Home / Pemerintah Aceh

Rabu, 12 November 2025 - 07:00 WIB

Aceh Luncurkan Klinik PBJ untuk Perkuat Tata Kelola Pengadaan

mm Redaksi

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Aceh, Dr. Ir. Zulkifli, M.Si, meresmikan Klinik Pengadaan Barang dan Jasa (Klinik PBJ) dengan simbolis pengguntingan pita. dok. Ist

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Aceh, Dr. Ir. Zulkifli, M.Si, meresmikan Klinik Pengadaan Barang dan Jasa (Klinik PBJ) dengan simbolis pengguntingan pita. dok. Ist

Banda Aceh – Dalam suasana resmi dan penuh semangat inovasi, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Aceh, Dr. Ir. Zulkifli, M.Si, meresmikan Klinik Pengadaan Barang dan Jasa (Klinik PBJ) dengan simbolis pengguntingan pita.

Kegiatan ini menjadi bagian dari Launching Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Tahun 2025, yang digagas oleh Aswansyah Putra, S.Hut., M.Si, Kepala Bagian Pembinaan dan Advokasi pada Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Sekretariat Daerah Aceh.

Acara yang berlangsung di lingkungan Setda Aceh itu dihadiri para kepala biro, pejabat fungsional pengadaan, serta peserta PKA yang tengah melaksanakan proyek perubahan di unit kerja masing-masing. Peluncuran Klinik PBJ dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Aceh.

Baca Juga :  Wagub Fadhlullah: HLM TPID adalah Bentuk Komitmen Kepala Daerah se-Aceh Kendalikan Inflasi

Dalam sambutannya, Dr. Zulkifli menyampaikan apresiasi atas terobosan yang diinisiasi melalui proyek perubahan tersebut.

“Klinik PBJ bukan hanya wadah konsultasi, tetapi merupakan bentuk nyata transformasi layanan publik yang mendekatkan solusi kepada pengguna. Inovasi seperti ini akan mempercepat proses pengadaan yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien,” ujarnya. Se

Sementara itu, penggagas proyek perubahan, Aswansyah Putra, menjelaskan bahwa Klinik PBJ dirancang sebagai pusat layanan konsultasi dan pendampingan teknis bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pengadaan, dan pelaku usaha lokal.

“Klinik ini menyediakan layanan konsultasi pengadaan, pendampingan pendaftaran produk di e-katalog, troubleshooting sistem pengadaan elektronik, serta pelatihan singkat peningkatan kompetensi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Aswansyah menambahkan bahwa Klinik PBJ juga akan menjadi ruang kolaborasi antara BPBJ, SKPA, dan pelaku usaha lokal, khususnya UMKM, agar dapat lebih berperan aktif dalam ekosistem pengadaan pemerintah.

“Dengan adanya Klinik PBJ, kami berharap dapat membantu menurunkan kesalahan administrasi, mempercepat proses pengadaan, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi penyedia lokal untuk tumbuh dan bersaing secara sehat,” tambahnya.

Peresmian juga diisi dengan pemaparan mekanisme operasional Klinik PBJ, alur konsultasi, serta rencana kegiatan lanjutan berupa sosialisasi dan workshop teknis bagi pejabat pengadaan di seluruh SKPA. Para kepala biro yang hadir menyatakan dukungan terhadap implementasi layanan ini dan menilai langkah tersebut sebagai bagian dari komitmen reformasi birokrasi di bidang pengadaan.

Baca Juga :  Wagub Fadhlullah Ikuti Rakor Kepala Daerah se-Sumatera di Batam

Sebagai tindak lanjut, BPBJ Setda Aceh akan menyiapkan jadwal layanan rutin Klinik PBJ, termasuk sesi konsultasi terbuka, klinik tematik, serta pendampingan langsung untuk pelaku usaha yang ingin mendaftar di e-katalog lokal Aceh.

Baca Juga :  Gubernur Mualem Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Baitut Taqwa di Aceh Utara

Dengan diluncurkannya Klinik PBJ, Pemerintah Aceh berharap layanan ini menjadi katalisator peningkatan kompetensi aparatur, transparansi pengadaan, serta mendorong optimalisasi produk dalam negeri dan peran UMKM lokal dalam belanja pemerintah.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Perkuat Transparansi, Disdik Aceh Terima Kunjungan Monev dari Komisi Informasi Aceh

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Terima Bantuan CSR Sistem Emergency Call Center 112 dari PT DSI

Pemerintah Aceh

Terima Masa Aksi, Karo Pemotda Setda Aceh: Empat Pulau Itu Milik Kita

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Tekankan FKPA Jadi Wadah Kreativitas dan Pemberdayaan Perempuan

Pemerintah Aceh

Disdik Aceh Gandeng BPKP Percepat Dana BOS untuk Sekolah Terdampak Bencana

News

Mualem Santuni 3.000 Anak Yatim di Aceh Barat, Nagan Raya dan Abdya

Pemerintah Aceh

Mualem Ajukan Inpres Pembangunan Rumah untuk Mantan Kombatan GAM

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh dan Kementerian HAM Teken Nota Kesepakatan Penguatan Reintegrasi dan HAM