Home / Daerah

Minggu, 7 September 2025 - 23:04 WIB

Kapolda Aceh Dipeusijuek Warga Lampaseh Kota, Simbol Doa dan Kehangatan Silaturahmi

mm Syaiful AB

Kapolda Aceh Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah mendapat prosesi tepung tawar (peusijuek) dari warga Lampaseh Kota. dok. Polda Aceh

Kapolda Aceh Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah mendapat prosesi tepung tawar (peusijuek) dari warga Lampaseh Kota. dok. Polda Aceh

BANDA ACEH – Kapolda Aceh Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah mendapat prosesi peusijuek dari tokoh agama dan masyarakat Gampong Lampaseh Kota, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, Minggu (7/9/2025). Prosesi adat tersebut berlangsung di Masjid Bani Salim saat Kapolda bersilaturahmi dengan warga.

Peusijuek, tradisi khas Aceh yang melambangkan doa keselamatan, keberkahan, dan kerukunan, menjadi simbol harapan masyarakat agar Kapolda senantiasa diberi kesehatan dan kelancaran dalam memimpin jajaran Polda Aceh.

Dalam sambutannya, Brigjen Marzuki mengapresiasi sambutan hangat warga Lampaseh Kota. Ia menegaskan doa dan dukungan masyarakat menjadi energi besar bagi dirinya serta seluruh jajaran kepolisian.

Baca Juga :  Fadhlullah Silaturahmi dengan Direksi PT. PIM, Tegaskan Dukungan Pemerintah Aceh untuk Pengembangan Perusahaan

“Doa dan dukungan dari masyarakat adalah energi bagi kami. Insya Allah, kami akan berupaya maksimal agar Polri hadir dengan humanis, profesional, dan selalu dekat dengan rakyat,” ujarnya.

Kapolda juga mengajak tokoh agama dan pemuda untuk bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia berpesan kepada generasi muda agar menjaga kesehatan dan menjauhi narkoba.

Baca Juga :  Harga Emas di Banda Aceh Naik, Simak Rincian per Mayam dan Antam per Gram, Senin 23 Juni 2025

“Kalau kesehatan terjaga, mudah-mudahan cita-cita bisa tercapai. Tapi kalau sudah rusak karena narkoba, itu sulit dibantu,” tegasnya.

Suasana silaturahmi berlangsung akrab, ditandai dengan dialog dan ramah tamah. Sejumlah aspirasi warga turut disampaikan langsung kepada Kapolda.

Keuchik Lampaseh Kota, Mardali, menyebut kehadiran Kapolda menghadirkan nostalgia bagi warga.

“Ini jadi momen nostalgia. Semua orang di sini kembali mengingat masa-masa indah, ketika bermain bola, menjala ikan Mujair di kolam, atau berkumpul makan bersama. Suasana ini menghidupkan kembali kenangan lama yang penuh keakraban,” katanya.

Baca Juga :  Polres Bener Meriah Imbau Warga Tetap Waspada Aktivitas Gunung Burni Telong

Ia menilai gaya kepemimpinan Brigjen Marzuki lebih dekat dengan masyarakat. Bahkan saat aksi unjuk rasa, Kapolda disebut tidak menolak aspirasi, melainkan menerima langsung tuntutan warga dengan terbuka.

“Kapolda Aceh lebih familiar, hubungan silaturahmi dengan masyarakat lebih akrab. Saat demo pun beliau tidak menolak, malah menerima langsung tuntutan masyarakat dengan terbuka,” ujar Mardali.

Warga Lampaseh berharap kehadiran Kapolda dapat semakin mempererat hubungan aparat keamanan dengan masyarakat.***

Editor: DahlanReporter: Syaiful AB

Share :

Baca Juga

Daerah

Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Polres Aceh Utara Gelar Lomba Baris Berbaris Pelajar

Daerah

Pangdam IM Berpamitan dengan Alumni SMAN 2 Banda Aceh

Daerah

Sekda Aceh: Banjir dan Longsor Kali Ini yang Terparah, 75 Ribu Rumah Rusak dan Akses Terputus

Daerah

Bupati Aceh Besar Lantik 6 Kepsek dan Serahkan SK Perpanjangan 356 Formasi Guru PPPK

Daerah

Jembatan Awe Geutah Ambruk, Wagub Aceh Tinjau Lokasi dan Minta Pembangunan Jalur Alternatif Dipercepat
Sekda Aceh

Daerah

Sekda Aceh Dorong Lulusan UNIKI Berinovasi Hadapi Tantangan

Daerah

Bhayangkara Sport Day, Polda Aceh Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan SIM Keliling untuk Masyarakat

Daerah

Kukuhkan Marlina sebagai Bunda PAUD, Bunda Literasi, dan Ketua FORIKAN