Home / Pemerintah Aceh

Minggu, 28 Desember 2025 - 22:45 WIB

Pemerintah Aceh Turunkan 3.000 Relawan ASN Tangani Dampak Bencana Hidrometeorologi

mm Tiara Ayu Juneva

Sekda Aceh M. Nasir memimpin apel pelepasan 3.000 relawan ASN untuk penanganan bencana hidrometeorologi di halaman Kantor Gubernur Aceh, Minggu (28/12/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Sekda Aceh M. Nasir memimpin apel pelepasan 3.000 relawan ASN untuk penanganan bencana hidrometeorologi di halaman Kantor Gubernur Aceh, Minggu (28/12/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh — Pemerintah Aceh menurunkan sekitar 3.000 relawan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke sejumlah daerah yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh. Para relawan dikerahkan untuk membantu pemulihan pascabencana sekaligus memastikan layanan kebutuhan dasar masyarakat tetap berjalan.

Relawan ASN tidak hanya difokuskan pada pemulihan fisik, tetapi juga mendukung kebersihan lingkungan, pemulihan fasilitas umum, serta membantu pelayanan kesehatan dan sosial bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor yang terjadi sejak akhir November lalu.

Pelepasan relawan dilakukan melalui apel di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Aceh, Minggu (28/12/2025). Apel tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, selaku Ketua Posko Penanganan Bencana Hidrometeorologi Aceh.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Apresiasi Pembukaan Perjuangan Cup Jilid 2

M. Nasir menyampaikan bahwa hingga akhir Desember, kondisi darurat masih dirasakan di berbagai wilayah Aceh. Menurutnya, bencana banjir, longsor, dan cuaca ekstrem tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, tetapi juga berdampak pada terganggunya layanan dasar dan aktivitas masyarakat.

“Penugasan ASN ini merupakan bagian dari upaya memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan dasar di masa sulit. Pemerintah hadir, bekerja, dan peduli,” ujar M. Nasir.

Baca Juga :  Gubernur Muzakir Manaf Pimpin Upacara HUT ke-80 RI di Banda Aceh

Ribuan relawan ASN tersebut dijadwalkan bertugas selama dua hari, yakni pada 29–30 Desember 2025. Selama di lapangan, para relawan akan melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan fasilitas umum dan rumah ibadah dari lumpur serta material sisa banjir.

Selain itu, relawan juga dilibatkan dalam membantu koordinasi layanan kesehatan, pendampingan warga rentan, serta penguatan layanan sosial bagi masyarakat terdampak bencana.

Menurut M. Nasir, kehadiran ASN di lokasi bencana merupakan wujud empati dan solidaritas pemerintah terhadap masyarakat.

Baca Juga :  Kontingen Aceh Resmi Berangkat ke PON Beladiri 2025

“Kita tidak hanya datang membawa alat dan tenaga, tetapi juga kepedulian. ASN turun langsung untuk mendengar, melihat, dan merasakan apa yang dialami warga,” katanya.

Ia menambahkan, penugasan relawan ASN ini merupakan tahap awal dan akan terus disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan. Pemerintah Aceh memastikan seluruh langkah penanganan dilakukan secara terkoordinasi dengan mengutamakan keselamatan relawan serta menghormati kearifan lokal.

Usai apel pelepasan, relawan ASN bersama kendaraan dan logistik bantuan diberangkatkan menuju berbagai daerah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Peresmian Pesawat Simulasi SBSN 2025 di Banda Aceh, Wagub Minta Tiket Aceh–Jakarta Lebih Terjangkau

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Sambut Kedatangan Gubernur Kaltim, Serahkan Bantuan Rp1,5 Miliar untuk Korban Banjir dan Longsor

Pemerintah Aceh

Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Organisasi Kewanitaan se-Aceh

Pemerintah Aceh

Posko Tanggap Darurat Aceh Buka Layanan Pengiriman Bantuan Bencana via Pelabuhan Ulee Lheu

Pemerintah Aceh

Pesawat Boeing 737 di Asrama Haji Aceh Disiapkan untuk Manasik Jamaah, Wagub: Lebih Nyaman dan Efisien

Pemerintah Aceh

Aceh Resmi Jadi Wilayah ODF Pertama di Sumatera, ke Enam se-Indonesia

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Dorong Mahasiswa KKN USK Berperan Aktif dalam Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

Hukrim

Pemerintah Aceh–Kejati Teken Kesepakatan Pidana Kerja Sosial sebagai Alternatif Pemidanaan