Home / Pemerintah Aceh / Pendidikan

Senin, 13 April 2026 - 14:36 WIB

Empat Program Strategis Dicanangkan, Pendidikan Dayah di Aceh Siap Lebih Berkualitas dan Berdaya Saing

mm Redaksi

Plt Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin. Foto: Dok. Istimewa

Plt Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Dinas Pendidikan Dayah Aceh menetapkan empat program prioritas sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan dayah di seluruh Aceh. Program ini dirancang untuk memperkuat peran dayah sebagai lembaga pendidikan berbasis keislaman yang mampu mencetak generasi unggul dan berdaya saing.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari implementasi visi dan misi Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf dan Fadhlullah (Mualem–Dek Fadh), yang menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia berkualitas berlandaskan nilai-nilai syariat Islam.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin, pada Senin (13/4/2026), menyampaikan bahwa salah satu program utama adalah pengembangan Elektronik Data Tunggal Dayah (E-Datuda). Sistem ini bertujuan mengintegrasikan seluruh data dayah dalam satu platform digital yang akurat dan mudah diakses.

Baca Juga :  Sekda Aceh Jemput Menko Imigrasi dan Hukum Yusril Ihza Mahendra, Laporkan Kondisi Terkini Bencana Hidrometeorologi

Menurutnya, melalui E-Datuda, pemerintah dapat melakukan perencanaan serta pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran. Selain itu, sistem ini juga diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pendidikan dayah di Aceh.

Program prioritas lainnya adalah peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan dayah. Dinas akan terus mendorong peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, workshop, serta berbagai program pengembangan kapasitas.

Baca Juga :  Marthunis Ajak Civitas Disdik Aceh Tanamkan Nilai Pengorbanan dan Integritas

Langkah ini dinilai penting agar tenaga pendidik mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman, sehingga lulusan dayah memiliki keseimbangan antara ilmu agama dan keterampilan yang relevan.

Tak hanya itu, Dinas Pendidikan Dayah Aceh juga mendorong pemberdayaan ekonomi bagi santri dan tenaga pengajar melalui pelatihan keterampilan hidup (life skill) dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan dayah.

Dengan program ini, santri tidak hanya dibekali ilmu agama, tetapi juga kemampuan praktis untuk mandiri secara ekonomi, sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat perekonomian masyarakat berbasis potensi lokal.

Baca Juga :  Peresmian Fakultas Psikologi Islam dan Saintek di UIN Raden Intan Lampung

Sementara itu, program keempat adalah peningkatan sarana dan prasarana dayah. Pemerintah Aceh berkomitmen menghadirkan fasilitas pendidikan yang layak, nyaman, dan mendukung proses belajar mengajar di seluruh wilayah.

Muhsin menegaskan bahwa keempat program prioritas tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam memajukan pendidikan dayah di Aceh. Ia berharap seluruh pihak dapat mendukung pelaksanaan program tersebut demi terwujudnya Aceh yang maju, bermartabat, dan tetap berpegang pada nilai-nilai syariat Islam.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Program MBG Berpotensi Putar Rp7 Triliun, Sekda Aceh Minta Bahan Baku Dibeli dari Daerah

Pemerintah Aceh

DPP APPMBGI Tetapkan Kepengurusan DPD I Aceh Periode 2026–2031

Pemerintah Aceh

Terima Masa Aksi, Karo Pemotda Setda Aceh: Empat Pulau Itu Milik Kita

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Dorong Akuntabilitas Pengadaan Barang/Jasa melalui Pencatatan Non Tender
Wagub Aceh

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Terima Tim BPK, Dorong Akuntabilitas Keuangan

Pemerintah Aceh

Wagub Fadhlullah dan Grup Aceh Bersatu Malaysia Bantu Pemulangan Jenazah Warga Pidie dari Malaysia

Pemerintah Aceh

Soal Blok Andaman, Kapolda Pastikan Investasi di Aceh Aman dan Nyaman

Pendidikan

BNI Serahkan Bantuan Operasional untuk SMA Taruna Nusantara Malang