Home / Daerah / News / Politik

Kamis, 8 Mei 2025 - 23:46 WIB

Ketua Fraksi Gerindra DPRK Banda Aceh Minta Wali Kota Bentuk Perumda Pasar

Redaksi

Ramza Harli, Ketua Fraksi Partai Gerindra

Ramza Harli, Ketua Fraksi Partai Gerindra

Banda Aceh – Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPRK Banda Aceh, Ramza Harli mengaku prihatin dengan kondisi tidak beroperasi lagi 285 dari 500 toko di Pasar Aceh. Ia meminta Pemerintah Kota (Pemko) turun tangan mengatasi masalah ini agar Pasar Aceh tidak mati.

“Untuk mengatasi agar pasar jangan sampai mati, saya minta Pemerintah Kota Banda Aceh agar segera membentuk Perumda Pasar guna mengelola seluruh pasar dan sarana perdagangan milik pemko yang ada di Kota Banda Aceh,” katanya, Kamis (8/5/2025).

Baca Juga :  SAPA Soroti Pengadaan Mobil, Fasilitas Mewah dan Perjalanan Dinas DPRA Mencapai 140 Miliar

Menurut Ramza, Pasar Aceh dan pasar tradisional lainnya memainkan peran penting dalam mendukung perekonomian dan juga sebagai tempat bagi masyarakat untuk berbelanja guna memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Oleh karena itu pasar ini harus dikelola dengan baik dan profesional agar terus tumbuh dan berkembang.

“Pemerintah harus peduli dengan kondisi ini, pasar tidak boleh sepi. Pedagang harus diberdayakan karena mereka pelaku yang menggerakkan roda perekonomian agar terus berputar, mereka tidak boleh dibiarkan rugi,” imbuhnya.

Baca Juga :  Disdik Aceh Dorong Prestasi Siswa OSN Lewat Kelas Lanjutan dan Komunitas Belajar

Karena itu, Ramza berharap pemerintah harus terus memperbaiki dan mengembangkan infrastruktur perdagangan di Pasar Aceh dengan menyesuaikan kondisi saat ini dimana kecenderungan masyarakat dengan cara belanja online.

“Agar pasar ini maju dan terus berkembang, maka sudah saatnya pasar dikelola oleh badan usaha dimana mereka bisa fokus untuk mengelola pasar secara profesional. Jadi sebaiknya tidak lagi dikelola oleh dinas,” lanjutnya.

“Suasana di pasar itu harus hidup dan menyenangkan pengunjung. Disitu tidak hanya menjual pakaian saja, harus ada produk lainnya. Saya yakin bila dikelola oleh perusahaan pasti akan maju kembali. Kita bisa cari direksi dari orang yang ahli dan berpengalaman dalam mengelola pasar, sesuai dengan kondisi saat ini,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Muharram Idris: Peran PWI Vital Ciptakan Citra Positif Aceh Besar

Ramza menyarankan Pemko Banda Aceh untuk belajar dibeberapa daerah yang pasarnya dikelola oleh Perusahaan Daerah. “Bila semuanya telah sepakat saya harap pemko segera mempersiapkan Naskah Akademik untuk syarat pengajuan qanun guna dibahas bersama dengan DPRK,” tutup Ketua Banleg DPRK ini.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

News

Opini: Sang Penipu

Daerah

Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Aceh dan Kesbangpol Bahas Pencegahan Radikalisme dan Terorisme

Daerah

Wabup Asahan Tegaskan Peran ASN sebagai Akselerator Pelayanan Publik

News

20 Tahun Perdamaian Aceh, Luka Lama Masih Berbicara

Daerah

Bupati Aceh Timur Alihkan Anggaran Mobil Dinas untuk Bangun Jembatan Alue Mirah

Aceh Besar

DPMG Catat 220 BUMG di Aceh Besar Masuk Kategori Berkembang

Politik

DPR RI Setujui Tambahan Anggaran Kemenpora 2026 Sebesar Rp3,46 Triliun

Daerah

Wagub Aceh Segera Bersurat ke Kemenkeu soal Pengelolaan Lahan dan Pelabuhan Kawasan KEK Arun