Home / Aceh Besar

Minggu, 24 Agustus 2025 - 10:30 WIB

Dekranasda Aceh Besar Dukung Lahirnya Komunitas Peduli Etnik Aceh

mm Redaksi

Ketua Dekranasda Aceh Besar, Hj. Rita Mayasari, menghadiri peluncuran KPEA dan Lomba Fashion Desain di Aula Balai Kota Banda Aceh, Sabtu (23/8/2025). dok. MC ACEH BESAR

Ketua Dekranasda Aceh Besar, Hj. Rita Mayasari, menghadiri peluncuran KPEA dan Lomba Fashion Desain di Aula Balai Kota Banda Aceh, Sabtu (23/8/2025). dok. MC ACEH BESAR

BANDA ACEH – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh Besar, Hj. Rita Mayasari, menghadiri peluncuran Komunitas Peduli Etnik Aceh (KPEA) yang dirangkai dengan Lomba Fashion Desain di Aula Balai Kota Banda Aceh, Sabtu (23/8/2025).

Acara ini menjadi ruang bagi desainer muda Aceh menampilkan karya yang memadukan corak modern dengan akar tradisi etnik daerah. Puluhan peserta menunjukkan kreativitas mereka melalui busana yang terinspirasi dari wastra dan motif khas Aceh.

Usai kegiatan, Hj. Rita Mayasari menyampaikan apresiasi atas terbentuknya KPEA yang dinilainya mampu menjadi wadah inspirasi dan motivasi bagi generasi muda.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Aceh Besar Serahkan Bantuan Masa Panik Korban Rumah Rusak di Lampasi Engking

“Dekranasda Aceh Besar sangat mendukung kegiatan yang mengedepankan pelestarian budaya melalui karya kreatif. Saya percaya, dengan adanya KPEA, para desainer muda akan semakin termotivasi untuk mencintai dan memperkenalkan etnik Aceh melalui karya mereka,” ujarnya.

Rita menambahkan, Aceh memiliki khazanah budaya yang kaya dan dapat menjadi sumber ide tak terbatas. “Motif dan kain Aceh punya filosofi mendalam. Jika diolah dengan baik, ia tidak hanya menjadi busana, tetapi juga simbol identitas yang dapat dibanggakan di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Ia juga menilai lomba fashion desain bukan sekadar ajang kreativitas, tetapi peluang besar bagi tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis budaya. “Jika konsisten dikembangkan, produk berbasis kearifan lokal tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Muharram Idris Terima Laporan Event PORKAB Aceh Besar Tahun 2025

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Aceh, Meutia Juliana, S.STP, M.Si, menekankan pentingnya sinergi antara kreativitas, budaya, dan pemberdayaan perempuan.

“Kami di DPPPA sangat mendukung kegiatan ini karena bukan hanya bicara tentang fashion, tetapi juga tentang bagaimana budaya bisa menjadi sarana pemberdayaan. Khususnya bagi perempuan muda Aceh agar bisa berkarya sekaligus mandiri,” ungkap Meutia.

Baca Juga :  Satpol PP dan WH Aceh Besar Amankan 7 Muda-Mudi Pesta Miras dan Seks di Darul Imarah

Ketua KPEA, Nelisma Amin, menyatakan bahwa komunitas tersebut hadir untuk membangkitkan kembali semangat generasi muda menjaga budaya. “Kami ingin menghidupkan kembali semangat agar budaya tidak dilupakan. Melalui fashion dan karya seni, Aceh bisa lebih dikenal luas,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Cut Soraya, berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan untuk melahirkan lebih banyak karya kreatif dari anak-anak Aceh.

Peluncuran KPEA dan lomba fashion desain berlangsung meriah, ditandai dengan penyerahan hadiah kepada pemenang serta peninjauan stan UMKM.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Aceh Besar Luncurkan Kampung Bebas Narkoba, Pemkab Apresiasi Polres

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Gelar Open House di Kediaman Pribadi Hari Ketiga Lebaran

Aceh Besar

Wabup Aceh Besar Terima Pemandangan Umum Fraksi DPRK

Aceh Besar

Dinas Pangan Aceh Apresiasi Teknologi Minapadi, Panen Perdana Berhasil Tingkatkan Produktivitas

Aceh Besar

Pastikan Pasokan Air Bersih Stabil, PDAM Tirta Mountala Aceh Besar Cek Instalasi WTP di Darul Imarah dan Peukan Bada

Aceh Besar

Tiga Rumah Terbakar di Aceh Besar, 8 Freezer dan 5 Kulkas Ikut Habis Dilalap Si Jago Merah

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Kirim 197 Ton Bantuan untuk Wilayah Terdampak Banjir dan Longsor Lewat Jalur Laut

Aceh Besar

Puskesmas Pulo Aceh Butuh Perbaikan Prioritas, Agus Husni Turun Tangan