Jakarta – Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, M.A., S.Sos., M.E., bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melakukan pertemuan dengan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah (Bina Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., di Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dalam mengawal sejumlah agenda strategis daerah, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan, pengelolaan keuangan daerah, serta percepatan pemulihan masyarakat pascabencana.
Dalam pertemuan itu, sejumlah persoalan dan usulan daerah turut dibahas, di antaranya terkait PDAM Tirta Krueng Meureudu, realisasi Transfer ke Daerah (TKD), serta usulan tambahan pengadaan tanah untuk pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak bencana.
Bupati Sibral Malasyi menyampaikan berbagai kebutuhan dan usulan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya kepada jajaran Kemendagri. Koordinasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memperoleh dukungan dan tindak lanjut pemerintah pusat sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku.
Salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah pengadaan tanah untuk Huntap. Penyediaan lahan menjadi bagian penting dalam proses pembangunan hunian tetap bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal setelah terdampak bencana.
Pemkab Pidie Jaya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar kebutuhan pengadaan tanah tersebut dapat ditindaklanjuti, sehingga proses pemulihan masyarakat dapat berjalan secara bertahap.
Selain persoalan Huntap, pembahasan mengenai PDAM Tirta Krueng Meureudu dan realisasi TKD juga menjadi bagian dari agenda pertemuan. Kedua hal tersebut berkaitan dengan keberlanjutan pelayanan publik serta kemampuan pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Bupati Sibral Malasyi menegaskan, koordinasi dengan pemerintah pusat akan terus dilakukan untuk memastikan berbagai persoalan strategis yang dihadapi daerah mendapatkan perhatian dan solusi sesuai kewenangan masing-masing.
“Perjuangan dalam sebuah kunjungan bukan sekadar wacana di ruang rapat, namun ikhtiar yang terus dikawal hingga terwujudnya titik terang,” ujar Bupati Sibral Malasyi.
Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap berbagai agenda yang telah disampaikan kepada pemerintah pusat dapat memperoleh perkembangan positif, khususnya dalam mendukung pembangunan daerah, pengelolaan keuangan, penguatan pelayanan publik, serta percepatan pemulihan masyarakat terdampak bencana.
Editor: DahlanReporter: Muhammad Iqbal










