Home / Pemerintah Aceh

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Dek Fadh Cek Kondisi Jembatan Teupin Mane hingga Sungai Krueng Sawang

mm Redaksi

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah didampingi Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi, S.I.Kom, berserta para Kepala SKPA/Biro dan Instansi terkait, meninjau pembangunan tanggul dan bangunan pengaman tebing sungai Krueng Sawang, di Kab. Aceh Utara, Senin (5/10/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah didampingi Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi, S.I.Kom, berserta para Kepala SKPA/Biro dan Instansi terkait, meninjau pembangunan tanggul dan bangunan pengaman tebing sungai Krueng Sawang, di Kab. Aceh Utara, Senin (5/10/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Bireuen – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E. (Dek Fadh), melakukan peninjauan sejumlah infrastruktur dan kawasan sungai di Kabupaten Bireuen dan Kabupaten Aceh Utara, Senin (5/10/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan menyusul adanya laporan dari berbagai pihak serta masyarakat setempat mengenai kondisi sejumlah infrastruktur dan kawasan sungai yang membutuhkan perhatian dan penanganan. Karena itu, Wagub Aceh turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi sebenarnya sekaligus mendengarkan berbagai masukan terkait kebutuhan penanganan di masing-masing lokasi.

Sebelum melanjutkan peninjauan ke Kabupaten Bireuen dan Kabupaten Aceh Utara, Wagub Aceh terlebih dahulu mengunjungi salah satu lokasi di Kabupaten Pidie Jaya. Dalam kunjungan tersebut, Dek Fadh didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Jaya beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya. Kunjungan itu juga merupakan bagian dari rangkaian peninjauan lapangan untuk melihat secara langsung kondisi infrastruktur serta berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian dan penanganan pemerintah.

Baca Juga :  Status Blang Padang, Wali Nanggroe Dorong Penyelesaian Lewat Hukum dan Musyawarah

Dalam rangkaian kunjungan selanjutnya, Wagub Aceh meninjau Jembatan Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bireuen. Dari lokasi tersebut, Wagub kemudian melanjutkan peninjauan ke Krueng Simpoh, Kabupaten Bireuen, untuk melihat secara langsung kondisi kawasan dan aliran sungai serta kebutuhan penanganan di lapangan.

Selanjutnya, Wagub Aceh bergerak menuju Aceh Utara untuk meninjau Sungai Sawang. Di lokasi ini, Wagub melihat langsung kondisi sungai dan kawasan sekitarnya bersama Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi, beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.

Rangkaian peninjauan kemudian dilanjutkan ke lokasi pembangunan tanggul dan bangunan pengaman tebing Sungai Krueng Sawang, Aceh Utara. Wagub melihat langsung kondisi pekerjaan dan kawasan tebing sungai, sekaligus berdiskusi dengan jajaran terkait mengenai penanganan dan kebutuhan pembangunan di kawasan tersebut.

Baca Juga :  Muzakir Manaf Jadi Inspektur Upacara HUT Bhayangkara ke-79 di Aceh

Turut mendampingi Wagub dalam rangkaian peninjauan tersebut Plt. Kepala UPTD Wilayah II Dinas PUPR Aceh, Ruthmilla Devi, Kepala UPTD V Pengairan Aceh, Bambang Yusri, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBA Bobby Syahputra, SE, M.Si, Karo Adpim Setda Aceh Akkar Arafat, serta jajaran pemerintah daerah, jajaran teknis dan pihak balai yang membidangi lokasi yang dikunjungi Wagub Aceh.

Dek Fadh mengatakan, peninjauan langsung ke sejumlah lokasi tersebut dilakukan untuk melihat kondisi sebenarnya di lapangan dan memastikan berbagai persoalan infrastruktur yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat mendapat perhatian pemerintah. Menurutnya, laporan dari masyarakat dan berbagai pihak menjadi salah satu bahan penting bagi pemerintah dalam menentukan langkah penanganan.

Baca Juga :  AEF Agustus 2026 Bahas Percepatan Pemulihan Lahan Pertanian dan Ekonomi Aceh

“Peninjauan seperti ini penting supaya kita bisa melihat langsung kondisi di lapangan, apa yang menjadi kebutuhan dan apa yang perlu segera ditindaklanjuti,” ujar Fadhlullah.

Pemerintah Aceh, kata Dek Fadh, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten, jajaran teknis serta pihak balai yang membidangi masing-masing lokasi, sehingga setiap persoalan yang ditemukan dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan, kondisi lapangan, dan kebutuhan masyarakat.

“Pemerintah harus hadir melihat langsung persoalan di lapangan. Kita koordinasikan dengan jajaran teknis dan pihak balai yang menangani, sehingga langkah yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan,” kata Dek Fadh.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

610 Pejabat Aceh Dikukuhkan, Diwarsyah Tekankan Integritas & Pelayanan
Subroto 2025

Pemerintah Aceh

Aceh Raih Penghargaan Subroto 2025, Apresiasi SDM Energi

Parlementarial

Salihin: Revisi UUPA dan Keberlanjutan Otsus Sangat Penting untuk Aceh

Pemerintah Aceh

Kadisdik Aceh: Melalui Sekolah Unggul Garuda Transformasi, Pendidikan Aceh Siap Terbang Tinggi

Pemerintah Aceh

Lembaga Wali Nanggroe Perkuat Sinergi dengan Diaspora Aceh di Medan

Pemerintah Aceh

DPP APPMBGI Tetapkan Kepengurusan DPD I Aceh Periode 2026–2031

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Tegaskan Transparansi Pembayaran Ganti Rugi Tol

Pemerintah Aceh

Wali Nanggroe Aceh Kembali dari Malaysia, Disambut Majelis Syura dan Prosesi Peusijuek