Home / Pendidikan

Rabu, 10 September 2025 - 16:18 WIB

Menag Terima 36 Tenaga Pengajar Al Azhar, Usul 2.000 Guru Dikirim ke Indonesia

mm Redaksi

Menteri Agama Nasaruddin Umar menerima audiensi 36 Tenaga Pengajar Al Azhar Mesir (Mab’uts) di kantor pusat, Kementerian Agama, Jakarta. dok. Kemenag RI

Menteri Agama Nasaruddin Umar menerima audiensi 36 Tenaga Pengajar Al Azhar Mesir (Mab’uts) di kantor pusat, Kementerian Agama, Jakarta. dok. Kemenag RI

Jakarta – Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menerima audiensi 36 Tenaga Pengajar Al Azhar Mesir (Mab’uts) di kantor pusat Kementerian Agama, Jakarta. Para Mab’uts ini akan bertugas di Indonesia untuk periode 2025–2028.

Pertemuan ini turut dihadiri Dirjen Pendidikan Islam Amin Suyitno, Kepala Biro Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri Imam Syaukani, Staf Khusus dan Staf Ahli Menteri, serta perwakilan Kementerian Sekretariat Negara dan Kementerian Luar Negeri.

Menag menyampaikan apresiasi atas dedikasi para tenaga pengajar Al Azhar dalam mengajarkan ilmu agama dan bahasa Arab di Indonesia.

Baca Juga :  Siswa MAN 2 Kota Malang Raih Medali Perak di Olimpiade Ekonomi Internasional 2025

“Kami berterima kasih kepada para Mab’uts yang telah dengan penuh kesungguhan mendampingi masyarakat dan lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Kehadiran Anda memperkaya khazanah keilmuan sekaligus mempererat hubungan persahabatan kedua negara,” ujar Menag di Jakarta, Rabu (10/9/2025).

Menag juga berbagi pengalaman saat kunjungan kenegaraan ke Timur Tengah bersama Presiden, termasuk pertemuan dengan Menteri Wakaf Mesir, Usama Al-Azhari. Dalam kesempatan itu, keduanya mendiskusikan peluang penguatan kerja sama pendidikan keagamaan.

“Kami membicarakan gagasan membuka cabang Al Azhar di Indonesia agar para pelajar Asia Tenggara dapat belajar dengan tenang tanpa harus khawatir terhadap dinamika geopolitik di Timur Tengah,” terang Menag.

Baca Juga :  ATENSI 2025 Resmi Ditutup, Sabri Ajak Siswa Aceh Terus Berkarya dan Berprestasi

Selain itu, Menag mengusulkan agar Mesir menambah jumlah guru yang dikirimkan ke Indonesia. “Kami mengusulkan agar Al Azhar dapat mengirimkan sekitar 200 tenaga pengajar untuk disebarkan ke seluruh pesantren di Indonesia,” ucapnya.

Usulan ini mendapat sambutan positif. “Ustaz Usama menyampaikan, jangankan 200, Mesir siap mengirimkan hingga 2.000 guru,” tambah Menag.

Baca Juga :  Itjen Kemenag Tertibkan Pemanfaatan BMN, Kantin Madrasah Jadi Fokus Awal

Menag menegaskan, kerja sama erat dengan Al Azhar penting karena mayoritas mazhab ulama Mesir sama dengan masyarakat Indonesia. “Kesamaan ini penting agar para pengajar dapat membimbing umat Islam Indonesia yang besar jumlahnya dengan pemahaman agama yang moderat dan sesuai dengan tradisi keilmuan,” jelasnya.

Di akhir pertemuan, Menag memberikan penghargaan dan undangan terbuka kepada para Mab’uts. “Jika setelah purna tugas Anda ingin kembali berkunjung ke Indonesia, kami akan dengan tangan terbuka menerima kedatangan Anda,” tuturnya.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Nilai Investasi Pendidikan Penting, Ketua DPRK Aceh Besar Dukung Pembangunan Sekolah Unggul Garuda

Pendidikan

Siswa Aceh Ukir Prestasi di OSN 2025 Tingkat Nasional

Pendidikan

Plt. Kadisdik Aceh: Guru Tak Hanya Mengajar, Tapi Menuntun ke Surga

Pendidikan

143 Guru Agama Buddha Ikuti PPG Daljab Angkatan III, Fokus pada Kurikulum Berbasis Cinta

Parlementarial

Wakil Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh Motivasi Siswa MIS Lamgugob Lewat Upacara Senin

Daerah

Mendikdasmen Dorong Implementasi Smart Classroom bagi SMA dan SMK di Aceh

Pendidikan

Menag Nasaruddin Umar Tinjau MBG dan CKG di Pesantren Jombang Jelang Hari Santri 2025

Pendidikan

Kemenag Perluas Beasiswa PJJ untuk Cetak Guru Profesional