Home / Pendidikan

Minggu, 24 Agustus 2025 - 09:00 WIB

MAN IC Pekalongan Akhiri Matsama, Pemetaan Potensi Siswa Baru Ungkap Banyak Calon Dokter dan Saintis

mm Redaksi

Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Kota Pekalongan telah mengakhiri Masa Orientasi Siswa Madrasah (Matsama) bagi 118 siswa baru tahun ajaran 2025/2026. dok. Kemenag RI

Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Kota Pekalongan telah mengakhiri Masa Orientasi Siswa Madrasah (Matsama) bagi 118 siswa baru tahun ajaran 2025/2026. dok. Kemenag RI

Pekalongan – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Kota Pekalongan resmi menutup Masa Orientasi Siswa Madrasah (Matsama) tahun ajaran 2025/2026 bagi 118 siswa baru. Beragam kegiatan digelar, mulai dari karantina (uzlah), psikotes, hingga penggemblengan mental-spiritual.

Kepala MAN IC Pekalongan, Khoirul Anam, menegaskan bahwa masa karantina penting untuk mematangkan mental, intelektual, dan moral siswa sebelum memasuki dunia baru di “kawah candradimuka” MAN ICP. Pihak madrasah juga bekerja sama dengan Lembaga Psikologi Ruang Tumbuh untuk melakukan psikotes dan uji kompetensi.

Hasil psikotes menunjukkan potensi besar siswa di berbagai bidang. Enam siswa (5%) masuk kategori sangat superior, 23 siswa (19%) superior, sementara lainnya berada di atas rata-rata hingga rata-rata. Dari sisi gaya belajar, 16 siswa (14%) cenderung auditori, 52 siswa (44%) kinestetik, dan 50 siswa (42%) visual.

Baca Juga :  Marthunis Ajak Civitas Disdik Aceh Tanamkan Nilai Pengorbanan dan Integritas

Adapun rekomendasi jurusan perguruan tinggi meliputi Fakultas Kedokteran (25 siswa), Ilmu Gizi (15), Hubungan Internasional (10), Data Sains (5), Ilmu Komunikasi (5), serta bidang lain seperti ekonomi, akuntansi, kesehatan, biologi, teknik, hingga manajemen.

“Hasil psikotes ini merupakan prediksi awal yang masih bisa berubah. Pemetaan potensi sangat penting bagi MAN IC untuk menentukan metode pembelajaran yang tepat, mengarahkan studi lanjut, serta mendeteksi dini masalah siswa,” ujar Khoirul Anam di Pekalongan, Sabtu (23/8/2025).

Baca Juga :  UIN KHAS Jember Gelar 2nd Annual International Conference on Sharia and Human Rights Bahas Hukum Islam dan Etika Lingkungan

Selain siswa, para wali murid juga mendapat sesi parenting untuk membangun sinergi dengan pihak sekolah. Sementara pembekalan mental-spiritual siswa diberikan langsung oleh KH Ahmad Saksono.

Saat ini, MAN IC Pekalongan memiliki total 356 siswa, termasuk 118 siswa baru. Madrasah ini terus menorehkan prestasi, dengan 98% lulusan tahun 2025 berhasil masuk perguruan tinggi terbaik di dalam dan luar negeri, seperti Singapore Management University, University of Leeds, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, ITB, IPB, hingga Telkom University.

Baca Juga :  Pendaftaran SPMB Aceh Gelombang II Dibuka, Pilih SMA, SMK, atau SLB Sesuai Domisili

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Setjen Kemenag, Ruchman Basori, yang juga hadir sebagai orang tua siswa, menyebut capaian MAN IC Pekalongan membanggakan. “Perlu kiranya ditingkatkan targetnya, tidak hanya diterima di perguruan tinggi terbaik dalam dan luar negeri, tetapi juga dengan beasiswa,” kata Ruchman.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pendidikan

50 Mahasiswa PTIQ Jakarta Laksanakan KKM Internasional di Malaysia

Pendidikan

Lonjakan Peserta PPG Madrasah 2025 Capai 95 Ribu Guru, Naik 794 Persen dalam Dua Tahun

Pemko Banda Aceh

Banda Aceh Bidik Predikat Utama Kota Layak Anak 2026, Perkuat Perlindungan Anak

Daerah

Kejati Aceh Kampanye Antikorupsi di SMK Negeri 1 Banda Aceh, Edukasi Pelajar Bahaya Korupsi

Pendidikan

Menag Resmikan Pesantren Modern Al-Ikhlas di Buton, Padukan Budaya Lokal dan IT

Pendidikan

4.971 Mahasiswa Baru UIN Malang Ikuti PBAK, Kapuspenma Tekankan Pentingnya Kepemimpinan

Pendidikan

Menag Resmikan Auditorium dan Perpustakaan Digital Pesantren Walisongo Ngabar

Pendidikan

Olimpiade Madrasah Indonesia 2025 Resmi Dimulai, Angkat Tema Islam dan Teknologi Digital