Home / Pendidikan

Sabtu, 6 September 2025 - 08:30 WIB

Kemenag Siapkan MQK Internasional Pertama, Wajo Jadi Tuan Rumah

mm Redaksi

Peninjauan sejumlah titik lokasi kegiatan MQKI di Pesantren As’adiyah. dok. Kemenag RI

Peninjauan sejumlah titik lokasi kegiatan MQKI di Pesantren As’adiyah. dok. Kemenag RI

Wajo – Kementerian Agama Republik Indonesia terus mengebut persiapan Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Internasional perdana yang akan berlangsung pada 1–7 Oktober 2025 di Pesantren As’adiyah, Wajo, Sulawesi Selatan.

Staf Khusus Menteri Agama Bidang Kebijakan Publik, Media/Hubungan Masyarakat, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Ismail Cawidu, bersama Direktur Pesantren, Basnang Said, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik lokasi kegiatan pada Jumat (5/9/2025).

Ismail menegaskan, MQK Internasional menjadi etalase Kemenag sekaligus wajah Indonesia di hadapan dunia. “Acara ini akan melibatkan 10 negara. Satu kesalahan kecil bisa menjadi sorotan publik. Karena itu, setiap detail harus diperhatikan dengan cermat, terutama dalam aspek pelayanan,” ujarnya.

Baca Juga :  MOOC Pintar Kemenag Pecahkan Rekor, 159.884 Peserta Ikuti Pelatihan Daring

Ia menekankan, suksesnya pembukaan akan menentukan semangat seluruh rangkaian acara. “Kalau pembukaan berjalan baik, semangat penyelenggaraan ke depan juga lebih positif. Karena itu, pembukaan harus sempurna sesuai kemampuan kita,” imbuhnya.

Dalam tinjauannya, Ismail juga menyoroti pentingnya media center. “Media harus dilayani dengan baik. Siapkan fasilitas memadai, termasuk transportasi khusus. Berita positif tentang MQK harus mengalir sejak persiapan hingga penutupan,” jelasnya.

Baca Juga :  Kemenag Perluas Beasiswa PJJ untuk Cetak Guru Profesional

Ada tiga titik utama yang disiapkan panitia. Pesantren As’adiyah Lapongkoda untuk lomba MQK antarsantri nasional, Kampus Ma’had Aly As’adiyah untuk tingkat Asia Tenggara dan Ma’had Aly, serta Kampus As’adiyah Macanang yang diproyeksikan menjadi lokasi pembukaan MQK Internasional.

Fasilitas yang dicek antara lain ruang lomba, akomodasi peserta, transit tamu, gedung pembukaan, hingga akses transportasi.

Direktur Pesantren, Basnang Said, menegaskan persiapan ini membutuhkan sinergi lintas pihak. “Kami memastikan semua kebutuhan teknis dan nonteknis, mulai dari penempatan tamu, kesiapan listrik dan tenda, sampai toilet darurat. Semua harus sesuai standar agar MQK Internasional berjalan sukses,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kemhan RI Perluas Akses Pendidikan Pertahanan Lewat Beasiswa Unhan dan Politeknik Ben Mboi di Perbatasan

Ia menambahkan, kenyamanan peserta, ulama, dan tamu undangan tetap menjadi prioritas. “Panitia juga sudah menyiapkan skema penjemputan di bandara,” ujarnya.

MQK Internasional I di Wajo akan diikuti peserta dari dalam dan luar negeri. Selain perlombaan, acara ini juga dimeriahkan expo kemandirian pesantren, fajr inspiration, perkemahan pramuka santri nusantara, hingga pertunjukan seni.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Gerakan Penghijauan Dayah, Disdik Dayah Banda Aceh Distribusikan 80 Bibit Pohon ke Seluruh Dayah

Pendidikan

Kemenag Tugaskan 98 Guru PAI untuk Mengajar di Sekolah Rakyat

Pendidikan

Wakil Gubernur Aceh Lanjutkan Studi S2 di USK, Rektor Apresiasi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Diri

Aceh Barat

Tarmizi Dampingi Dua Anak Yatim ke Sekolah dalam Gerakan Ayah Mengantar Anak
IAIN Palangka Raya

Pendidikan

IAIN Palangka Raya Kini UIN, Target Cetak SDM Berkualitas

Pendidikan

4.971 Mahasiswa Baru UIN Malang Ikuti PBAK, Kapuspenma Tekankan Pentingnya Kepemimpinan

Pendidikan

Mahasiswa UINSI Samarinda Raih Juara II MTQ Internasional di Maroko

Pendidikan

Wagub Aceh Pimpin Apel Tahunan di Pesantren Oemar Diyan, Tegaskan Peran Dayah sebagai Benteng Moral