Home / Aceh Barat / Pemerintah

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:21 WIB

SDN Alue Lhok Aceh Barat Dibangun Kembali, Anggaran CSR Capai Rp1,5 Miliar

mm Redaksi

Kepala Perencanaan dan Pengendalian Posko Nasional Satgas PRR Brigjen TNI Andre Julian meninjau lokasi pembangunan SDN Alue Lhok, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, Rabu (30/9/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Kepala Perencanaan dan Pengendalian Posko Nasional Satgas PRR Brigjen TNI Andre Julian meninjau lokasi pembangunan SDN Alue Lhok, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, Rabu (30/9/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Meulaboh – Kepala Perencanaan dan Pengendalian Posko Nasional Satgas PRR, Brigjen TNI Andre Julian, meninjau sejumlah lokasi sasaran rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, Rabu (30/9/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Andre didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Barat, Sekretaris Dinas PUPR, BPBD, serta Dinas Pertanian.

Sejumlah lokasi yang ditinjau meliputi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Alue Lhok, tanggul sungai, serta jembatan di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen.

Brigjen TNI Andre Julian mengatakan, pembangunan gedung baru SDN Alue Lhok tidak menggunakan dana APBN, melainkan melalui anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp1,5 miliar.

Baca Juga :  DPRK Sahkan RPJMD 2024–2029 dan Qanun Industri, Bupati Aceh Barat Apresiasi Dukungan

Dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan enam ruang kelas, satu toilet siswa, dan satu toilet guru.

“Ke depan nanti akan bertahap, Dinas Pendidikan akan mengajukan kelengkapan-kelengkapan sekolahnya, misalnya seperti pagar, kantor guru dan mungkin ada lapangan kecil untuk olahraga,” kata Andre.

Ia menegaskan, pemerintah membuka peluang bagi berbagai pihak untuk berkolaborasi dalam proses pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah terdampak, termasuk Kabupaten Aceh Barat.

Andre berharap pembangunan gedung baru SDN Alue Lhok dapat selesai sesuai target sehingga dapat segera digunakan oleh para siswa.

Baca Juga :  Lima Desa Masuk Nominasi Lomba Gampong Tingkat Kabupaten Aceh Besar

“Kalau sesuai dengan apa yang direncanakan, mungkin pada pertengahan Desember 2026 ini sudah bisa kita operasionalkan. Mudah-mudahan tidak ada faktor lain yang membuat lambat, misalnya cuaca,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Barat, Irwan, mengatakan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan gedung baru SDN Alue Lhok merupakan hibah dari pemerintah desa setempat.

Menurutnya, untuk sementara waktu fasilitas yang tersedia belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan sekolah. Saat ini, siswa SDN Alue Lhok yang direlokasi menempati ruang yang mampu menampung sebanyak 56 siswa.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Barat Pulangkan Warga Korban Scam Kerja di Kamboja

“Untuk sementara ini karena sifat bantuannya masih belum maksimal, maka di sini kita hanya ada ruang siswa yang mampu menampung sebanyak 56 orang siswa SDN Alue Lhok yang kita relokasi sekarang ini,” ujar Irwan.

Irwan mengatakan pembangunan gedung baru SDN Alue Lhok diupayakan selesai sesuai target dan dapat mulai digunakan pada tahun ajaran baru, Januari 2027 mendatang.

Selain pembangunan sekolah, peninjauan juga dilakukan terhadap sejumlah infrastruktur yang menjadi sasaran rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, termasuk tanggul sungai dan jembatan di Desa Jambak.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Disparpora Aceh Barat Buka Turnamen Futsal Seudati Organizer, Diikuti 38 Klub

Parlementarial

Banleg DPRA: 10 Program Prioritas untuk Meningkatkan Kesejahtraan Masyarakat Aceh

Aceh Barat

Diskusi Eksekutif-Legislatif Aceh Barat, Tarmizi Soroti PAD dan Batas Belanja Pegawai

Aceh Barat

Aceh Barat Dipuji Progresif Lestarikan Cagar Budaya

Aceh Barat

Indeks Pelayanan Publik Capai 4,07, Aceh Barat Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang PEKPPP

Aceh Barat

Bupati Tarmizi Terima Sertifikat Lahan Yayasan, Disiapkan untuk Rencana Sekolah Integrasi

Aceh Besar

Bupati Syech Muharram Serahkan Rancangan Qanun Perubahan APBK 2026

Pemerintah

Aceh Siap Jadi Poros Wisata Halal, PHRI Gelar Rakerda 2025