Home / Aceh Barat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:48 WIB

Ibunda Abu Sultan, Istri Alm Usman Peulanteu Meninggal Dunia

mm Redaksi

Ratusan warga mengiringi prosesi pemakaman Keramahtullah Cut Intan atau Nyakmi di Peulanteu, Aceh Barat. Almarhumah merupakan istri ulama sufi kharismatik Aceh Barat, Abu Usman Peulanteu. Foto: Dok. Istimewa

Ratusan warga mengiringi prosesi pemakaman Keramahtullah Cut Intan atau Nyakmi di Peulanteu, Aceh Barat. Almarhumah merupakan istri ulama sufi kharismatik Aceh Barat, Abu Usman Peulanteu. Foto: Dok. Istimewa

Aceh Barat – Kabar duka menyelimuti masyarakat Aceh Barat. Cut Intan atau yang akrab disapa Nyakmi meninggal dunia pada usia 70 tahun, Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 18.20 WIB.

Almarhumah dikenal sebagai salah satu keturunan Sultan Malikussaleh dari Kesultanan Samudera Pasai. Nyakmi juga merupakan istri almarhum Abu H. Muhammad Usman Nurul Fauzi (Teuga) Peulanteu, ulama sufi kharismatik Aceh Barat yang dikenal luas oleh masyarakat.

Kepergian almarhumah meninggalkan delapan orang anak, terdiri dari tujuh laki-laki dan satu perempuan. Keluarga besar almarhum dikenal meneruskan nilai-nilai keagamaan dan perjuangan dakwah yang diwariskan oleh Abu Usman semasa hidupnya.

Baca Juga :  Tingkat Kemiskinan Aceh Barat 2025 Turun Signifikan, Capai 15,50%

Nyakmi menghembuskan napas terakhir di kediaman Abu Sultan, pimpinan Dayah Darul Makmur Gunong Meu’eh, Kecamatan Bubon, Kabupaten Aceh Barat. Kabar wafatnya almarhumah dengan cepat menyebar hingga ratusan masyarakat dari berbagai daerah datang melayat ke rumah duka.

Usai disemayamkan, jenazah dibawa ke kediamannya di Gampong Cot Lawang, Meulaboh, untuk proses pemandian. Selanjutnya, jenazah dishalatkan di Masjid Dayah Darul Makmur Gunong Meu’eh sebelum diberangkatkan menuju lokasi pemakaman keluarga di Peulanteu.

Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dengan iringan selawat dan zikir dari masyarakat yang turut mengantar almarhumah ke tempat peristirahatan terakhir. Nyakmi dimakamkan di samping makam suaminya, almarhum Abu Usman Peulanteu, yang dikenal sebagai pencetus pembangunan Masjid 1.000 Tiang di Peulanteu.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Johan Pahlawan Ajak Warga Aktif Jaga Keamanan Lewat Patroli Dialogis

Juru Bicara Abu Sultan, Nahda Rusman, membenarkan kabar duka tersebut. Menurutnya, wafatnya Nyakmi secara mendadak meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga besar, santri, serta masyarakat Aceh Barat.

“Kepergian Nyakmi meninggalkan kesan yang luar biasa. Seolah beliau telah mengetahui bahwa Allah SWT akan segera memanggilnya. Pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah lalu, beliau masih sempat menunaikan ibadah kurban satu ekor sapi,” ujar Nahda.

Selain itu, kata Nahda, menjelang peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah, almarhumah juga sempat mengadakan kenduri keluarga yang dikhususkan untuk mendoakan almarhum Abu Usman serta keluarga besar.

Baca Juga :  Pelajar SMA Negeri 1 Panton Reu Belajar Kerajinan Eceng Gondok Bersama Dekranasda Aceh Barat

“Pada sore hari sebelum wafat, beliau sempat mengeluhkan kondisi badan yang kurang sehat. Tidak lama kemudian, menjelang waktu Magrib, beliau menghembuskan napas terakhir,” katanya.

Nahda menambahkan, kepergian Nyakmi menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar Abu Usman Peulanteu dan masyarakat yang mengenalnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung penyelesaian pembangunan Masjid 1.000 Tiang yang hingga kini masih dalam tahap pembangunan.

“Semoga amal ibadah almarhumah diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tutup Nahda Rusman.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

BNPB Siap Droping Logistik ke Desa Sikundo Aceh Barat yang Terisolir Akibat Bencana

Aceh Barat

PT MIFA Harus Hentikan Kegaduhan, Laporkan Bupati Sama Saja Menantang Rasa Keadilan Rakyat

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Gelar Tabligh Akbar, Juara Aksi Indosiar 2026 Siap Isi Dakwah

Aceh Barat

Wakil Bupati Aceh Barat Lepas 92 Kafilah ke MTQ Aceh ke-37 di Pidie Jaya

Aceh Barat

Tarmizi Dorong Program Magrib Mengaji Jadi Teladan Keluarga di Aceh Barat

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Dorong Pelarangan Permainan Domino, Ini Alasan Bupati Tarmizi

Aceh Barat

Jembatan Jambak–Canggai di Aceh Barat Mulai Dikerjakan, Bupati Larang Siswa Menyeberangi Sungai

Aceh Barat

Lapas Meulaboh Gelar Razia dan Tes Urine Serentak, Pastikan Lingkungan Bebas Narkoba Jelang HBP ke-62