Home / Pemerintah Aceh

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:40 WIB

Jelang Ramadhan, Wagub Aceh Bahas Meugang, Listrik hingga Kuota BBM di Rakor Transisi Pemulihan Bencana

mm Redaksi

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Hidrometeorologi Fase Transisi Pemulihan di Posko Terpadu Kantor Gubernur Aceh, Senin (9/2/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Hidrometeorologi Fase Transisi Pemulihan di Posko Terpadu Kantor Gubernur Aceh, Senin (9/2/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Hidrometeorologi Aceh Fase Transisi Pemulihan di Posko Terpadu Kantor Gubernur Aceh, Senin (9/2/2026).

Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Aceh, para kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait, serta berbagai unsur yang terlibat dalam penanganan bencana. Sementara itu, para bupati dan wali kota se-Aceh bersama jajaran pemerintah kabupaten/kota mengikuti rapat secara daring melalui Zoom.

Dalam arahannya, Fadhlullah meminta seluruh kepala daerah, khususnya di wilayah terdampak bencana, agar melakukan persiapan matang menjelang bulan suci Ramadhan. Ia menekankan pentingnya memastikan kesiapan berbagai aspek yang berpengaruh langsung terhadap kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa.

Baca Juga :  Posko Tanggap Darurat Aceh Buka Layanan Pengiriman Bantuan Bencana via Pelabuhan Ulee Lheu

Beberapa hal yang menjadi fokus pembahasan antara lain kesiapan tradisi meugang, jaminan pasokan listrik oleh PT PLN, serta kondisi dan kesiapan infrastruktur dasar di daerah terdampak bencana.

Selain itu, setiap kabupaten dan kota diminta menyampaikan kondisi terkini di wilayah masing-masing sebagai bahan evaluasi dan dasar penentuan langkah lanjutan dalam fase transisi pemulihan.

Baca Juga :  Biro PBJ Setda Aceh Gelar Rapat Kerja Fungsional, Perkuat Profesionalisme Pengadaan Pemerintah

Terkait meugang, Fadhlullah mengungkapkan sejumlah kabupaten/kota telah mengajukan permohonan bantuan sapi meugang kepada Presiden Republik Indonesia. Permohonan tersebut telah disetujui dan diperuntukkan bagi desa-desa terdampak bencana.

“Bantuan tersebut akan direalisasikan melalui mekanisme transfer dana dari pemerintah pusat langsung ke pemerintah kabupaten dan kota untuk pembelian sapi meugang,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur juga menyampaikan permintaan kepada Pertamina agar menambah kuota bahan bakar minyak (BBM), khususnya untuk wilayah tengah Aceh. Ketersediaan dan distribusi elpiji di daerah terdampak, seperti Aceh Tamiang, turut menjadi perhatian.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Resmikan Pabrik Karet PT Potensi Bumi Sakti di Aceh Barat

Pertamina juga diminta menangguhkan sementara penerapan penggunaan barcode pada pengisian BBM bersubsidi di seluruh SPBU selama masa transisi dari status darurat menuju pemulihan bencana hidrometeorologi di Aceh.

Menutup arahannya, Fadhlullah mengimbau pemerintah kabupaten dan kota terdampak agar terbuka menyampaikan berbagai kebutuhan dan kendala dalam menyambut serta menjalani Ramadhan, sehingga solusi dapat dirumuskan dan dilaksanakan secara bersama.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Banjir Aceh Jaya

Pemerintah Aceh

Banjir Aceh Jaya, Pemerintah Aceh Gerak Cepat Salurkan Bantuan

Pemerintah Aceh

Lembaga Wali Nanggroe Perkuat Sinergi dengan Diaspora Aceh di Medan

Pemerintah Aceh

Taufik Tekankan SKPA Segera Verifikasi Data Perubahan RKPA 2026

Pemerintah Aceh

Jelang Ramadhan 2026, Pemerintah Aceh Dorong Percepatan Hunian Sementara bagi Korban Bencana
Subroto 2025

Pemerintah Aceh

Aceh Raih Penghargaan Subroto 2025, Apresiasi SDM Energi

Pemerintah Aceh

Mubes MAA 2026 Digelar di Banda Aceh, Gubernur Muzakir Manaf dan Wali Nanggroe Hadir

Pemerintah Aceh

Dek Fadh Cek Kondisi Jembatan Teupin Mane hingga Sungai Krueng Sawang

Pemerintah Aceh

Raker KAGAMA Aceh 2026 Resmi Dibuka, M. Nasir Tekankan Peran Strategis Alumni UGM