Tiara Ayu Juneva

Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil SH, menyampaikan sambutan pada peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus pelantikan Imam Chik/Imam Rawatib Masjid Agung Baitul Makmur, Kamis (15/1/2026) malam. Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil SH, menyampaikan sambutan pada peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus pelantikan Imam Chik/Imam Rawatib Masjid Agung Baitul Makmur, Kamis (15/1/2026) malam. Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Meulaboh — Bupati Aceh Barat yang diwakili Wakil Bupati Said Fadheil SH menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW sekaligus pelantikan Imam Chik/Imam Rawatib Masjid Agung Baitul MakmurTahun 1447 Hijriah, Kamis (15/1/2026) malam.

Dalam sambutannya, Said Fadheil menyampaikan bahwa peristiwa Isra Mi’raj mengajarkan umat Islam tentang keteguhan hati, ketaatan, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah kehidupan.

“Isra Mi’raj mengajarkan kepada kita semua tentang keteguhan hati dalam menjalankan amanah. Di tengah dinamika zaman, kita harus mampu menyikapi setiap perkembangan secara bijak, berlandaskan ajaran Islam yang ramah namun tegas dalam kebaikan,” ujar Said.

Baca Juga :  Mall Pelayanan Publik Aceh Barat Mulai Layani Warga, Launching Resmi 16 Oktober

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus berupaya menjaga nilai-nilai kebaikan dan kemaslahatan masyarakat. Salah satu langkah yang baru-baru ini diambil, kata Said, adalah keputusan Pemkab Aceh Barat bersama Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) terkait pelarangan permainan domino di ruang publik.

“Keputusan ini perlu kita pahami bersama. Pelarangan permainan domino di ruang publik merupakan upaya menjaga masyarakat dari potensi dampak negatif serta menjunjung tinggi nilai-nilai syariat Islam,” jelasnya.

Baca Juga :  11 Peserta Rampungkan Pelatihan Satpam Gada Pratama Angkatan ke-53 di Aceh Barat

Menurut Said, kebijakan tersebut bukan dimaksudkan untuk membatasi ruang kebersamaan masyarakat, melainkan mendorong terciptanya gaya hidup yang lebih produktif dan selaras dengan nilai-nilai Islam.

“Keputusan ini bukan untuk membatasi silaturahmi, tetapi sebagai ikhtiar bersama agar aktivitas masyarakat lebih bernilai dan membawa kebaikan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Said juga mengingatkan kembali sejumlah program prioritas Pemkab Aceh Barat yang perlu dipatuhi dan dilaksanakan bersama, seperti gerakan Magrib Mengaji, pelaksanaan shalat fardhu berjamaah bagi ASN, serta penguatan peran Baitul Mal gampong dalam mengelola dan menyalurkan amanah umat secara tepat sasaran.

Baca Juga :  Polisi Gelar Patroli Dialogis, Warga Meulaboh Rasakan Aman

“Program-program ini bukan sekadar kebijakan di atas kertas, tetapi ikhtiar bersama untuk membangun Aceh Barat yang lebih religius, beradab, dan bermartabat, sebagaimana nilai-nilai yang diajarkan dalam peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW,” tegas Said.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati Aceh Barat mengajak seluruh masyarakat untuk memperbarui semangat dalam menjalani kehidupan, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah demi terwujudnya Aceh Barat yang lebih baik.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Tarmizi Tegaskan Pembenahan RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh Akibat Over Kapasitas Pasien

Aceh Barat

TNI-Polri Gelar Patroli Gabungan di Arongan Lambalek untuk Perkuat Kamtibmas
Pemkab Aceh Barat

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Salurkan 150 Paket Bergizi Cegah Stunting

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Tinjau SDN Paya Baro, Pastikan Sekolah Tidak Ditutup

Aceh Barat

Aceh Barat Dipuji Progresif Lestarikan Cagar Budaya
MTQ Aceh

Aceh Barat

Dua Hafiz Aceh Barat Tampil Mengesankan di MTQ Aceh

Aceh Barat

Kemarau Panjang dan Karhutla, Pemkab Aceh Barat Gelar Shalat Istisqa di Seluruh Kecamatan

Aceh Barat

Polsek Samatiga Gelar Patroli Dialogis di KUA, Warga Sambut Positif