Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI di bawah komando Menpora Erick Thohir menegaskan fokus membangun ekosistem olahraga Indonesia, tak hanya dari prestasi, tetapi juga sport tourism dan sport industry sebagai sumber pendapatan negara.
“Sport tourism bukan hanya tontonan, tapi potensi wisata baru yang menonjolkan keindahan alam dan budaya lokal, serta membuka lapangan kerja dan pemasukan negara,” ujar Triawan Munaf, Kepala Bekraf periode 2015-2019. Dilansir dari laman resmi Kemenpora RI, Sabtu, 15 November 2025.
Triawan menambahkan, pengembangan sport industry juga menumbuhkan sektor manufaktur perlengkapan olahraga, manajemen event, media, dan usaha kreatif lainnya, sehingga ekosistem olahraga berkelanjutan.
Hal ini terbukti dengan kesuksesan Indonesia menjadi tuan rumah MotoGP 2025 Mandalika. Ajang ini mencetak rekor tiket terjual habis dan menghadirkan 140.324 penonton, dengan perputaran uang mencapai Rp 4,8 triliun.
Dirut InJourney, Maya Watono, mengatakan ajang balap berskala dunia ini menjadi platform strategis mempromosikan pariwisata dan budaya Indonesia secara global. Hunian hotel di kawasan The Mandalika mencapai 100 persen, sementara maskapai menambah 44 penerbangan untuk memenuhi permintaan wisatawan.
“Ini momen bersejarah, 140 ribu pengunjung, peningkatan 15 persen dari tahun sebelumnya. Dari sisi bandara, hotel, pengunjung, dan UMKM, dampaknya luar biasa. Kekayaan budaya dan kearifan lokal terintegrasi dalam pengalaman olahraga global,” jelas Maya.***
Editor: RedaksiReporter: Redaksi













