Home / Pemko Banda Aceh

Selasa, 3 November 2026 - 14:24 WIB

Pemko Banda Aceh Siapkan Pelaku Usaha Hadapi Persaingan Digital

Ratish

Kegiatan AIM ASEAN Roadshow Banda Aceh yang menghadirkan pelatihan bagi 400 pelaku UMKM di Gedung Politeknik Aceh, pada Senin (26/10/2026). Foto: Diskominfotik

Kegiatan AIM ASEAN Roadshow Banda Aceh yang menghadirkan pelatihan bagi 400 pelaku UMKM di Gedung Politeknik Aceh, pada Senin (26/10/2026). Foto: Diskominfotik

BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh memperluas strategi pengembangan ekonomi dengan mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat pemasaran, dan membantu pelaku usaha menghadapi persaingan bisnis yang semakin kompetitif.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang membantu peningkatan kapasitas pelaku usaha di Banda Aceh. Salah satunya seperti yang dilakukan Pemko Banda Aceh saat AIM ASEAN Roadshow, pada Senin (26/10/2026). Kesempatan itu menghadirkan pelatihan bagi 400 pelaku UMKM di Gedung Politeknik Aceh.

Baca Juga :  Baitul Mal Banda Aceh Prioritaskan Fakir Miskin untuk Bantuan Modal Usaha

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan perkembangan teknologi AI dapat memberikan dukungan besar bagi pelaku usaha, terutama dalam meningkatkan profesionalisme pengelolaan bisnis.

“Karena perkembangan AI hari ini sangat bisa memberikan dukungan, bantuan agar percepatan pengelolaan usaha itu menjadi lebih profesional baik bagaimana menyangkut tentang pengelolaan keuangan, kemudian pola cara bagaimana mempromosikan lebih dengan menarik,” jelas Illiza, dikutip pada Selasa (3/11/2026).

Baca Juga :  Afdhal Khalilullah Dorong Peran Perempuan Cegah KDRT dan Bangun Keluarga Tanpa Kekerasan

Menurutnya, pemanfaatan teknologi dapat membantu UMKM mengembangkan usaha tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk berbagai kebutuhan pendukung, termasuk pembuatan materi promosi dan pengelolaan administrasi.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Banda Aceh Academy dengan ASEAN Foundation dan difasilitasi Politeknik Aceh. Peserta mendapatkan pembekalan dasar agar mampu memahami dan menggunakan AI secara tepat dalam kegiatan usaha.

Illiza menyebutkan pelatihan tersebut merupakan tahap awal. Pemko juga merencanakan pelatihan lanjutan pada Februari 2027 untuk meningkatkan kapasitas peserta dalam mengadopsi teknologi tersebut.

Baca Juga :  Wali Kota Illiza Terima Penghargaan KIA, Banda Aceh Terbaik Keterbukaan Informasi Publik

Selain pelatihan, pemerintah menyiapkan proyek percontohan Garuda Spark yang akan mendapat dukungan Kementerian Komunikasi dan Digital serta Banda Aceh Academy. Program ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pelaku UMKM, talenta digital, komunitas teknologi, dan perusahaan rintisan lokal.

Dengan penguatan kemampuan digital tersebut, Pemko berharap UMKM Banda Aceh semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, mampu memperluas pasar, dan memiliki daya saing yang lebih baik.[]

Editor: RedaksiReporter: Ratish

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Apel HUT ke-821 Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal Ajak Wujudkan Kota Berkelanjutan

Pemko Banda Aceh

Wakil Wali Kota Banda Aceh Sebut Olahraga Bagian dari Pembentukan Karakter dan Pembangunan SDM

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Terima Penghargaan Sastra Nasional, Perkuat Kota Literasi dan Kebudayaan

Pemko Banda Aceh

BACCE 2026 Resmi Dibuka, Kopi Aceh Didorong Semakin Dikenal di Kancah Internasional

Pemko Banda Aceh

Diskominfotik Banda Aceh Ikut Peluncuran Garuda Spark Innovation Hub Secara Serentak

Pemko Banda Aceh

Perkuat Persahabatan Banda Aceh-Jepang, Illiza Sambut Delegasi Oita Club

Pemko Banda Aceh

Illiza Lepas Karnaval PAUD HUT ke-81 RI, Ribuan Anak Tampil dengan Kostum Kreatif

Pemko Banda Aceh

17.854 KPM di Banda Aceh Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng Februari–Maret 2026