Home / Sport

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Harumkan Nama Aceh di Malaysia, Atlet Muaythai Pulang dengan 4 Emas dan 2 Perak

mm Redaksi

Foto bersama kontingen Muaythai Aceh dan tim pelatih setibanya di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, usai meraih empat medali emas dan dua medali perak pada ajang 1st Muar Muaythai Championship di Johor, Malaysia, 24–25 Oktober 2026. Foto: Dok. Istimewa

Foto bersama kontingen Muaythai Aceh dan tim pelatih setibanya di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, usai meraih empat medali emas dan dua medali perak pada ajang 1st Muar Muaythai Championship di Johor, Malaysia, 24–25 Oktober 2026. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Aceh di panggung olahraga internasional. Kontingen Muaythai Aceh berhasil meraih empat medali emas dan dua medali perak dalam ajang 1st Muar Muaythai Championship yang berlangsung di Taman Riadah, Johor, Malaysia, pada 24–25 Oktober 2026.

Hasil tersebut memperlihatkan potensi atlet Muaythai Aceh untuk bersaing di level internasional. Keberhasilan ini sekaligus menjadi dorongan bagi penguatan pembinaan olahraga prestasi di Aceh.

Dalam kejuaraan tersebut, Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Aceh mengirimkan tujuh atlet untuk menguji kemampuan menghadapi lawan dari luar negeri sekaligus menambah jam terbang pertandingan.

Empat medali emas diraih Ade Masyita di kelas 51 kilogram putri, Fika Meliyandani di kelas 54 kilogram putri, M. Zakie Al Hafid di kelas 65 kilogram putra, dan Ridwansyah di kelas 51 kilogram putra.

Baca Juga :  FIFA Women’s Football Campaign Hadir di Ambon, Dorong Sepak Bola Putri

Adapun dua medali perak disumbangkan Ahmadi Rezad di kelas 70 kilogram putra dan M. Akbar Patra di kelas 60 kilogram putra.

Heri Julius: Prestasi Harus Dipertahankan

Ketua Pengprov Muaythai Aceh, Heri Julius, mengapresiasi perjuangan para atlet dan pelatih yang telah membawa nama Aceh dalam kompetisi internasional tersebut.

Ia menilai capaian ini merupakan hasil kerja keras atlet, kedisiplinan dalam latihan, serta persiapan tim sebelum berlaga.

“Alhamdulillah, hasil yang diraih atlet-atlet Muaythai Aceh di Malaysia sangat membanggakan. Saya mengapresiasi kerja keras para atlet dan pelatih yang telah berjuang membawa nama baik Aceh di level internasional,” ujar Heri Julius, sebagaimana diberitakan Mitra86Sergap pada Selasa (27/10/2026).

Baca Juga :  Menpora Dito Ariotedjo Serahkan Piala Final AMMAN Mineral Men’s World Tennis Championship 2025 di Bali

Anggota DPR Aceh tersebut berharap keberhasilan ini tidak membuat para atlet cepat berpuas diri. Sebaliknya, prestasi yang diraih harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga konsistensi dalam menghadapi kejuaraan berikutnya.

Heri Julius turut menyampaikan apresiasi kepada Ketua KONI Aceh atas dukungan terhadap pembinaan Muaythai di Aceh. Menurutnya, kolaborasi antara organisasi cabang olahraga dan KONI diperlukan untuk membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan.

Pembinaan Berkelanjutan Jadi Kunci

Selama kejuaraan berlangsung, para atlet didampingi Coach Putra dan Coach Aan. Keduanya berperan dalam mempersiapkan strategi serta mental bertanding para atlet.

Rombongan dijadwalkan kembali ke Aceh pada Selasa sore melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar.

Baca Juga :  Perempat Final Piala Soeratin U-17 2025, Persaingan Semakin Sengit di Surakarta

Capaian empat medali emas dan dua perak ini menjadi modal penting bagi Muaythai Aceh untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi selanjutnya.

Meski demikian, mempertahankan prestasi membutuhkan langkah konkret. Program latihan yang terukur, kompetisi rutin, peningkatan kualitas pelatih, serta dukungan pembiayaan menjadi bagian penting dari proses pembinaan.

Keberhasilan di Malaysia diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat, tetapi juga menjadi pijakan untuk mencetak lebih banyak atlet berprestasi dari Aceh.

Dengan pembinaan yang konsisten dan dukungan berbagai pihak, Muaythai Aceh memiliki peluang untuk terus memperkuat posisinya sebagai salah satu kekuatan olahraga bela diri yang diperhitungkan di Indonesia.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Sport

Sekda Aceh Resmikan Peletakan Batu Pertama Stadion Aceh Jaya, Venue Utama PORA XV 2026

Sport

Insiden Duel Udara, Pemain Persikad Depok Alami Gegar Otak

Pemko Banda Aceh

Banda Aceh Merdeka Walk Targetkan Ribuan Peserta, Ini Rute yang Akan Dilalui

Pemko Banda Aceh

Liga Kolaborasi SSB Kota Banda Aceh 2026 Resmi Disiapkan, Dorong Lahirnya Bibit Atlet Sepak Bola

Sport

Egy Maulana Vikri Jadi Pahlawan, Dewa United Imbangi Persib 1-1

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Apresiasi Pembukaan Perjuangan Cup Jilid 2

Sport

Persib Bandung U-13 Juara Piala Soeratin Nasional 2025, Kalahkan ASIOP 2-1

Sport

PSSI Gandeng Nagoya Grampus Gelar Coaching Clinic dan Talkshow di Jakarta