Home / Aceh Barat / Pemerintah

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:13 WIB

Buka Musrenbang RKPD 2027, Pemkab Aceh Barat Tekankan Sinergi Gampong dan Produk Unggulan

mm Redaksi

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Aceh Barat, Wistha Nowar, membuka Musrenbang RKPD Tahun 2027 tingkat Kecamatan Panton Reu dan Sungai Mas di aula kecamatan, Selasa (3/2/2026). Foto: Dok. Istimewa

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Aceh Barat, Wistha Nowar, membuka Musrenbang RKPD Tahun 2027 tingkat Kecamatan Panton Reu dan Sungai Mas di aula kecamatan, Selasa (3/2/2026). Foto: Dok. Istimewa

Meulaboh – Bupati Aceh Barat yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Aceh Barat, Wistha Nowar, secara resmi membuka Musrenbang RKPD Tahun 2027 tingkat Kecamatan Panton Reu dan Sungai Mas. Kegiatan tersebut berlangsung di aula kecamatan setempat, Selasa (3/2/2026).

Pelaksanaan Musrenbang di Kecamatan Panton Reu turut dirangkai dengan pameran dan bazar UMKM serta Badan Usaha Milik Gampong (BUMG). Beragam produk ditampilkan, mulai dari makanan, minuman, kerajinan tangan hingga hasil peternakan masyarakat setempat.

Baca Juga :  UMKM dan Fashion Lokal Tampil di Memotif 2025, Dukung Ekonomi Kreatif

Dalam sambutannya, Wistha Nowar menegaskan bahwa perencanaan pembangunan di tingkat gampong dan kecamatan harus selaras dengan visi pembangunan Bupati Aceh Barat, khususnya dalam mendukung 100 program utama yang telah ditetapkan.

Ia menyampaikan, Bupati Aceh Barat menargetkan setiap kecamatan memiliki minimal satu produk unggulan yang menjadi ciri khas daerah.

“Bapak Bupati telah merancang konsep agar setiap kecamatan memiliki satu produk unggulan. Seperti di Kecamatan Arongan Lambalek dengan komoditas kelapa, serta Kecamatan Woyla Barat dengan air nira,” ujar Wistha.

Baca Juga :  Bupati Syech Muharram akan Gelar Apel Akbar Bersama Keuchik dan Mukim Se-Aceh Besar

Selain itu, Wistha juga mengingatkan para keuchik agar menjalankan pakta integritas yang telah ditandatangani di Masjid Agung Baitul Makmur, termasuk dalam upaya penanggulangan kemiskinan.

“Dibaca dan dipahami dengan baik, lalu didiskusikan di tingkat gampong. Libatkan semua tokoh masyarakat untuk menentukan siapa warga miskin yang benar-benar perlu dibantu,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya perhatian terhadap isu stunting, judi online, narkoba, serta penguatan shalat berjamaah, sebagaimana yang telah dideklarasikan saat kegiatan berkantor sehari di Gampong Ujong Raja, Kecamatan Panton Reu.

Baca Juga :  Bupati Tarmizi Tekankan Efisiensi Anggaran di Aceh Barat

Menurut Wistha, kunci utama keberhasilan pembangunan adalah data yang akurat di tingkat gampong.

“Pembangunan tidak akan sulit jika kita fokus dan memulai dari data. Data kemiskinan, potensi lahan, potensi ternak, semuanya harus didata dengan baik di masing-masing gampong,” pungkasnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Tampung Usulan Pembangunan Gampong untuk Perencanaan 2027

Aceh Barat

Wabup Aceh Barat Pimpin Hardikda ke-66, Soroti Tantangan Putus Sekolah

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Banjir di Suak Indrapuri dan Pasir

Pemerintah

Aceh Siap Jadi Poros Wisata Halal, PHRI Gelar Rakerda 2025

Aceh Besar

DPMG Catat 220 BUMG di Aceh Besar Masuk Kategori Berkembang

Aceh Barat

Wabup Aceh Barat Resmikan Klinik Mitra Medika, Dorong Penguatan Layanan Kesehatan

Aceh Barat

Perkuat Silaturahmi, Pemkab Aceh Barat Santuni Anak Yatim dan Bahas Program Pendidikan 2026

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Buka Turnamen Sepak Bola PS AMLA Cup 2025