Home / Sport

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:57 WIB

Legenda Bulu Tangkis Nasional Meriahkan Fun Game PBSI Aceh, Abang Afdhal Beri Apresiasi

mm Redaksi

Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah foto bersama usai menyaksikan secara langsung Fun Game Eksebisi PBSI Aceh yang menghadirkan legenda bulu tangkis nasional di GOR KONI Aceh, Sabtu (7/2/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah foto bersama usai menyaksikan secara langsung Fun Game Eksebisi PBSI Aceh yang menghadirkan legenda bulu tangkis nasional di GOR KONI Aceh, Sabtu (7/2/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh — Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah menyaksikan langsung Fun Game Eksebisi PBSI Aceh yang digelar di GOR KONI Aceh, Sabtu malam (7/2/2026). Kegiatan yang menghadirkan legenda bulu tangkis nasional tersebut disambut antusias ratusan penonton yang memadati arena pertandingan.

Fun game ini menghadirkan mantan juara Olimpiade Rio de Janeiro 2016 dan Atlanta, yakni Tontowi Ahmad dan Ricky Ahmad Soebadgja, bersama sejumlah atlet daerah. Suasana pertandingan berlangsung meriah, penuh keakraban, namun tetap menyuguhkan kualitas permainan kelas dunia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Aceh Barat Daya sekaligus Ketua PBSI Aceh Safaruddin, Wakil Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh sekaligus Ketua PBSI Banda Aceh Teuku Arief Khalifah, serta sejumlah tokoh olahraga dan tamu undangan lainnya.

Baca Juga :  Polsek dan TNI Amankan Turnamen Voli HUT Pemuda Gunong Tarok ke-25

Wakil Wali Kota yang akrab disapa Abang Afdhal tampak menikmati jalannya pertandingan. Ia memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif PBSI Aceh yang dinilainya mampu menghadirkan hiburan berkualitas sekaligus menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda Aceh.

“Kegiatan seperti ini sangat positif. Selain menghibur masyarakat, juga memberikan motivasi besar bagi atlet-atlet muda Aceh untuk bermimpi lebih tinggi dan berprestasi di tingkat nasional hingga internasional,” ujar Afdhal.

Baca Juga :  Hadiri Smash the Limits, Wamenpora Taufik Dukung Kolaborasi Alumni IFN Lewat Olahraga

Menurutnya, kehadiran legenda bulu tangkis nasional di Banda Aceh membuktikan bahwa Aceh memiliki daya tarik kuat sebagai tuan rumah event olahraga berskala besar. Ia menilai kegiatan olahraga yang dikemas dengan baik dapat menjadi bagian dari penguatan sport tourism, sekaligus memperkuat citra Banda Aceh sebagai kota yang ramah terhadap pemuda dan olahraga.

“Banda Aceh terbuka untuk event-event olahraga seperti ini. Pemerintah kota tentu mendukung penuh, karena olahraga bukan hanya soal prestasi, tetapi juga pembinaan karakter, gaya hidup sehat, dan penggerak ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga :  Banda Aceh Meriah, The Glory Malahayati Cup Hadirkan Pertandingan Hingga Pameran UMKM

Afdhal berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi olahraga, dan komunitas dapat terus diperkuat. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, ia optimistis Aceh mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama daerah di masa depan.

Gelaran Fun Game Eksebisi PBSI Aceh tersebut juga dimeriahkan dengan berbagai doorprize menarik, yang semakin menambah antusiasme penonton hingga acara berakhir. Kegiatan ditutup dengan suasana penuh keakraban antara atlet, pejabat daerah, dan para pecinta bulu tangkis di Aceh.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Sport

Wamenpora Tekankan Pentingnya Penguatan Peran Guru Olahraga di Sekolah

Sport

Kemenpora Tampil Perkasa, Kalahkan Babel 3-0 di Pornas Korpri 2025

Sport

Wamenpora Serahkan Medali Emas kepada Zaki Ubaidillah di Final BAJC 2025

Sport

Upaya Panitia Turnamen Amuren Cup ke VIII Bersama Pihak Terkait Menyongsong Percepatan Izin

Sport

PST Suak Timah Juara U20 Piala Bupati Aceh Barat 2025

Sport

Kapolres Pidie Jaya Cup 2025 Resmi Ditutup, Ribuan Penonton Padati Laga Final CST United vs AJ Motor FC

Pemerintah Aceh

Plt Sekda Lepas Kontingen FORNAS 2025 ke NTB, Bawa Misi Budaya dan Sportivitas
Friendship Run UAE–Indonesia 2025

Sport

Ratusan Peserta Ramaikan Friendship Run UAE–Indonesia 2025 di Aceh