Home / Nasional

Rabu, 5 November 2025 - 10:00 WIB

Kemenag Gaet Gen Z Lewat Dakwah Film dan Konten Digital

mm Redaksi

Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad. dok. Kemenag RI

Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad. dok. Kemenag RI

Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) kini serius membangun ekosistem dakwah kreatif yang dekat dengan generasi muda, terutama Gen Z. Dakwah tidak lagi hanya lewat ceramah di mimbar, tapi juga melalui film, musik, dan konten digital yang akrab dengan keseharian anak muda.

Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad, mengatakan perubahan perilaku generasi muda menuntut pembaruan strategi dakwah yang lebih kontekstual. “Dakwah hari ini tidak cukup disampaikan dengan cara-cara konvensional. Kita harus hadir di ruang-ruang yang akrab dengan mereka, baik di media sosial maupun ruang kreatif lainnya,” ujarnya dalam Talkshow Syiar Budaya Islam di Jakarta, Selasa (4/11/2025).

Baca Juga :  Prabowo Resmikan Pembangkit Listrik EBT di 15 Provinsi Senilai Rp 25 T

Menurut Abu, film dan karya seni punya kekuatan besar dalam menyampaikan pesan keagamaan secara emosional. “Film itu jembatan antara ajaran dan pemeluknya. Nilai-nilai Islam yang luhur dapat disampaikan melalui narasi yang indah, penuh makna, tanpa harus menggurui. Melalui film, kita bisa menghadirkan wajah Islam yang menyejukkan dan inspiratif,” jelasnya.

Ia menegaskan, ekosistem dakwah yang sehat harus mendorong toleransi, memperkuat moderasi, dan membuka ruang kreativitas. “Kami ingin Gen Z tidak hanya menjadi penonton perubahan, tapi pelaku utama dalam menebarkan nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” tambahnya.

Plt Direktur Penerangan Agama Islam, Ahmad Zayadi, juga menilai dakwah di era digital perlu inovasi berbasis riset dan pendekatan sosial. “Anak muda perlu merasa memiliki ruang dalam dakwah. Ketika mereka diberi kepercayaan untuk berkarya, mereka akan menghadirkan nilai Islam dengan bahasanya sendiri, yang segar dan relevan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kemenag Bantu Rp30 Juta untuk Santri Korban Musibah Magelang

Zayadi menyebut, Direktorat Penerangan Agama Islam kini mengembangkan strategi dakwah lintas medium seperti kompetisi film dakwah, festival seni budaya Islam, dan kolaborasi kreatif dengan komunitas muda.
“Kita tidak hanya bicara dakwah di level isi pesan, tapi juga pada cara penyampaian. Film, musik, dan media sosial kini menjadi kanal penting bagi penyiaran nilai-nilai keagamaan yang moderat,” katanya.

Baca Juga :  Wamenag Dorong Itjen Kemenag Tingkatkan Integritas dan Tata Kelola Anggaran

Kasubdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam, Wida Sukmawati, menambahkan pihaknya sedang memperluas ruang ekspresi bagi komunitas kreatif muda lewat kegiatan seperti Ngaji Budaya, Pamong Budaya, dan Kompetisi Film Pendek Islam Moderat. “Kami ingin memberi wadah bagi generasi muda untuk menuangkan gagasan dan nilai keagamaan mereka melalui medium yang mereka sukai,” ucapnya.

“Ketika anak muda berkarya dengan membawa nilai kebaikan, toleransi, dan kemanusiaan, sesungguhnya mereka sedang berdakwah dengan caranya sendiri. Itulah wajah baru dakwah Islam Indonesia, indah, moderat, dan membumi,” pungkasnya.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

Wamenag Ajak Penggemar One Piece Kibarkan Semangat Nasionalisme

Nasional

Sebanyak 74.447 Jemaah Haji Reguler Sudah Tiba di Tanah Air

Nasional

Kemenag dan BAZNAS Hidupkan Masjid Jadi Motor Ekonomi

Nasional

Sekjen Kemenag Tegaskan Warisan Gus Dur Jadi Inspirasi Kebangsaan di Temu Nasional GUSDURian 2025
Menag Nasaruddin Umar

Nasional

Menag Nasaruddin Umar Hadiri Pertemuan Perdamaian di Vatikan

Nasional

Mendikdasmen Tinjau Sekolah Terdampak Bencana di Aceh Utara, Revitalisasi Pendidikan Jadi Prioritas Nasional

Nasional

Kemenag dan Baznas Luncurkan Program BMM Madada untuk Pemberdayaan Ekonomi Umat

Nasional

Sekolah Rakyat: Reformasi Pendidikan di Era Prabowo