Home / Daerah / News

Minggu, 13 Juli 2025 - 19:57 WIB

Otoritas Pelabuhan Ulee Lheue Imbau Penumpang Beli Tiket Resmi Demi Keselamatan dan Perlindungan Asuransi

mm Tika Fitri Lestari

Pelabuhan Ulee Lheue. Foto: Dok. Ist Dishub Aceh

Pelabuhan Ulee Lheue. Foto: Dok. Ist Dishub Aceh

Banda Aceh – Otoritas Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh mengimbau masyarakat agar selalu membeli tiket resmi saat menyeberang ke Sabang. Imbauan ini ditekankan demi menjamin keselamatan pelayaran dan memastikan seluruh penumpang tercatat dalam manifest guna memperoleh hak perlindungan asuransi.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala UPTD Penyelenggaraan Pelabuhan Penyeberangan Wilayah I Aceh, Husaini, saat meninjau langsung proses embarkasi penumpang di Pelabuhan Ulee Lheue, Minggu pagi (13/7/2025). Ia menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat untuk mengikuti prosedur resmi demi keselamatan bersama.

“Kita berharap tingkat kesadaran masyarakat untuk selalu memproteksi diri dengan tercatat dalam manifest, beli tiket, apalagi tiketnya nggak mahal, ke Sabang itu nggak mahal,” kata Husaini.

Baca Juga :  AKBP Muhamad Taufiq Luncurkan Layanan WhatsApp untuk Aduan Masyarakat

Ia juga menjelaskan bahwa dengan tercatat secara resmi sebagai penumpang, maka dalam hal terjadi insiden, setiap penumpang berhak atas perlindungan asuransi. Menurutnya, langkah pencegahan dan perlindungan risiko harus menjadi perhatian semua pihak.

“Kalau tercatat begitu ada kejadian, mereka akan diasuransikan, penumpang semua diasuransikan, dan tahu siapapun yang menjadi korban. Mudah-mudahan ini bukan harapan kita terjadi kejadian, tapi kita proteksi dari berbagai risiko,” lanjutnya.

Peningkatan pengawasan dan penataan prosedur keberangkatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama antara UPTD, ASDP, KSOP Malahayati, BPTD, dan unsur terkait lainnya. Tujuannya untuk memastikan pelayaran di lintasan Banda Aceh–Sabang berlangsung aman, tertib, dan terhindar dari potensi kecelakaan serupa tragedi KMP Gurita di masa lalu.

Baca Juga :  Plt Sekda Minta BUMN Ikut Bangun Aceh

“Jadi hari ini kita coba memantau dan melihat proses loading (embarkasi) penyebrangan ke Sabang,” ujar Husaini.

Perlu Penataan Embarkasi Penumpang

Kepala KSOP Malahayati, Amfami, dalam kesempatan yang sama, menyoroti perlunya penataan ulang proses embarkasi penumpang di Pelabuhan Ulee Lheue. Ia menilai kondisi saat ini masih semrawut dan menyulitkan petugas dalam melakukan pemeriksaan tiket secara efektif.

“Selama proses embarkasi ini kita melihat ada beberapa yang perlu kita perbaiki, contohnya mungkin gate perlu kita sterilkan terkait dengan masuknya penumpang,” katanya.

Baca Juga :  Pangdam IM: "Penutupan TMMD ke-124 Wujud Nyata TNI dan Masyarakat Membangun Aceh

“Jadi penumpang kalau masuk, kita lihat kan semraut nih, nanti kita mau pasang di gate keberangkatan, harus kita cek di situ untuk tiketnya,” ujarnya.

Amfami menegaskan bahwa seluruh penumpang wajib masuk dalam manifest resmi kapal untuk memastikan mereka terdata dan terlindungi selama pelayaran.

“Yang ingin kita pastikan harus masuk dalam manifest semua penumpang yang naik di kapal. Kalau sekarang kita agak susah memeriksa satu-satu karena ada kendaraan, orang, jadi ramai,” ungkapnya.

Melalui upaya ini, pihak pelabuhan berharap dapat menciptakan sistem keberangkatan yang lebih tertib dan terkontrol, sekaligus meningkatkan kualitas keselamatan pelayaran menuju Sabang.

Editor: RedaksiReporter: Tika Fitri Lestari

Share :

Baca Juga

Daerah

Mualem Lantik Husnan Sebagai Kepala Bappeda, Repnas Aceh: Beliau Sosok Planner Sejati

Daerah

Kapolda Aceh: Stabilitas Keamanan Kunci Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Daerah

Beras Murah Diserbu Warga, Polres Bener Meriah Jual 4 Ton Hanya dalam 3 Jam
Kasdam IM

Daerah

Kasdam IM Brigjen Yudha Fitri Hadiri Upacara Hari Pahlawan

Daerah

Pemerintah Aceh Waspadai Ancaman TBC dan Campak di Pengungsian Pascabencana Banjir dan Longsor

Aceh Besar

Disdikbud Aceh Besar Serahkan Donasi Rp158 Juta untuk Korban Banjir, Wabup Syukri Apresiasi Kepedulian Guru dan Siswa

Aceh Besar

Syech Muharram Minta Pembangunan SPAM Aceh Besar-Banda Aceh Dikebut, Guna Jaga Stok Air Saat Kemarau

Daerah

Aceh Utara Tambah 9 Tower Telekomunikasi, Akses Internet Kini Merata hingga Pedalaman