Home / Pemerintah Aceh

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:46 WIB

Aceh Terima Rp2,5 Triliun dari Kementan, Gubernur Fokus Percepat Pemulihan Lahan Terdampak Bencana

mm Redaksi

Gubernur Aceh Muzakir Manaf. Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Gubernur Aceh Muzakir Manaf. Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), mengapresiasi dukungan Kementerian Pertanian (Kementan) yang mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,5 triliun untuk pemulihan lahan pertanian dan perkebunan yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh.

Apresiasi tersebut disampaikan Mualem melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, di Banda Aceh, Senin (27/7/2026).

“Saya berterima kasih kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Saya berharap anggaran tersebut dimanfaatkan secara maksimal untuk pemulihan sawah dan kebun masyarakat,” kata Mualem.

Menurut Nurlis, Gubernur Aceh telah menerima laporan dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Azanuddin Kurnia, terkait perkembangan pemanfaatan anggaran tersebut pada Kamis (23/7/2026).

Baca Juga :  Program MBG Berpotensi Putar Rp7 Triliun, Sekda Aceh Minta Bahan Baku Dibeli dari Daerah

Dalam laporannya, Azanuddin menjelaskan bahwa alokasi dana tersebut merupakan tindak lanjut atas usulan yang diajukan Pemerintah Aceh bersama pemerintah kabupaten/kota. Anggaran itu akan digunakan untuk pemulihan lahan pertanian, pengadaan alat dan mesin pertanian, benih padi, serta benih jagung.

Ia juga melaporkan bahwa bencana hidrometeorologi telah merusak sekitar 57.485 hektare lahan sawah di Aceh. Hingga saat ini, proses optimalisasi lahan telah berjalan pada area seluas 40.852 hektare.

Sementara itu, sektor perkebunan terdampak mencapai 60.438 hektare, dengan upaya pemulihan yang sedang berlangsung mencakup 40.418 hektare.

Menanggapi laporan tersebut, Mualem berharap proses rehabilitasi lahan dapat segera mengembalikan produktivitas sektor pertanian dan perkebunan sehingga mampu membantu pemulihan ekonomi petani dan pekebun di Aceh.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Hadiri Relaunching AMANAH, Dorong Peran Strategis Generasi Muda

Ia juga meminta seluruh jajaran Dinas Pertanian dan Perkebunan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk terus bekerja keras dan memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Gubernur berpesan agar Distanbun seluruh Aceh bekerja keras dan membangun komunikasi dengan semua pihak. Insya Allah, Allah akan memudahkan semua,” ujar Nurlis menyampaikan pesan Mualem.

Menurut Mualem, percepatan pemulihan sektor pertanian sangat penting mengingat sebagian besar masyarakat Aceh menggantungkan mata pencahariannya pada sektor tersebut.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh, sekitar 38 hingga 41 persen penduduk yang bekerja di Aceh berada di sektor pertanian. Sektor ini juga memberikan kontribusi lebih dari 30 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Aceh.

Baca Juga :  Wagub Aceh Hadiri Pembukaan Apkasi Otonomi Expo 2025 di Tangerang

Komitmen Pemerintah Aceh terhadap pembangunan sektor pertanian juga kembali ditegaskan Mualem saat Pengukuhan Pengurus DPW dan DPD PERHIPTANI Kabupaten/Kota se-Aceh Masa Bakti 2025–2030 di Saree, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (25/7/2026).

Dalam sambutannya yang dibacakan Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Azanuddin Kurnia, Mualem menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu prioritas pembangunan Aceh karena berperan sebagai penopang ketahanan pangan, penyedia lapangan kerja, serta penggerak utama perekonomian masyarakat.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Advertorial

Disdik Aceh Dorong Prestasi Siswa OSN Lewat Kelas Lanjutan dan Komunitas Belajar

Nasional

Malam Ini Mualem Terima Pena Emas, Sekda Nasir dan Dirut BAS Raih Award

Pemerintah Aceh

Pesawat Boeing 737 di Asrama Haji Aceh Disiapkan untuk Manasik Jamaah, Wagub: Lebih Nyaman dan Efisien
Duta Besar Bahrain

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Sambut Duta Besar Bahrain di Bandara SIM

Daerah

Sekda Aceh Terjebak Longsor di Putri Betung Gayo Lues Saat Salurkan Bantuan Banjir dan Longsor

Pemerintah Aceh

Mualem: Revisi UUPA Penting untuk Perkuat Kewenangan Aceh dan Cegah Konflik Masa Depan

Pemerintah Aceh

HOAKS! Penipuan Gunakan Nama Istri Gubernur Aceh untuk Modus Bantuan Rumah dan Modal Usaha

Daerah

Dokumen Pokir DPRA Tak Diberikan, SAPA Ajukan Sengketa Informasi ke Komisi Informasi Aceh