Pidie Jaya – Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah menegaskan pentingnya sinergi lintas instansi dan stabilitas keamanan demi kenyamanan masyarakat. Hal itu disampaikannya saat kunjungan kerja di Polres Pidie Jaya, Rabu, 19 November 2025.
Kedatangan Kapolda disambut dengan pengalungan bunga, jajar kehormatan, tarian Ranup Lampuan, serta prosesi peusijuk yang dipimpin Wakil Ketua MPU Pidie Jaya, Tgk. H. Muniruddin M. Diah (Waled Kiran).
Kegiatan bertajuk Bumoe Japakeh tersebut menjadi ajang Kapolda bersilaturahmi dengan Forkopimda dan memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan daerah serta pelayanan publik.
Dalam arahannya, Irjen Marzuki menekankan pentingnya mengoptimalkan kekayaan alam Aceh. Ia menyoroti sektor pertanian dan perkebunan, kelautan dan perikanan, mineral dan batubara, hingga keanekaragaman hayati sebagai potensi besar yang membutuhkan iklim investasi kondusif.
“Aceh kini menjadi daerah paling aman di Sumatera. Pasca konflik dan tsunami, Aceh telah bertransformasi menjadi wilayah yang sangat kondusif dan layak untuk investasi serta pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Kapolda menjelaskan bahwa rasa aman tidak hanya bebas dari gangguan fisik maupun psikis, namun juga rasa terlindungi dan bebas dari kekhawatiran.
“Polda Aceh dan jajaran berkomitmen menjaga kamtibmas, melindungi masyarakat, dan bekerja dengan etika, tanggung jawab, serta amanah sesuai tagline ‘Meutuah’ yang kami gagas,” ucapnya.
Pada kunker itu, abituren Akabri 1991 tersebut menyerahkan penghargaan kepada Bhabinkamtibmas terbaik, tim kreatif Humas, serta petugas kebersihan Polres Pidie Jaya. Tali asih juga diberikan kepada perwakilan KPA Kabupaten Pidie Jaya sebagai bentuk kepedulian sosial.
Kapolda bersama rombongan kemudian meninjau Mako Polres, melakukan penaburan bibit ikan di kolam Polres, serta mengikuti panen jagung sebagai dukungan terhadap program ketahanan pangan berbasis pemberdayaan masyarakat.***
Editor: RedaksiReporter: Redaksi













