Home / Daerah / Peristiwa

Senin, 9 Maret 2026 - 14:39 WIB

DPKP Banda Aceh Tingkatkan Kesiapsiagaan Selama Ramadan, Antisipasi Kebakaran Saat Aktivitas Dapur Meningkat

mm Tiara Ayu Juneva

Petugas sedang berusaha memadamkan api. Foto: Dok. DPKP Banda Aceh

Petugas sedang berusaha memadamkan api. Foto: Dok. DPKP Banda Aceh

Banda Aceh – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh meningkatkan kesiapsiagaan personelnya selama bulan suci Ramadan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi kebakaran yang cenderung meningkat seiring tingginya aktivitas masyarakat di dapur saat menyiapkan hidangan berbuka puasa maupun sahur.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh, M. Hidayat, mengatakan seluruh personel diminta tetap siaga penuh selama Ramadan, meskipun menjalankan ibadah puasa.

Menurutnya, peningkatan aktivitas memasak di rumah tangga sering kali diikuti dengan kelalaian yang berpotensi memicu kebakaran, seperti meninggalkan kompor dalam keadaan menyala atau kurangnya pengawasan saat memasak.

“Masyarakat kita masih sangat abai terhadap peralatan yang mudah terbakar, apalagi di bulan Ramadhan meningkatnya aktivitas di dapur baik saat berbuka maupun sahur. Jadi meskipun posisi sedang puasa, saya tegaskan para petugas Damkar tetap siaga penuh,” ujarnya, Senin (9/3/2026).

Baca Juga :  Kapolda Aceh bersama Wakapolda Silaturahmi ke Wali Nanggroe

Ia menjelaskan, selama Ramadan petugas pemadam kebakaran tetap menjalankan tugas seperti biasa dengan sistem piket dan siaga di pos masing-masing. Hal ini dilakukan agar respon terhadap laporan kebakaran maupun kejadian darurat lainnya dapat dilakukan secara cepat.

Selain meningkatkan kesiapsiagaan petugas, DPKP Banda Aceh juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di dapur.

Hidayat mengingatkan warga agar tidak meninggalkan kompor dalam keadaan menyala tanpa pengawasan, terutama ketika sedang memasak dalam jumlah besar untuk kebutuhan berbuka puasa atau sahur.

“Jangan memasak tanpa pengawasan, seperti meninggalkan kompor yang menyala. Ketika selesai memasak, pastikan kompor benar-benar sudah dalam keadaan mati,” katanya.

Menurutnya, banyak kasus kebakaran rumah tangga dipicu oleh hal-hal sederhana yang sebenarnya bisa dicegah dengan meningkatkan kewaspadaan.

Baca Juga :  Kasdam IM: IOF Berperan Strategis dalam Misi Kemanusiaan dan Kebencanaan

Untuk mendukung upaya penanganan darurat, DPKP Kota Banda Aceh juga membuka layanan darurat selama 24 jam. Masyarakat dapat menghubungi petugas pemadam kebakaran melalui nomor telepon 0651-113 atau 44123 apabila terjadi insiden kebakaran.

“Jika ada kejadian kebakaran atau kondisi darurat lainnya, masyarakat bisa langsung menghubungi nomor tersebut. Petugas kami siap siaga selama 24 jam,” ujarnya.

Dalam dua bulan terakhir, DPKP Banda Aceh tercatat telah menangani berbagai kejadian darurat di wilayah kota. Sebanyak 11 kasus kebakaran berhasil ditangani oleh petugas.

Selain itu, petugas juga menangani lima kasus penyelamatan non-kebakaran serta 23 kasus evakuasi satwa liar yang masuk ke lingkungan permukiman warga.

Hidayat menjelaskan, tugas pemadam kebakaran tidak hanya memadamkan api, tetapi juga mencakup berbagai operasi penyelamatan yang dibutuhkan masyarakat.

Baca Juga :  Kebakaran di Mesidah Bener Meriah, Polisi Terjun Bantu Bersihkan Puing

Di sisi lain, DPKP Banda Aceh juga terus melakukan upaya pencegahan melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

Sosialisasi mengenai bahaya kebakaran dan cara penggunaan alat pemadam kebakaran ringan (APAR) rutin dilakukan di berbagai instansi pemerintah dan lembaga masyarakat.

Upaya edukasi diberikan kepada anak-anak sejak usia dini, mulai dari tingkat PAUD dan TK hingga siswa SD dan SMP. Foto: Dok. DPKP Banda Aceh

Tidak hanya itu, edukasi juga diberikan kepada anak-anak sejak usia dini, mulai dari tingkat PAUD dan TK hingga siswa SD dan SMP, guna menanamkan pemahaman tentang bahaya kebakaran sejak awal.

“Kami ingin seluruh stakeholder mampu menanggulangi kebakaran secara mandiri dan lebih siap menghadapi situasi darurat,” pungkas Hidayat.

Ia berharap dengan meningkatnya kewaspadaan masyarakat serta kesiapsiagaan petugas, potensi kebakaran selama bulan Ramadhan dapat diminimalkan.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Peduli Korban Banjir Bandang, Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh Kirim Bantuan ke Pidie Jaya

Daerah

Personel Koramil 05/Linge Pantau Progres Pembangunan 529 Unit Huntara

Aceh Besar

Wakili Bupati, Kadisdik Dayah Hadiri Penglepasan dan Wisuda Syahadah Al Quran 30 Juz ke-VII Ma’had Daarut Tahfiz Al-Ikhlas

Aceh Besar

BPBD Aceh Besar Catat 17 Bangunan Rusak Akibat Angin Kencang

Daerah

Muhammad Jusuf Kalla Tekankan Perdamaian Aceh Harus Diisi Pembangunan
Tambang Rakyat

Daerah

Kunjungi Abdya, APRI Aceh Selatan Pelajari Tambang Rakyat

Daerah

Ribuan Warga Padati Pawai Karnaval HUT ke-80 RI di Aceh Timur
Program JANDA

Daerah

Aceh Utara Luncurkan Program JANDA Penamaan Jalan