Home / Nasional / Pemerintah

Selasa, 21 April 2026 - 10:12 WIB

APEKSI Komwil I di Banda Aceh Fokus Konsolidasi Hadapi Krisis Fiskal dan Tantangan Iklim

mm Redaksi

Momen penyerahan cendera mata dari Wali Kota Banda Aceh Illiza kepada Mendagri Tito Karnavian dalam rangka Raker APEKSI Komwil I di Banda Aceh, Senin (20/4/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Momen penyerahan cendera mata dari Wali Kota Banda Aceh Illiza kepada Mendagri Tito Karnavian dalam rangka Raker APEKSI Komwil I di Banda Aceh, Senin (20/4/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Rapat Kerja (Raker) Komisariat Wilayah I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) resmi digelar di Banda Aceh, Senin (20/4/2026). Forum ini menjadi ruang konsolidasi antar pemerintah kota dalam menghadapi berbagai tantangan perkotaan, terutama tekanan fiskal dan ancaman perubahan iklim.

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Banda Aceh tersebut dihadiri oleh para wali kota dan perwakilan pemerintah kota anggota APEKSI Komwil I. Agenda ini membahas berbagai isu strategis perkotaan, mulai dari penguatan kapasitas fiskal daerah, tata kelola pembangunan, hingga kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana hidrometeorologi.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Terima Bantuan Logistik Rp9 Miliar dari Kemensos untuk Penanganan Banjir dan Longsor

Dalam pembahasan forum, para kepala daerah menyoroti semakin kompleksnya tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah kota, terutama dalam menjaga keseimbangan antara pendapatan dan belanja daerah di tengah meningkatnya kebutuhan layanan publik.

Selain itu, isu perubahan iklim juga menjadi perhatian utama. Dampak cuaca ekstrem, banjir, dan bencana hidrometeorologi dinilai semakin sering terjadi dan membutuhkan langkah adaptif serta kolaborasi lintas daerah.

Baca Juga :  Kelangkaan BBM di Simeulue Mulai Teratasi, SPBU Kembali Normal Tanpa Antrean

Forum APEKSI ini menekankan pentingnya penguatan konsep “kota tangguh” yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada kemampuan tata kelola pemerintahan, kesiapan aparatur, serta partisipasi masyarakat dalam mitigasi bencana.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, dalam kesempatan sebelumnya menegaskan bahwa pengalaman daerah menghadapi bencana menunjukkan pentingnya kolaborasi antar kota dalam memperkuat ketahanan bersama.

Ia menyebut, forum APEKSI menjadi wadah strategis untuk saling berbagi pengalaman dan merumuskan kebijakan yang lebih responsif terhadap kondisi lapangan.

Baca Juga :  Jawa Timur Raih Juara Qasidah Kolaborasi STQH Nasional

“Ketangguhan kota tidak bisa dibangun sendiri, tetapi melalui kerja sama dan solidaritas antar daerah,” demikian semangat yang mengemuka dalam forum tersebut.

Melalui Raker Komwil I APEKSI 2026 ini, diharapkan lahir berbagai rekomendasi strategis yang dapat memperkuat kapasitas fiskal daerah, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, serta memperkuat kesiapsiagaan kota-kota di Indonesia dalam menghadapi tantangan global ke depan.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Isi Kekosongan Jabatan, Bupati Aceh Barat Tunjuk Plt Kadis Pertanian dan Sekretaris Dinas Pangan

Nasional

Menag: Hakikat Wakaf Ada pada Manfaat dan Keberlanjutan bagi Umat

Aceh Besar

Pelantikan IDI Aceh Besar, Pemkab Soroti Profesionalisme dan Kepastian Hukum Dokter

Nasional

Sertifikasi Halal Kini Hadir di KUA Kecamatan, Masyarakat Makin Mudah Akses Layanan

Nasional

Menag Soroti Ketimpangan Anggaran Guru Madrasah

Nasional

LPMQ Sediakan Master Mushaf Al-Qur’an Isyarat 30 Juz Gratis untuk Penyandang Tuli

Nasional

Wakapolri Kukuhkan Pengurus KBPP Polri 2026–2031, Dorong SDM Unggul dan Berdaya Saing

Aceh Besar

Zikir dan Doa Bersama di Polres Aceh Besar, Bentuk Empati untuk Korban Bencana