Home / Politik

Selasa, 16 September 2025 - 20:52 WIB

Komisi I DPR Setujui Anggaran Kemhan dan TNI 2026 Sebesar Rp187,1 Triliun

mm Redaksi

Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kepala Staf Angkatan menghadiri Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Ruang Rapat Komisi I, Gedung Nusantara II, pada Selasa (16/9/2025). dok. Kemhan RI

Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kepala Staf Angkatan menghadiri Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Ruang Rapat Komisi I, Gedung Nusantara II, pada Selasa (16/9/2025). dok. Kemhan RI

Jakarta – Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kepala Staf Angkatan menghadiri Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Ruang Rapat Komisi I, Gedung Nusantara II, pada Selasa (16/9/2025).

Rapat ini membahas serta memutuskan proposal anggaran Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan TNI untuk tahun anggaran 2026. Dalam forum tersebut, Komisi I DPR RI menyetujui usulan akhir anggaran dengan nilai total Rp187,1 triliun. Angka ini akan dibawa ke Badan Anggaran DPR RI untuk proses pembahasan berikutnya.

Baca Juga :  Komisi VIII DPR RI Dorong Pembentukan Ditjen Pondok Pesantren di Kemenag

Menhan Sjafrie menyatakan anggaran pertahanan akan dialokasikan secara terukur pada sejumlah prioritas utama, mulai dari pembayaran gaji personel, pemeliharaan alat utama sistem persenjataan (alutsista), hingga modernisasi peralatan militer. Ia menegaskan langkah ini penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan operasional TNI di seluruh matra.

Baca Juga :  DPR Aceh Siap Kawal Ketat Hak Pekerja, Rijaluddin: Tak Ada Tempat bagi Perusahaan Nakal

“Harga kedaulatan tidak bisa dibandingkan dengan anggaran yang kita terima,” tegas Menhan. Ia menambahkan, “Anggaran ini akan dipergunakan untuk pembangunan kekuatan TNI dan kewaspadaan nasional kita terhadap situasi yang berkembang dari waktu ke waktu.”

Persetujuan Komisi I DPR terhadap anggaran pertahanan tersebut mencerminkan soliditas hubungan antara pemerintah (eksekutif) dan legislatif. Sinergi ini diharapkan mampu mendukung program-program pertahanan yang telah disusun untuk tahun mendatang.

Baca Juga :  Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Perkuat Kerja Sama Internasional dengan Konsulat Jenderal Australia

Dengan adanya alokasi anggaran Rp187,1 triliun, Kemhan dan TNI diharapkan dapat menjalankan seluruh program kerja 2026 secara optimal. Tujuannya tidak lain adalah menjaga stabilitas, memperkuat pertahanan negara, serta memastikan kedaulatan Republik Indonesia di tengah dinamika keamanan global.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Politik

Wamenhan Donny Hadiri Peringatan Hari Nasional ke-95 Arab Saudi di Jakarta

Politik

Indonesia–Australia Perkuat Diplomasi dan Pertahanan Lewat Pertemuan 2+2 di Canberra

Pemerintah

Kuasa Hukum Anita mengirim Surat Klarifikasi kepada Pansel JPTP Aceh soal Gugurnya Kliennya Tanpa Keputusan Resmi

Politik

Keputusan Sepihak Israel Ambil Alih Gaza, Indonesia Mengecam Keras

Hukrim

RKUHAP Dikritik dalam Forum Ilmiah: Penyidik dan Penuntut Tidak Boleh Disatukan

Nasional

Pulau Dikembalikan, Terima Kasih Pak Prabowo

Politik

Putusan MK soal Pemilu Dipisah, Pemerintah Siapkan Kajian Lintas Kementerian

Politik

Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin Tiba di Canberra untuk Hadiri Pertemuan 2+2 Indonesia–Australia