Home / Nasional

Rabu, 22 Oktober 2025 - 12:30 WIB

Di Hari Santri 2025, Menag Ajak Santri Jadi Cahaya Bangsa

mm Redaksi

Menag Nasaruddin Umar Dalam Acara Istighosah Hari Santri 2025. dok. Kemenag RI

Menag Nasaruddin Umar Dalam Acara Istighosah Hari Santri 2025. dok. Kemenag RI

Jakarta – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, mengajak santri Indonesia menjaga keikhlasan dan kesantunan sebagai modal utama dalam membangun bangsa. Hal ini disampaikannya pada Istighosah Hari Santri 2025, Selasa (21/10/2025), bertempat di Masjid Istiqlal, Jakarta.

“Santri yang santun kepada kiainya, akan menjadi anak yang santun kepada orang tuanya, dan masyarakat yang santun terhadap pemimpinnya,” tegas Menag.

Menag menjelaskan, kesantunan di pesantren berakar dari niat luhur. “Segala hal yang datang dari lubuk hati yang terdalam, maka akan sampai kepada lubuk hati yang terdalam juga,” jelasnya.

Baca Juga :  KemenPANRB Setujui 219.364 Formasi JF Kemenag 2025, Guru Paling Banyak

Acara dihadiri Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amien Suyitno, pejabat Kemenag, tokoh agama, dan ribuan santri dari seluruh Indonesia. Menag menekankan bahwa pesantren sejak abad ke-13 berperan membina keadaban publik masyarakat Indonesia.

“Sejak abad ke-13, pesantren sudah berperan membina keadaban publik masyarakat Indonesia. Keadaban publik tidak datang gratis, tetapi lahir dari keringat, doa, dan air mata para ulama,” ujar Menag.

Baca Juga :  Kemhan Gelar Donor Darah Rutin, Hasilkan 250 Kantong untuk Kemanusiaan

Menag juga mengapresiasi kemandirian pesantren yang kini berjumlah lebih dari 42.000, semua berdiri tanpa status negeri. “Semua berdiri di atas kaki sendiri, tanpa pamrih. Inilah keikhlasan luar biasa dalam mendidik dan melayani umat,” tegasnya.

Baca Juga :  Kemendagri Dorong ASN Berinovasi tanpa Takut Kesalahan Administratif

Selain itu, Menag mengumumkan rencana pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di Kemenag untuk memperkuat kelembagaan pesantren.

“Insyaallah dalam waktu dekat akan terbentuk Ditjen Pesantren, sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap perjuangan pesantren,” jelas Menag.

Ia menutup sambutannya dengan ajakan mendoakan para ulama dan pendiri pesantren. “Semoga para santri menjadi cahaya bangsa, dan pesantren sebagai sumber peradaban Indonesia,” pungkas Menag.

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

Kemenag Dukung Arahan Presiden dengan Perluasan Fakultas Kedokteran di PTKIN

Nasional

Ketum PWI Pusat Hendry Ch Bangun Apresiasi Program Rumah Subsidi untuk Wartawan

Nasional

Lima Mahasiswa STABN Sriwijaya Ikuti Program Internasional di India, Bertemu Dalai Lama

Nasional

Pemerintah Fokus Kembangkan Pesantren, Wamenag Tegaskan Dana Abadi Jadi Prioritas

Nasional

Kemenag Raih WTP Kesembilan, Menag Tekankan Program Harus Berdampak Nyata

Nasional

Mentan Amran Janji Pulihkan 89 Ribu Hektare Sawah Aceh Pascabencana Banjir Bandang

Nasional

Sekda Aceh Hadiri Munas PB IKASI 2026, Agus Suparmanto Kembali Terpilih sebagai Ketua Umum

Nasional

Tekanan Fiskal Menguat di Forum APEKSI 2026, Pemerintah Kota Diminta Perkuat Strategi Keuangan