Banda Aceh, 12 April 2026 — Taruna Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati turut berpartisipasi dalam kegiatan Safari Subuh BBC yang berlangsung di Masjid Baitussalihin Ulee Kareng, Banda Aceh, Ahad pagi (12/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya nyata institusi dalam mengintegrasikan pendidikan, pembentukan karakter, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, taruna tidak hanya sholat berjamaah, tetapi juga berinteraksi langsung dengan jamaah masyarakat sebagai bentuk penguatan silaturahmi dan kedekatan sosial. Momentum ini turut dimanfaatkan untuk memperkenalkan Poltekpel Malahayati sebagai institusi pendidikan maritim yang berkomitmen mencetak sumber daya manusia unggul yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas dan nilai moral yang kuat.
Mewakili Direktur Poltekpel Malahayati Ir. Andi Fiardi, S.T., M.T., CGRE yaitu Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Poltekpel Malahayati. Ir. Dedi Kurniawan, S.T., M.M, yang hadir menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi penguatan karakter taruna melalui keterlibatan langsung di tengah masyarakat.
“Pengabdian kepada masyarakat tidak hanya dilakukan melalui program formal, tetapi juga melalui kehadiran langsung dalam aktivitas sosial dan keagamaan. Ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter taruna yang berintegritas dan memiliki kepedulian sosial,” ujarnya.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi sarana efektif dalam membangun komunikasi antara institusi pendidikan dan masyarakat. Dengan pendekatan yang humanis dan partisipatif, Poltekpel Malahayati terus berupaya memperkuat perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pembangunan sosial.
Melalui P3M, Poltekpel Malahayati secara konsisten mendorong keterlibatan aktif taruna dalam berbagai kegiatan pengabdian masyarakat yang berkelanjutan. Langkah ini sejalan dengan visi institusi dalam mencetak sumber daya manusia maritim yang profesional, adaptif, dan berkarakter.
Ke depan, kegiatan serupa akan terus dikembangkan sebagai bagian dari strategi penguatan peran institusi di tengah masyarakat, sekaligus memperluas dampak positif pendidikan maritim bagi pembangunan daerah dan nasional.










