Home / Aceh Barat / Pemerintah

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:26 WIB

Jelang Lebaran, Pemkab Aceh Barat Pastikan Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Meulaboh Stabil

mm Tiara Ayu Juneva

Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadhel, meninjau harga kebutuhan pokok saat pemantauan pasar tradisional di Meulaboh menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Rabu (11/3/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadhel, meninjau harga kebutuhan pokok saat pemantauan pasar tradisional di Meulaboh menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Rabu (11/3/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Meulaboh – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Meulaboh, Rabu (11/3/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadhel, SH, bersama sejumlah dinas terkait serta pihak kepolisian guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.

Dalam pemantauan tersebut, Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadhel mengatakan bahwa secara umum harga berbagai kebutuhan pokok di pasar masih relatif stabil. Beberapa komoditas seperti cabai, bawang, tomat hingga ikan masih berada pada harga yang normal.

Baca Juga :  Gampong di Aceh Barat Dapat Insentif Ekologi, TAKE Resmi Diluncurkan

“Dari hasil pemantauan hari ini, Alhamdulillah harga kebutuhan pokok masih dalam kondisi stabil. Mulai dari cabai, bawang, tomat hingga ikan, harganya masih normal,” ujar Said.

Ia menjelaskan, kondisi pasokan pangan di pasar tradisional Meulaboh hingga saat ini juga masih cukup terkendali. Meski terdapat kenaikan pada sejumlah komoditas, namun kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas yang wajar.

Meski demikian, Said menegaskan agar dinas terkait tetap melakukan pengawasan secara intensif. Ia juga meminta Dinas Perdagangan serta Dinas Pangan untuk segera melakukan intervensi apabila terjadi lonjakan harga yang signifikan di pasaran.

Baca Juga :  Rakorkab 2026 Digelar, Bupati Tarmizi Klaim Kemiskinan Aceh Barat Turun 2,1 Persen

“Jika nanti ada kenaikan harga yang cukup tinggi, kita minta dinas terkait segera melakukan langkah intervensi agar harga tetap terkendali dan tidak memberatkan masyarakat,” katanya.

Dalam pemantauan tersebut, terdapat beberapa komoditas yang terpantau berada pada Harga Acuan Pemerintah (HAP), di antaranya cabai rawit merah, tepung terigu curah, serta bawang putih.

Selain itu, pemerintah daerah juga mewaspadai potensi kenaikan harga sejumlah komoditas menjelang Lebaran, seperti telur ayam ras, daging ayam ras, bawang merah, dan gula pasir.

Baca Juga :  Aceh Barat Gencar Usulkan Jalan dan Irigasi ke Pusat

Di sisi lain, Said mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying atau pembelian berlebihan, karena pasokan kebutuhan pokok di pasar masih tersedia dan pemerintah terus melakukan pengawasan terhadap stabilitas harga.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik membeli kebutuhan dalam jumlah berlebihan, karena stok masih tersedia dan pemerintah terus memantau kondisi pasar,” pungkasnya.

Pemantauan harga ini dilakukan sebagai langkah antisipasi pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Kolaborasi Lintas Agama di Aceh Besar, Syukri A Jalil Apresiasi Baksos Nyepi untuk Korban Bencana

Pemerintah

TNI dan Pemda Aceh Bersinergi Kembangkan Sektor Peternakan

Pemerintah

Cegah Inflasi, Bupati Simeulue Instruksikan Para Camat Manfaatkan Lahan Kosong

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Perkuat Implementasi Pengarusutamaan Gender dalam Perencanaan Pembangunan

Aceh Besar

Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Bupati Aceh Besar: Jabatan Amanah, Bukan Kepentingan Pribadi

Aceh Barat

Proyek Strategis Nasional: Pembangunan Sekolah Rakyat Aceh Barat Dimulai dengan Kolaborasi Swasta

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Bersama IDI–PDGI Gelar Pengobatan Gratis untuk Warga Terdampak Bencana di Pantai Ceureumen

Pemerintah

Pasca Dibuka Pendaftaran, Eriton Jadi Pendaftar Pertama Calon Ketua KNPI Simeulue