Home / Pemerintah

Sabtu, 6 September 2025 - 16:47 WIB

M Nasir Resmi Nahkodai Kagama Aceh, Wamen Komdigi Ajak Alumni UGM Dukung Pembangunan Daerah

mm Syaiful AB

Sekretaris Daerah Aceh M Nasir , dilantik sebagai Ketua Pengurus Daerah Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Aceh, di Anjong Mon Mata komplek Meuligoe Gubernur Aceh, Sabtu (6/9/2025). dok. Ist

Sekretaris Daerah Aceh M Nasir , dilantik sebagai Ketua Pengurus Daerah Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Aceh, di Anjong Mon Mata komplek Meuligoe Gubernur Aceh, Sabtu (6/9/2025). dok. Ist

BANDA ACEH – Sekretaris Daerah Aceh, M Nasir, resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Daerah Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Aceh. Pelantikan berlangsung di Anjong Mon Mata, Komplek Meuligoe Gubernur Aceh, Sabtu (6/9/2025).

Prosesi pelantikan dipimpin oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Nezar Patria, yang juga menjabat Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Kagama. Acara tersebut turut disaksikan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf.

Dalam sambutannya, Nezar menegaskan pentingnya peran Kagama dalam mendukung program pembangunan Pemerintah Aceh.

“Pak Gubernur dalam sambutannya sangat jelas tadi, yaitu mengajak kita semua berkontribusi pada program pembangunan Aceh. Karena itu, ini menjadi sebuah media bagi Kagama untuk turut dalam pembangun Aceh, apalagi Ketua Pengda adalah Sekda Aceh, maka tentu ini menjadi kewajiban kita untuk mendukung berbagai program pembangunan Aceh,” kata Nezar.

Baca Juga :  Atasi Ancaman Abrasi, Pemkab Aceh Barat Segera Normalisasi Sungai

Ia menekankan kontribusi Kagama harus difokuskan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi melalui UMKM. “Aceh sehat, terutama upaya pencegahan dan penanganan stunting, sektor pendidikan dan Aceh Berdaya secara ekonomi dengan penguatan sektor UMKM. Dengan potensi Aceh yang luar biasa, meski banyak ironi dan kontradiksi, namun dengan kebersamaan kita akan mampu membawa Aceh menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Nezar juga menyinggung target penurunan angka kemiskinan Aceh. “Menurunkan angka kemiskinan dari 12,33 persen ke angka 7 persen, mungkin ini terlihat ambisius, namun sesuai pesan Presiden Pertama RI Soekarno, ‘Gantungkan cita-citamu setinggi langit, jikapun jatuh, maka kau akan jatuh di antara bintang-bintang,’” katanya.

Sementara itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengajak jajaran Kagama Aceh bersinergi dengan pemerintah dalam membangun daerah.

Baca Juga :  Anggota DPRK Simeulue, Zainuddin, Gelar Reses Tahap Dua Serap Aspirasi Masyarakat

“Aceh memiliki potensi yang sangat luar biasa. Dengan kepakaran para anggota Kagama di berbagai bidang, kami mengajak bapak dan ibu sekalian untuk mendukung dan melibatkan diri, pada berbagai program pembangunan pembangunan yang saat ini sedang dijalankan,” kata Mualem.

Ia juga mengingatkan tentang kondisi global yang penuh ketidakpastian. “Besar atau kecil Indonesia, khususnya Aceh tentu akan merasakan imbasnya. Untuk itu, kita harus bersiap dengan sebaik-baiknya. Langkah-langkah antisipasi harus selalu kita persiapkan,” ujarnya.

Sementara itu, M Nasir selaku Ketua Pengurus Daerah Kagama Aceh menegaskan komitmennya untuk berkontribusi langsung bersama pemerintah.

“Sesuai harapan Pak Gubernur dalam sambutan beliau tadi, yaitu agar Kagama turut berkontribusi bagi pembangunan Aceh. Mari kita bergandengan tangan, berkontribusi taktis dengan Pemerintah Aceh, khususnya dalam mengupayakan agar Aceh keluar dari status daerah miskin,” kata M Nasir.

Baca Juga :  Plt Sekda Aceh Besar Ajak Komponen Daerah Komit Bangun Tata Kelola Pemerintahan yang baik dan Siaga Bencana

Ia menambahkan, angka kemiskinan Aceh masih berada di 12,33 persen atau sekitar 700 ribu jiwa. Namun, pihaknya akan terus berupaya menurunkan jumlah tersebut. “Saat ini, kita sudah mampu menurunkan jumlah penduduk miskin hingga 14 ribuan. Ini tentu menjadi sebuah langkah positif yang telah dilakukan oleh Pemerintahan Mualem-Dek Fadh di awal masa pemerintahannya,” ungkapnya.

Nasir menegaskan target nasional juga menjadi acuan pembangunan di Aceh. “Sesuai target Presiden Prabowo dalam RPJMN, pada 2029 angka kemiskinan Aceh ditargetkan berada di angka 6 hingga 7 persen dan pertumbuhan ekonomi di angka 6,44. Meski banyak kalangan menganggap ini sebagai program yang terlalu ambisius dan tidak mungkin, namun kita harus terus bergerak dan berbuat sebaik-baiknya,” pungkasnya.***

Editor: DahlanReporter: Syaiful AB

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Komitmen Percepat Infrastruktur dan Tingkatkan Pelayanan Publik

Aceh Barat

Tarmizi SP: Pencabutan Pergub JKA Jadi Momentum Pembenahan Data Penerima Layanan Kesehatan

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Tunjuk Ir. Yusmadi Jadi Plt Direktur PDAM Tirta Mountala

Aceh Barat

Silaturahmi Ramadhan, Pemkab Aceh Barat Satukan Wartawan, LSM dan Tokoh Masyarakat

Ekbis

Ketua IAD Aceh Kunjungi Dekranasda Aceh Besar, Dukung UMKM Tembus Pasar Nasional

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Bersama IDI–PDGI Gelar Pengobatan Gratis untuk Warga Terdampak Bencana di Pantai Ceureumen

Aceh Besar

Rita Mayasari Pimpin Pembentukan Tim Pembina Posyandu Aceh Besar

Aceh Barat

Buka RKPD 2026, Bupati Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat