Home / Pemerintah

Selasa, 14 Oktober 2025 - 09:26 WIB

Kak Na Sambangi Pulo Aceh, Bawa Semangat dan Solusi Warga

mm Syaiful AB

Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir, berkunjung ke rumah sejumlah lansia, rumah keluarga kurang mampu dan anak stunting, di Gampong Lampuyang Kecamatan Pulo Aceh, Senin (13/10/2025). dok. Ist

Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir, berkunjung ke rumah sejumlah lansia, rumah keluarga kurang mampu dan anak stunting, di Gampong Lampuyang Kecamatan Pulo Aceh, Senin (13/10/2025). dok. Ist

Pulo Aceh— Bunda PAUD Aceh Marlina Muzakir memanfaatkan kunjungan kerja singkatnya ke Pulo Aceh, Senin (13/10/2025), dengan menyambangi PAUD Negeri Pembina serta bersilaturahmi ke sejumlah warga, termasuk lansia dan penyandang disabilitas.

Salah satu yang dikunjungi adalah Nek Aminah, lansia yang akan diwisuda setelah mengikuti sekolah lansia. Prosesi wisuda dijadwalkan berlangsung November mendatang di AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala.

“Semangat Bu beuh, mangat Jak sikula lansia kan, leu meureumpok Ngon. Selamat beuh, nteuk Wate wisuda neu undang lon. Insya Allah lon jak u AAC Dayan Dawood,” kata Kak Na menyemangati.

Baca Juga :  DPRA Lakukan Sidak ke RSUDZA Temukan Banyak Kekurangan

Kak Na juga bertandang ke rumah Sunardi dan Haslinda, lalu ke kediaman Ibnu Abbas dan istrinya Aisyah Arrasyid. Pasangan lansia itu memberikan buah labu tanah sebagai bentuk penghormatan.

“Warga masyarakat di sini masih teguh memegang adat Peumulia Jamee. Alhamdulillah, terima kasih, hari ini saya dapat oleh-oleh buah labu dari Nek Aisyah,” ujar Kak Na.

Baca Juga :  Gas Elpiji 3 Kg Langka, Kabag Ekonomi Pantau dan Ingatkan Pangkalan Gas di Pidie Jaya

Kunjungan dilanjutkan ke rumah Nursiah dan Muhammad Ismi yang sedang terbaring lemah. Terakhir, Kak Na menyambangi kediaman Rahmat Akbar, remaja yang mengalami gangguan saraf sejak duduk di bangku SMP.

Menurut sang ayah, Abubakar, Rahmat membutuhkan terapi rutin di Banda Aceh, namun terkendala biaya dan tempat tinggal.

“Rahmat butuh terapi Bu, kami harus pergi ke Banda Aceh namun kami terkendala penginapan, karena terapinya itu seminggu dua kali. Jika harus pulang pergi, maka kami terkendala di biaya Bu. Bagusnya kami sebulan berada di Banda Aceh, agar lebih fokus dan penanganan Rahmat bisa maksimal,” jelas Abubakar.

Baca Juga :  Wakili Bupati, Kadis Syariat Islam Aceh Besar Hadiri Tasyakkur dan Wisuda TPQ Baburridha Tahun 2025

Menanggapi hal itu, Kak Na berjanji akan mencarikan solusi terkait tempat singgah selama masa terapi.

“Insya Allah, kita akan Carikan tempat yang baik untuk tempat singgah, agar Rahmat bisa lebih fokus menjalani terapi, sembuh dan bisa beraktifitas seperti sediakala,” kata Kak Na.***

Editor: DahlanReporter: Syaiful AB

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

DPMG Catat 220 BUMG di Aceh Besar Masuk Kategori Berkembang

Aceh Barat

Wakil Bupati Aceh Barat Kukuhkan Panitia HUT RI ke-80

Pemerintah

Bupati Aceh Utara Tinjau Lokasi Pembangunan SMA Unggul Garuda di Meunye

Aceh Besar

Tinjau Lahan 35 Hektare, Pemkab Aceh Besar Dorong Pembangunan IPDN di Kota Jantho

Pemerintah

Gedung Perpustakaan Pidie Jaya Diresmikan, Perpusnas Harapkan Terbentuknya Masyarakat Literat

Aceh Besar

Bupati Muharram Idris Minta LKKS Perluas Jangkauan Pelayanan Sosial hingga Pelosok

Parlementarial

Anggota DPRA Zulfadhli dan PAS Aceh Sepakati Kerja Sama Politik

Pemerintah

Wakil Ketua Dekranasda Aceh Besar Sambut Hangat Kunjungan Kerja IAD Kejati Aceh