Home / News / Pemerintah Aceh / Pendidikan

Selasa, 6 Mei 2025 - 07:57 WIB

Disdik Aceh Apresiasi Langkah Bupati Aceh Barat, Ajak Kepala Daerah Lain Bersama Bangun Karakter Anak Negeri

Redaksi

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, ST., D.E.A. Foto: Dok. Humas Disdik Aceh

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, ST., D.E.A. Foto: Dok. Humas Disdik Aceh

Banda Aceh – Pemerintah Aceh, melalui Dinas Pendidikan, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Aceh Barat, Tarmizi, S.P., M.M., atas dukungannya terhadap Surat Edaran Nomor 400.3.8/5936 Tahun 2025 tentang Pengendalian Aktivitas Murid di Malam Hari.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, S.T., D.E.A., mengungkapkan bahwa respons cepat dari Bupati Aceh Barat menjadi sinyal positif atas komitmen kolektif dalam membentuk generasi muda Aceh yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter kuat.

“Kami menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati. Ini bukan sekadar dukungan administratif, tetapi sebuah langkah nyata dalam memikul tanggung jawab bersama untuk masa depan anak-anak Aceh,” ujar Marthunis kepada media, Minggu, 5 Mei 2025.

Baca Juga :  Mualem ke Labuhan Haji, Silaturahmi dengan Abuya Amran dan Ziarah Makam Abuya Muda Waly 

Surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Aceh menitikberatkan pada pentingnya pemanfaatan waktu malam bagi pelajar—bukan untuk aktivitas yang tak terarah, tetapi untuk hal-hal yang membangun, seperti belajar mandiri, membaca, beribadah, dan tentu saja istirahat yang cukup.

“Langkah ini selaras dengan semangat Qanun Aceh tentang Penyelenggaraan Pendidikan, yang menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya tugas sekolah, tapi tanggung jawab semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan orang tua,” tambahnya.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Aceh dan Ketua YJI Bahas Kerja Sama untuk Tingkatkan Kesehatan Jantung Remaja dan Perempuan

Dengan adanya dukungan dari Bupati Aceh Barat, Dinas Pendidikan Aceh berharap kepala daerah lainnya, baik bupati maupun wali kota, dapat mengikuti jejak serupa. “Mari kita jadikan malam sebagai kesempatan untuk berinteraksi dan membentuk masa depan mereka. Bukan sekadar larangan, ini ajakan untuk kembali ke nilai-nilai yang menanamkan disiplin dan adab sejak dini,” tutur Marthunis.

Baca Juga :  Polri Lakukan Mutasi 1.255 Personel: Sepuluh Kapolda Berganti, Sepuluh Polwan Jadi Kapolres

Ia juga mengingatkan bahwa kebiasaan buruk seperti nongkrong hingga larut malam, penggunaan gawai tanpa batas, dan paparan lingkungan negatif bisa menjadi racun pelan-pelan bagi tumbuh kembang anak.

Dinas Pendidikan Aceh memastikan akan terus memantau pelaksanaan edaran ini, membuka ruang kerja sama lintas sektor, dan membangun ekosistem pendidikan yang sehat. “Mari kita jaga anak-anak kita, bukan hanya sebagai pelajar, tapi sebagai harapan masa depan Aceh,” tutupnya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Bantuan Kemanusiaan PMI Tiba di Pelabuhan Krueng Geukuh, Wagub Aceh Apresiasi Solidaritas Nasional

Aceh Besar

Nilai Investasi Pendidikan Penting, Ketua DPRK Aceh Besar Dukung Pembangunan Sekolah Unggul Garuda

News

Marlina Perkuat PKK Aceh, Jemput Dukungan Nasional demi Dampak Nyata ke Desa

Pemerintah Aceh

Unjukrasa Protes Pergub JKA, Jubir Nurlis: Mereka Menolak Dialog

Pemerintah Aceh

Wali Nanggroe Tekankan Rehabilitasi Pascabencana Aceh Harus Transparan dan Terintegrasi

Pemerintah Aceh

Wali Nanggroe: Pembangunan Aceh Jangan Hanya Fokus Infrastruktur, Perkuat Sosial dan Adat

Pendidikan

Raim Laode Ajak Santri Pesantren As’adiyah Wajo Tekun Belajar

Pemerintah Aceh

Jelang Ramadhan 2026, Pemerintah Aceh Dorong Percepatan Hunian Sementara bagi Korban Bencana