Home / Hukrim

Kamis, 6 November 2025 - 15:00 WIB

Dua Pembobol Rumah Kosong Ditangkap, Satu Buron di Banda Aceh

mm Redaksi

Petugas menangkap dua pelaku yakni IZ (40) dan M (37) yang merupakan warga Aceh Besar. dok. Polresta Banda Aceh

Petugas menangkap dua pelaku yakni IZ (40) dan M (37) yang merupakan warga Aceh Besar. dok. Polresta Banda Aceh

Banda Aceh – Aksi pembobolan rumah kosong di Gampong Tanjung, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, berakhir di tangan polisi. Dua pelaku berhasil dibekuk, sementara satu lainnya kini masuk daftar buronan.

Dua pelaku yang ditangkap masing-masing berinisial IZ (40) dan M (37), warga Aceh Besar. Sementara satu pelaku lain berinisial I (38), warga Banda Aceh, masih diburu petugas.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Heri Purwono, menjelaskan, rumah yang dibobol para pelaku milik M Wawan Setiawan. Rumah itu dalam keadaan kosong selama beberapa waktu hingga menjadi sasaran empuk pencuri.

“Saat mengetahui rumahnya telah dibobol orang dan barang-barang hilang, korban langsung buat laporan dan kita tindaklanjuti,” ujar Joko saat konferensi pers di Polresta Banda Aceh, Kamis (6/11/2025).

Aksi ketiga pelaku terbilang nekat. Mereka menggasak seluruh isi rumah korban, mulai dari kursi dan meja kayu jati, kulkas, meja makan, tempat tidur, speaker, hingga mobil pickup yang digunakan untuk mengangkut hasil curian. Nilai kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.

“Barang-barang ini disimpan oleh pelaku di rumah mereka dan belum sempat dijual semua. Hanya sebagian barang yang telah dijual seperti lemari dan lainnya seharga sebelas juta lebih, hasilnya dibagi rata. Ini masih kita dalami, termasuk ada yang buron satu orang,” ungkapnya.

Hasil penyelidikan mengungkap, para pelaku sudah merencanakan pembobolan ini dengan matang. Mereka tahu rumah korban sedang kosong dan masuk melalui jendela terbuka. Untuk menghindari kecurigaan warga, mereka berpura-pura seperti sedang membantu pindahan rumah.

“Mereka masuk lewat salah satu jendela yang terbuka, kemudian beraksi dengan lancar seolah pindahan rumah tanpa dicurigai warga. Lalu semua barang diangkut dan semuanya disimpan terlebih dulu,” jelasnya.

Kini kedua pelaku telah mendekam di sel tahanan Polresta Banda Aceh. Mereka dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

“Kasus ini masih didalami lebih lanjut dan satu orang tersangka masih buron,” tambah Joko.***

Baca Juga :  Sosok Pelaku Pembacokan Yang Tewaskan 5 Orang Sekeluarga di Aceh Tenggara, 1 Korban Masih Balita

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Hukrim

Pembantu Rumah Tangga Curi Motor saat Majikan Shalat Subuh

Hukrim

Pemanggilan Wartawan oleh Polda Aceh Dikritik IWO, Sengketa Pers Diminta Ikuti Mekanisme UU Pers

Hukrim

Ditreskrimum Polda Aceh Berhasil Ungkap 75 Kasus Judol Periode 1 Mei -10 Juni 2025

Hukrim

Modus Baru IKN Terungkap, Jumlah Korban Capai 30 Orang, Berikut Kronologinya

Hukrim

Polisi Tetapkan DS Sebagai Tersangka Penganiayaan Balita/Anak di Banda Aceh

Hukrim

Tim Rimueng Koetaradja “Unit Reaksi Cepat” Polresta Banda Aceh Tangkap Pelaku Pencurian Uang Tunai

Hukrim

Warga Banda Aceh Ditemukan Meninggal di Kamar, Diduga 3 Hari

Aceh Besar

Warga Baitussalam Serahkan Maling Kambing Ke Polsek